Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Olimpiade Musim Dingin 2026 di Cortina D’Ampezzo Diselimuti Salju Tebal, Kota Mewah Pegunungan Dolomit Siap Sambut Dunia

Axsha Zazhika • Selasa, 17 Februari 2026 | 16:10 WIB
Olimpiade Musim Dingin 2026 di Cortina D’Ampezzo Diselimuti Salju Tebal, Kota Mewah Pegunungan Dolomit Siap Sambut Dunia
Olimpiade Musim Dingin 2026 di Cortina D’Ampezzo Diselimuti Salju Tebal, Kota Mewah Pegunungan Dolomit Siap Sambut Dunia

TRENGGALEK NJENGGELEK - Olimpiade Musim Dingin 2026 di Cortina D’Ampezzo semakin terasa atmosfernya. Kota resor ski di Italia Utara itu diselimuti salju tebal pada Selasa waktu setempat, menghadirkan pemandangan musim dingin yang dinilai ideal menjelang perhelatan akbar dunia tersebut.

Salju yang menyelimuti Cortina D’Ampezzo menjadi pertanda kesiapan tuan rumah menyambut Olimpiade Musim Dingin 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 6 hingga 22 Februari 2026. Kota yang berada di kawasan pegunungan Dolomit itu kini memasuki tahap akhir persiapan, termasuk penyempurnaan fasilitas dan arena pertandingan.

Sebagai salah satu lokasi utama Olimpiade Musim Dingin 2026, Cortina D’Ampezzo memegang peran penting dalam sejumlah cabang olahraga bergengsi. Kota ini akan menjadi tuan rumah ski alpine putri serta seluruh nomor seluncur, termasuk bobsleigh, skeleton, dan luge.

Baca Juga: Awal Ramadan 2026 Berpotensi Beda 18 atau 19 Februari, Sidang Isbat Digelar Besok Malam, Ini Penjelasan Kriteria Hilal

Kota Resor Mewah di Ketinggian 1.224 Meter

Cortina D’Ampezzo dikenal sebagai resor ski mewah yang terletak di ketinggian sekitar 1.224 meter di atas permukaan laut. Dikelilingi panorama pegunungan Dolomit yang masuk dalam daftar Warisan Dunia UNESCO, kota ini menjadi salah satu destinasi musim dingin paling populer di Eropa.

Meski hanya memiliki populasi tetap sekitar 5.400 jiwa, Cortina bersiap menghadapi lonjakan besar pengunjung selama Olimpiade Musim Dingin 2026. Ribuan atlet, ofisial, jurnalis, dan wisatawan mancanegara diperkirakan akan memadati kawasan ini selama lebih dari dua pekan pelaksanaan ajang olahraga empat tahunan tersebut.

Selain menyuguhkan kompetisi kelas dunia, kota ini juga menawarkan gaya hidup premium. Pengunjung dapat menikmati deretan butik mode kelas atas serta restoran berbintang Michelin yang menjadi daya tarik tersendiri. Perpaduan antara olahraga elite dan kemewahan menjadikan Cortina D’Ampezzo sebagai lokasi yang unik dalam kalender Olimpiade.

Baca Juga: Awal Ramadan 2026 Berpotensi Beda, Muhammadiyah Tetapkan 18 Februari, Pemerintah Tunggu Sidang Isbat 17 Februari

Arena Ski Alpine dan Pusat Seluncur yang Direnovasi

Dalam Olimpiade Musim Dingin 2026, Cortina akan menjadi panggung utama untuk cabang ski alpine putri. Lintasan-lintasan yang telah dipersiapkan dirancang memenuhi standar internasional, baik dari sisi keamanan maupun kualitas teknis.

Sementara itu, nomor bobsleigh, skeleton, dan luge akan digelar di pusat seluncur Eugenio Monti. Fasilitas ini telah melalui proses renovasi besar-besaran guna memastikan kesiapan menghadapi kompetisi tingkat dunia. Pembaruan tersebut mencakup peningkatan struktur lintasan, sistem pendingin, serta fasilitas pendukung bagi atlet dan ofisial.

Renovasi ini tidak hanya bertujuan menyukseskan Olimpiade Musim Dingin 2026, tetapi juga untuk memastikan keberlanjutan penggunaan arena setelah ajang berakhir. Pemerintah dan panitia penyelenggara menekankan pentingnya warisan infrastruktur jangka panjang bagi masyarakat lokal.

Baca Juga: Sidang Isbat Awal Ramadan 1447 Hijriah Digelar 17 Februari 2026, Dipimpin Menag Nasaruddin Umar, Ini Jadwal dan Mekanismenya

Stadion Bersejarah Kembali Digunakan

Salah satu ikon Cortina D’Ampezzo adalah Stadion Olimpico del Ghiaccio. Arena bersejarah ini pernah menjadi tuan rumah cabang hoki es, seluncur indah, serta upacara pembukaan dan penutupan Olimpiade Musim Dingin 1956.

Pada edisi 2026 mendatang, stadion tersebut akan digunakan untuk menggelar kompetisi curling. Pemanfaatan kembali arena bersejarah ini menjadi simbol kesinambungan tradisi olahraga musim dingin di Italia.

Keterlibatan Cortina dalam dua edisi Olimpiade Musim Dingin—1956 dan 2026—menegaskan posisi strategis kota ini dalam sejarah olahraga dunia. Pengalaman masa lalu menjadi modal berharga dalam menyambut event berskala global tersebut.

Baca Juga: Apa Itu Hilal? Ini Penjelasan Lengkap tentang Hilal, Fase Bulan, dan Cara Menentukan Awal Ramadan di Kalender Hijriyah

Dampak Ekonomi dan Pariwisata

Penyelenggaraan Olimpiade Musim Dingin 2026 diproyeksikan membawa dampak signifikan bagi sektor pariwisata dan ekonomi lokal. Hotel, restoran, toko, hingga sektor transportasi diperkirakan mengalami peningkatan aktivitas selama ajang berlangsung.

Cortina D’Ampezzo, dengan segala kemewahan dan pesona alamnya, berpotensi memperkuat citra Italia sebagai destinasi wisata musim dingin unggulan. Selain kompetisi olahraga, promosi budaya dan kuliner lokal juga menjadi bagian dari strategi menarik wisatawan.

Dengan salju tebal yang telah menyelimuti kota, suasana musim dingin yang autentik semakin memperkuat kesiapan Cortina sebagai tuan rumah. Dunia kini menanti bagaimana Olimpiade Musim Dingin 2026 akan tersaji di tengah lanskap putih pegunungan Dolomit yang memukau.

Editor : Axsha Zazhika
#Olimpiade Musim Dingin 2026 #Ski Alpine Putri #Pusat Seluncur Eugenio Monti #Pegunungan Dolomit #Cortina dAmpezzo