Trenggalekjenggelek - Lebaran identik dengan hidangan lezat dan berlimpah, mulai dari makanan bersantan, berlemak, hingga camilan manis. Namun, jika tidak dikontrol, konsumsi makanan berlebihan dapat berdampak pada kesehatan.
Salah seorang dokter umum di Puskesmas Bulusan Semarang, Arum Prastika mengatakan, perlu mengontrol saat makan agar tidak berlebihan. Memperhatikan asupan kalori harian, konsumsi protein yang cukup, serta kebutuhan serat dari sayur dan buah. "Perku membatasi makanan tinggi lemak dan gula, serta cukupi kebutuhan cairan dengan tetap makan secara teratur," ujarnya.
Selain itu, perlu memilih makanan atau minuman yang lebih sehat. Perlu mengonsumsi dalam batas wajar, memperhatikan keseimbangan asupan kalori dan pastikan tetap mengonsumsi buah, sayur, serta air putih untuk menjaga kesehatan pencernaan. "Tetap menjaga hidrasi dengan minum air putih 1,5 hingga 2 liter per hari. Jika ingin variasi, jus buah tanpa gula atau minuman dengan gula rendah kalori bisa menjadi alternatif yang lebih sehat," terangnya.
Arum menambahkan, makanan manis dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang memicu keinginan makan lebih banyak. Untuk menghindarinya, sebaiknya konsumsi protein, serat, dan cairan yang cukup agar tubuh tetap seimbang. Sebagai pengganti camilan tinggi gula dan lemak, potongan buah bisa menjadi pilihan yang lebih sehat dan tetap lezat untuk dikonsumsi saat berkumpul bersama keluarga.
Setelah lebaran, pola makan perlu dilakukan dengan seimbang, seperti mengurangi konsumsi makanan bersantan bisa diganti dengan sup makanan bersantan adalah mengganti kuah santan dengan sup atau sayur bening. Selain itu, daging berlemak dapat diganti dengan pilihan rendah lemak seperti dada ayam. Jika sudah terlanjur mengonsumsi makanan berlebihan, upayakan untuk tetap bergerak dan melakukan olahraga ringan agar tubuh tetap aktif dan tidak mudah lemas.
"Tetap mengonsumsi makanan bergizi dan berolahraga secara rutin agar kesehatan tubuh tetap terjaga. sehat untuk Pengolahan makanan juga lebih sehat jika dikukus atau direbus dibandingkan dengan digoreng," pungkasnya.