Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Situs PeduliLindungi Jadi Laman Judi, Ini Kata Kemenkes

Mahsun Nidhom • Jumat, 23 Mei 2025 | 17:35 WIB

 

Pedulilindungi jadi situs judi.
Pedulilindungi jadi situs judi.

Trenggaleknjenggelek - ‎Masyarakat Indonesia kembali dikejutkan dengan kabar bahwa situs resmi PeduliLindungi, yang dulu menjadi andalan selama pandemi, kini mengarah ke laman judi online.

Isu ini langsung memicu kekhawatiran publik mengenai keamanan data pribadi yang pernah dimasukkan ke dalam platform tersebut.

‎Menanggapi hal ini, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memberikan klarifikasi resmi. Melalui Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, dijelaskan bahwa sejak tahun 2023, domain pedulilindungi.id sudah tidak lagi dikelola oleh Kemenkes.

Baca Juga: BMKG Juanda Peringatkan Cuaca Ekstrem di Jawa Timur, Termasuk Trenggalek pada 18–27 Mei 2025

“Kami sudah tidak mengelola situs tersebut sejak 2023. Saat ini seluruh layanan kesehatan digital sudah dipindahkan ke platform Satu Sehat,” jelas Aji.

‎Dengan demikian, segala akses informasi dan layanan yang sebelumnya tersedia di PeduliLindungi kini bisa ditemukan melalui laman resmi satusehat.kemkes.go.id.

Masyarakat diimbau untuk tidak lagi mengakses atau memberikan data ke situs PeduliLindungi yang telah dialihkan kepemilikannya, karena dikhawatirkan dapat membahayakan keamanan data pribadi.

‎Aplikasi PeduliLindungi sendiri pertama kali diluncurkan pada tahun 2020 sebagai upaya pemerintah dalam menghadapi pandemi COVID-19. Fungsi utamanya adalah untuk melacak penyebaran virus melalui fitur tracing, tracking, dan fencing.

Baca Juga: Kemensos Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Trenggalek, Santunan hingga Rp 25 Juta

Dalam masa kejayaannya, aplikasi ini menjadi alat vital dalam pengendalian mobilitas dan protokol kesehatan masyarakat.

‎Namun, seiring meredanya pandemi dan pergeseran kebijakan layanan digital kesehatan, Kemenkes memutuskan untuk menyatukan sistem ke dalam platform Satu Sehat, yang dirancang sebagai pusat data dan layanan kesehatan digital nasional.

‎Pakar keamanan siber pun mengingatkan masyarakat untuk selalu memeriksa sumber resmi saat mengakses layanan daring, terutama yang berkaitan dengan informasi kesehatan dan data pribadi. Upaya seperti ini penting agar masyarakat tidak menjadi korban pencurian data atau penipuan online.

‎Bagi pengguna yang masih menyimpan aplikasi PeduliLindungi, disarankan untuk segera menghapusnya dan beralih ke Satu Sehat demi keamanan dan kenyamanan layanan kesehatan yang terintegrasi. (sun)

Editor : Mahsun Nidhom
#satu sehat #pedulilindugi #kemenkes