Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

PT Gag Nikel Tanggapi Penghentian Operasi Tambang di Raja Ampat, Komitmen pada Regulasi dan Lingkungan Jadi Prioritas

Mahsun Nidhom • Minggu, 8 Juni 2025 | 18:31 WIB
Raja Ampat: surga terakhir di bumi.
Raja Ampat: surga terakhir di bumi.

Trenggaleknjenggelek - PT Gag Nikel, anak usaha dari PT Aneka Tambang Tbk (Antam), akhirnya angkat suara terkait penghentian sementara operasional tambang nikel mereka di Pulau Gag, Raja Ampat, Papua Barat Daya.

Keputusan tersebut diambil langsung oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, demi memastikan seluruh aktivitas pertambangan di wilayah tersebut berjalan sesuai regulasi, serta mempertimbangkan aspek lingkungan dan sosial masyarakat.

Dalam pernyataan resminya, Pelaksana Tugas (PLT) Presiden Direktur PT Gag Nikel, Arya Arditya, menegaskan bahwa pihaknya menghormati dan menerima penuh kebijakan yang dikeluarkan pemerintah.

Ia menyatakan bahwa perusahaan memahami pentingnya proses verifikasi lapangan yang tengah berlangsung dan siap bekerja sama secara aktif demi kelancaran proses tersebut.

Baca Juga: Tambang Nikel Raja Ampat Tuai Polemik: Surga Wisata Terancam Rusak

“Kami menghormati keputusan Menteri ESDM dan berkomitmen untuk mengikuti seluruh proses verifikasi hingga tuntas. Kami percaya bahwa transparansi, kepatuhan terhadap regulasi, serta perlindungan terhadap lingkungan dan masyarakat lokal adalah kunci dari operasional pertambangan yang berkelanjutan,” ungkap Arya.

Lebih lanjut, Arya menjelaskan bahwa PT Gag Nikel telah memiliki seluruh izin operasi yang dibutuhkan, dan selama ini telah berupaya menjalankan prinsip keberlanjutan dalam kegiatan tambangnya.

Hal ini mencakup pengelolaan limbah yang bertanggung jawab, perlindungan ekosistem lokal, serta pelibatan masyarakat sekitar dalam berbagai program sosial.

Meski kegiatan pertambangan nikel sementara dihentikan, Arya memastikan bahwa perusahaan akan tetap memprioritaskan komunikasi terbuka dengan para pemangku kepentingan dan instansi terkait.

Langkah ini penting untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus memastikan semua kegiatan ke depan sesuai koridor hukum dan lingkungan.

Di sisi lain, penghentian sementara ini dinilai sebagai momen refleksi penting, baik bagi perusahaan maupun pemerintah, untuk memastikan setiap kegiatan tambang nikel tidak hanya memberikan nilai ekonomi, tetapi juga menjunjung tinggi tanggung jawab sosial dan ekologi.

Apalagi Raja Ampat dikenal sebagai kawasan dengan keanekaragaman hayati laut tertinggi di dunia.

Dengan adanya komitmen dari PT Gag Nikel terhadap regulasi dan keberlanjutan, diharapkan proses verifikasi lapangan bisa selesai dengan baik dan kegiatan pertambangan dapat kembali berjalan tanpa mengganggu keseimbangan alam maupun kehidupan masyarakat adat sekitar. (sun)

Editor : Mahsun Nidhom
#PT Gag Nikel #raja ampat #tambang nikel raja ampat