Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Indonesia Masuk Daftar Negara dengan Jumlah Perokok Tertinggi di Dunia, Peringkat 5 Global

Akhmad Nur Khoiri • Minggu, 15 Juni 2025 | 20:30 WIB
Laporan WHO menunjukkan Indonesia sebagai negara dengan perokok tertinggi nomor lima di dunia.
Laporan WHO menunjukkan Indonesia sebagai negara dengan perokok tertinggi nomor lima di dunia.

Trenggaleknjenggelek – Indonesia kembali menjadi sorotan dunia, kali ini dalam laporan World Population Review yang dirilis oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Dalam daftar terbaru, Indonesia menempati posisi ke-5 sebagai negara dengan tingkat perokok tertinggi di dunia, khususnya dari kalangan laki-laki.

74,5 Persen Pria Indonesia Merokok: Tertinggi di Dunia

Dari data yang ditampilkan, sebanyak 74,5 persen pria Indonesia tercatat sebagai perokok aktif, menjadikan angka ini sebagai yang tertinggi di dunia untuk kategori laki-laki.

Sementara itu, hanya 3,0 persen perempuan Indonesia yang merokok, menjadikan total prevalensi merokok nasional berada di angka 38,7 persen.

10 Negara dengan Tingkat Perokok Tertinggi di Dunia

Berikut ini 10 besar negara dengan tingkat perokok tertinggi berdasarkan data WHO:

1. Nauru – 46,7%

2. Myanmar – 42,3%

3. Serbia – 39,0%

4. Bulgaria – 38,9%

5. Indonesia – 38,7%

6. Papua Nugini – 38,1%

7. Kroasia – 37,6%

8. Timor Leste – 37,2%

9. Kiribati – 36,8%

10. Andorra – 36,4%

Mengapa Ini Mengkhawatirkan?

Tingginya jumlah perokok di Indonesia menunjukkan bahwa kebijakan pengendalian tembakau belum berjalan efektif.

Negara-negara berkembang, termasuk Indonesia, masih menghadapi tantangan besar dalam mengedukasi masyarakat dan membatasi akses terhadap produk tembakau.

Pakar kesehatan masyarakat menyebut, tingginya prevalensi merokok menjadi salah satu penyumbang terbesar penyakit tidak menular seperti kanker paru-paru, stroke, dan penyakit jantung.

Urgensi Regulasi dan Edukasi

Dengan kondisi ini, WHO menegaskan bahwa upaya pengendalian tembakau harus menjadi agenda utama dalam kebijakan kesehatan global.

Regulasi yang ketat, pelarangan iklan rokok, dan edukasi sejak usia dini dinilai sebagai langkah strategis menekan angka perokok di masa depan. (kho)

Editor : Akhmad Nur Khoiri
#perokok #who #indonesia