Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

‎Bukan Jakarta, Papua Barat Jadi Provinsi dengan Biaya Pendidikan Tertinggi di Indonesia ‎

Akhmad Nur Khoiri • Jumat, 27 Juni 2025 | 03:35 WIB

Bebas stres, tapi manajemen sekolah harus kerja ekstra.
Bebas stres, tapi manajemen sekolah harus kerja ekstra.
ilustrasi sekolah di Indonesia 

Trenggaleknjenggelek – Jakarta selama ini kerap diasosiasikan sebagai kota dengan biaya hidup paling mahal, termasuk untuk urusan pendidikan.

Namun, temuan terbaru dari Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) MSBP 2024 justru menunjukkan fakta sebaliknya.

Provinsi dengan rata-rata biaya pendidikan tertinggi di Indonesia ternyata adalah Papua Barat.

Baca Juga: ‎Sri Mulyani vs Arthur Laffer: Dua Kutub Pandangan Pajak di Panggung Ekonomi Global

‎Papua Barat mencatatkan angka mencengangkan dengan rata-rata biaya pendidikan mencapai Rp16,83 juta per peserta didik.

Posisi kedua ditempati oleh Provinsi Papua yang memiliki rata-rata biaya sebesar Rp15,62 juta, sedangkan Jakarta hanya berada di posisi ketiga dengan angka Rp14,45 juta.

Di bawah ketiganya, provinsi-provinsi lain yang juga tergolong mahal dalam urusan pendidikan antara lain Bali, Kalimantan Utara, Yogyakarta, Riau, Kepulauan Riau, Sulawesi Utara, dan Nusa Tenggara Timur.

‎Tingginya biaya pendidikan di Papua dan Papua Barat mengindikasikan adanya tantangan geografis dan logistik yang mungkin turut memengaruhi beban pengeluaran para orang tua.

Biaya yang dihitung ini mencakup berbagai komponen, mulai dari uang saku, seragam dan perlengkapan sekolah, buku dan alat tulis, hingga transportasi serta SPP atau UKT.

‎Dari seluruh jenjang pendidikan, komponen uang saku ternyata menyerap pengeluaran paling besar, terutama pada tingkat pendidikan dasar.

Uang saku menyumbang 55 persen dari total biaya pendidikan di jenjang SD, menurun menjadi 53 persen di SMP, 50 persen di SMA/SMK, dan 38 persen di jenjang pendidikan tinggi.

Sementara itu, SPP atau UKT paling membebani biaya pendidikan tinggi, menyumbang hingga 33 persen dari total biaya.

‎Jika dilihat dari rata-rata total biaya pendidikan menurut jenjang, siswa sekolah dasar (SD) menghabiskan sekitar Rp4,56 juta per tahun.

Biaya meningkat di jenjang SMP sebesar Rp7,24 juta, kemudian naik menjadi Rp10,19 juta untuk SMA/SMK.

Puncaknya terjadi di jenjang perguruan tinggi, yang mencapai rata-rata Rp19,01 juta per tahun.

‎Temuan ini menjadi cerminan penting bagi pemerintah untuk menaruh perhatian lebih besar terhadap pemerataan akses dan biaya pendidikan.

Mahalnya biaya pendidikan di kawasan timur Indonesia tidak hanya menyangkut masalah anggaran rumah tangga, tetapi juga berpotensi memperlebar kesenjangan sosial bila tidak segera diatasi melalui intervensi kebijakan yang tepat dan berkeadilan. (kho)

Editor : Akhmad Nur Khoiri
#jakarta #papua barat #sekolah #pendidikan