TRENGGALEKJENGGELEK - Jawa Timur memiliki potensi energi geothermal yang sangat besar, salah satunya terletak di kawasan Gunung Wilis.
Berdasarkan data dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), terdapat 13 titik potensi geothermal di provinsi ini, termasuk wilayah Gunung Wilis.
Baca Juga: Gunung Wilis Dikenal Angker dan Misterius, Konon Tercipta dari Puncak Gunung Mahameru
Potensi geothermal Gunung Wilis berada di wilayah kerja panas bumi (WKP) yang dikenal sebagai WKP Gunung Wilis.
WKP Gunung Wilis mencakup lima kabupaten di Jawa Timur, yaitu Nganjuk, Kediri, Tulungagung, Ponorogo, dan Madiun, yang seluruhnya masuk dalam zona eksplorasi geothermal Gunung Wilis.
Penetapan lokasi potensi geothermal Gunung Wilis ini telah diatur dalam SK Menteri ESDM No. 2775 K/30/MEM/2014 tertanggal 3 Juni 2014.
Dari hasil survei awal, potensi geothermal Gunung Wilis diperkirakan mencapai 50 megawatt (MW).
Pemerintah merencanakan pengembangan tahap awal geothermal Gunung Wilis dimulai pada 2025 dengan kapasitas sebesar 20 MW.
Proyek geothermal Gunung Wilis akan dibagi dalam dua tahap, masing-masing menghasilkan 10 MW, untuk memastikan kelestarian lingkungan dan efisiensi produksi energi.
Pemanfaatan geothermal Gunung Wilis diharapkan mampu meningkatkan ketahanan energi nasional sekaligus membuka lapangan kerja di kawasan sekitarnya.
Dengan pengembangan yang berkelanjutan, geothermal Gunung Wilis dapat menjadi salah satu solusi energi ramah lingkungan yang mendukung target transisi energi Indonesia.
Potensi besar geothermal Gunung Wilis juga menjadikannya sebagai fokus utama dalam peta jalan energi baru dan terbarukan (EBT) nasional.
Keberadaan cadangan geothermal Gunung Wilis mempertegas peran penting Jawa Timur dalam mendukung bauran energi bersih nasional. ****
Editor : Dharaka R. Perdana