TRENGGALEKNJENGGELEK – Sidang Tahunan MPR/DPR/DPD digelar hari ini, Jumat (15/8), di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
Acara rutin menjelang peringatan Hari Kemerdekaan ini dihadiri Presiden Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, serta jajaran kabinet.
Selain itu diketahui bahwa Ketua DPR RI Puan Maharani hadir sekaligus memberikan pidato dalam sidang tersebut.
Baca Juga: Hari Anak Nasional 2025, Puan Maharani Soroti Kasus Kekerasan Anak Masih Tinggi di Indonesia
Puan tiba di lokasi sekitar pukul 08.20 WIB menggunakan mobil Maung.
Setibanya di Gedung Nusantara, ia sempat bertegur sapa dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang datang sebagai salah satu tamu undangan.
Keduanya kemudian berjalan beriringan memasuki ruang sidang.
Namun, yang menjadi sorotan tidak hanya pidato Puan, melainkan busana yang dikenakannya.
Puan tampil anggun dalam kebaya sederhana bermotif bunga, dipadukan dengan kain batik tulis Pekalongan berbahan sutra ATBM (alat tenun bukan mesin).
Kain batik tersebut bermotif bunga Hokokai dengan latar motif parang, yang dikenal memiliki sentuhan sejarah karena berkembang pada masa pendudukan Jepang di Indonesia.
Perpaduan kebaya dan kain batik ini memberi kesan elegan sekaligus sarat makna budaya.
Selain Puan, dalam rangkaian Sidang Tahunan MPR kali ini, Presiden Prabowo juga menyampaikan dua pidato.
Pidato pertama berlangsung sekitar pukul 10.25 WIB, berisi pemaparan pelaksanaan program-program yang telah dijalankan selama hampir setahun masa pemerintahannya.
Pidato kedua disampaikan pada pukul 15.00 WIB, dengan fokus pada penyampaian Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) tahun 2026.
Sejumlah tokoh penting turut hadir, di antaranya Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).
Mantan wakil presiden yang hadir meliputi Try Soetrisno, Jusuf Kalla, Boediono, dan Ma’ruf Amin.
Sidang Tahunan MPR kali ini menjadi momen penting bagi pemerintahan baru di bawah kepemimpinan Prabowo-Gibran.
Selain agenda politik kenegaraan, acara ini juga menampilkan kekayaan budaya Indonesia melalui busana para pejabat negara, salah satunya kebaya Puan Maharani.
Editor : Akhmad Nur Khoiri