Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Indonesia di Persimpangan: Krisis Ekonomi, Krisis Kepercayaan, dan Suara Rakyat

Mahsun Nidhom • Rabu, 27 Agustus 2025 | 06:45 WIB
Anggota DPR RI tampak berjoget sesaat setelah “Sidang Tahunan MPR-DPR RI” pada 18 Agustus 2025.
Anggota DPR RI tampak berjoget sesaat setelah “Sidang Tahunan MPR-DPR RI” pada 18 Agustus 2025.

Trenggaleknjenggelek - Bayangkan sebuah negeri yang punya tambang emas, minyak, laut luas, dan tanah subur.

Semua tanda kekayaan alam itu ada di Indonesia. Ironisnya, rakyatnya masih harus berjibaku membeli beras, kebutuhan pokok yang seharusnya mudah dijangkau.

Hari ini, Indonesia tidak hanya dihantam oleh krisis ekonomi. Lebih dalam dari itu, ada krisis kepercayaan.

Suara rakyat makin sering diabaikan, harga kebutuhan terus melonjak, sementara kasus korupsi seolah tak pernah berhenti.

Tanggal 25 Agustus 2025 bisa jadi tercatat sebagai ujian sejarah. Saat rakyat menatap megahnya Gedung DPR di Senayan, ada rasa asing yang mengendap.

Bangunan yang seharusnya menjadi simbol kedaulatan rakyat justru kerap dipersepsikan sebagai panggung kekuasaan yang jauh dari kehidupan sehari-hari.

Sejarah memberi banyak pelajaran. Raja Louis XVI di Prancis berakhir di guillotine karena menutup telinga dari jeritan rakyat.

Uni Soviet runtuh karena rakyat tak lagi bisa dibungkam. Bahkan, Indonesia sendiri pernah membuktikan pada 1998, ketika Reformasi mengguncang Orde Baru. Saat rakyat bersatu, tak ada kekuasaan yang benar-benar abadi.

Hari ini, kita semua dihadapkan pada pertanyaan mendasar. Apakah kita hanya akan diam melihat krisis yang kian dalam?

Atau kita siap menjadi bagian dari perubahan besar yang mungkin sekali lagi lahir dari suara rakyat?

Sejarah selalu terbuka untuk ditulis ulang. Namun, jawabannya tidak datang dari gedung megah di Senayan, melainkan dari rakyat yang menolak berhenti bersuara. (sun)

Editor : Mahsun Nidhom
#Krisis Kepercayaan #politik #dpr