Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Presiden Prabowo Sebut Indonesia Komitmen Perkuat Kerja Sama dengan BRICS, Singgung Kekuatan Besar Wakili Lebih dari Separo Populasi Dunia

Dharaka R. Perdana • Jumat, 12 September 2025 | 01:20 WIB
Presiden Prabowo saat menghadiri BRICS Leaders Virtual Meeting dan menegaskan komitmen Indonesia untuk memperkuat kerja sama dengan negara-negara BRICS.
Presiden Prabowo saat menghadiri BRICS Leaders Virtual Meeting dan menegaskan komitmen Indonesia untuk memperkuat kerja sama dengan negara-negara BRICS.

 

 

JAKARTA - Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan komitmen Indonesia untuk memperkuat kerja sama dengan negara-negara BRICS. Hal itu disampaikan Prabowo saat menghadiri BRICS Leaders Virtual Meeting, Senin (8/9) malam.

Pertemuan yang dilakukan Presiden Prabowo itu dihadiri para pemimpin BRICS di antaranya Presiden China Xi Jinping, Presiden Rusia Vladimir Putin, Putra Mahkota Abu Dhabi Sheikh Khaled bin Mohamed bin Zayed AlNahyan, Presiden Iran Masoud Pezeshkian, Menteri Urusan Luar Negeri India Jaishhankar yang mewakili PM India Narendra Modi, Presiden Mesir Abdel Fattah Elsisi, Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa, dan Presiden Brazil yang menjadi ketua BRICS tahun 2025 Lula da Silva.

Presiden Prabowo menilai BRICS kini menjadi salah satu pilar stabilitas dunia di tengah ketidakpastian global.

Presiden Prabowo menyebut multilateralisme menghadapi tantangan dan standar ganda hukum internasional semakin terasa.

“Indonesia menganggap BRICS sebagai pilar stabilitas dan harapan yang sangat kuat dalam situasi geopolitik internasional saat ini," ujar Prabowo, Senin (8/9/2025).

"Sekarang kita mengalami dunia yang penuh dengan instabilitas dan juga dunia di mana konsep multilateralisme sedang menghadapi tantangan,” imbuhnya. 

Presiden Prabowo juga menyinggung kekuatan besar BRICS yang kini mewakili lebih dari separuh populasi dunia.

“BRICS sekarang memiliki populasi lebih dari 55% di dunia. Kita memiliki global GDP lebih dari 40%. BRICS memiliki negara dengan ekonomi terbesar, negara terbesar secara populasi, pasar terbesar, negara dengan sumber daya alam terbesar—sumber daya kritis,” jelas Presiden Prabowo.

Presiden juga menegaskan pentingnya menjaga keterbukaan dan koordinasi antaranggota BRICS.

“Kita harus menjaga keterbukaan, kita harus teruskan koordinasi dan kerja sama ini,” kata Prabowo.

“Kami mendukung inisiatif-inisiatif yang diambil, kami menghormati kepemimpinan Presiden Lula, dan Indonesia berkomitmen untuk bekerja lebih dekat dengan semua negara BRICS. Terima kasih,” pungkasnya.

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#brics #2025 #Presiden Prabowo