Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Nasib SPPG MBG di Tulungagung yang Ditutup Sepihak dan Menghambat Distribusi ke Sekolah, Laporkan ke BGN dan Klaim Alami Kerugian

Tim Redaksi • Sabtu, 27 September 2025 | 02:25 WIB

 

Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Panen Resto  berada di tengah kota Tulungagung ini tutup.
Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Panen Resto berada di tengah kota Tulungagung ini tutup.

TULUNGAGUNG - Sebagian siswa di wilayah Kecamatan Tulungagung dan Kedungwaru harus bersabar.

Sebab, dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Panen Resto  berada di tengah kota Tulungagung ini tutup.

Pihak mitra menyayangkan penutupan yang dilakukan secara sepihak, sehingga mengganggu distribusi MBG di Kecamatan Tulungagung dan Kedungwaru.  

Mitra SPPG Panen Restro, Sunardi mengaku, SPPG Panen Resto mulai melayani pengolahan MBG per 1 September lalu.

Lalu, dia mengaku kaget begitu pihak kepala dapur menghentikan kegiatan pelayanan.

"Kami di mitra ndak tahu. Itu yang menghentikan adalah dari kepala dapur. Mitra tidak dikasih tahu kenapa, tahu-tahu ditutup," tegasnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Kamis (25/9/2025).

Sebagai tindak lanjut, Sunardi lantas coba menghubungi pihak Badan Gizi Nasional (BGN).

Pihak BGN mengungkapkan tak akan menutup dapur SPPG jika tidak terjadi hal-hal yang bertentangan dengan prinsip-prinsip dalam program nasional ini.

Untuk diketahui, SPPG Panen Resto melayani program MBG di beberapa lembaga sekolah yang ada di wilayah Kecamatan Tulungagung dan Kedungwaru.

Sunardi mengaku dirugikan atas tindakan menutup SPPG secara sepihak ini.

Dia juga menginginkan keterangan resmi dari pihak-pihak terkait agar masalah ini bisa segera terurai.

"Kami nggak tahu. Saya sama dengan teman-teman yang kerja di sini juga rugi kalau ditutup," katanya.

"Kami sudah investasi. Ini yang harus dipertanyakan alasan yang sebenarnya kayak apa," imbuhnya. (dit)

Sekretaris DPD Asita Jatim Evi Sari, TPPK MHTC Encik Lokman, Dubes Malaysia ke RI TYT Dato’ Syed Hasrin Tengku Hussin, TP Tourism Malaysia Jakarta Puan Siti Hajar, Ketua DPD ASTINDO Jatim Wishnu AP.
Sekretaris DPD Asita Jatim Evi Sari, TPPK MHTC Encik Lokman, Dubes Malaysia ke RI TYT Dato’ Syed Hasrin Tengku Hussin, TP Tourism Malaysia Jakarta Puan Siti Hajar, Ketua DPD ASTINDO Jatim Wishnu AP.
Editor : Didin Cahya Firmansyah
#Mbg #ditutup #Tulungagung #SPPG #BGN