Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Presiden Prabowo Minta Dukungan Selandia Baru Perkuat Skill Bahasa Inggris Pekerja Migran Indonesia

Gunawan Awan • Sabtu, 1 November 2025 | 02:29 WIB

 

Presiden Prabowo Subianto meminta dukungan dari Perdana Menteri (PM) Selandia Baru Christopher Luxon untuk hal penting bagi para PMI saat gelar pertemuan bilateral, Jumat (31/10/2025).     
Presiden Prabowo Subianto meminta dukungan dari Perdana Menteri (PM) Selandia Baru Christopher Luxon untuk hal penting bagi para PMI saat gelar pertemuan bilateral, Jumat (31/10/2025).    

KOREA - Presiden Prabowo Subianto meminta dukungan dari Perdana Menteri (PM) Selandia Baru Christopher Luxon agar dapat mengirimkan pengajar dari Selandia baru khusus untuk mengajar bahasa Inggris bagi para calon pekerja migran Indonesia (PMI).

Presiden Prabowo berharap bisa mendirikan lebih banyak sekolah atau tempat kursus bahasa Inggris untuk calon PMI yang mau berangkat ke luar negeri.

“Saya juga minta kalau ada guru-guru dari Selandia Baru yang bisa bantu kita. Kita mau nambah sekolah atau kursus-kursus bahasa Inggris untuk pekerja-pekerja kita yang mau ke luar negeri. Saya kira bahasa sangat penting dan ini sedang kita bahas,” kata Presiden Prabowo usai pertemuan bilateral dengan Luxon di sela-sela agenda Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) APEC di Gyeongju, Korea Selatan, Jumat (31/10/2025).

Dalam pertemuan itu, Presiden Prabowo menegaskan kerja sama pendidikan menjadi salah satu prioritas utama. Pemerintah Indonesia, lanjut dia, akan mengirimkan lebih banyak mahasiswa untuk belajar di fakultas kedokteran dan kedokteran gigi di Selandia Baru.

“Kita sangat butuh dokter dan dokter gigi,” ucap Presiden Prabowo.

Kerja sama di bidang pertanian juga menjadi agenda penting dalam pembahasan bilateral keduanya.

Presiden Prabowo menilai Selandia Baru merupakan mitra potensial dalam pengembangan sektor agrikultur dan peningkatan kapasitas petani Indonesia.

Di luar itu, banyak hal yang Presiden Prabowo diskusikan bersama Luxon, khususnya terkait situasi global saat ini yang penuh ketidakpastian. Kondisi geopolitik juga dinilai rawan karena masih banyak konflik di berbagai negara.

“Kita berusaha untuk menurunkan suhu, meredakan,” tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk memperkuat potensi Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia.

Presiden Prabowo mengatakan pemerintah tengah berencana menghadirkan tenaga pengajar dari Selandia Baru untuk memberikan pelatihan bagi pekerja yang akan bekerja ke luar negeri.

Hal tersebut di sampaikan Prabowo usai menggelar pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri (PM) Selandia Baru Christopher Luxon di sela-sela penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) APEC 2025 di Gyeongju, Jumat (31/10/2025). 

UB dan partner tanda tangan MoU.
UB dan partner tanda tangan MoU.
Editor : Didin Cahya Firmansyah
#Christopher Luxon #peluang #kerja #selandia baru #Presiden Prabowo