Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Bocoran Hasil Pertemuan Presiden Prabowo Subianto usai Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Perdana Menteri Selandia Baru Christopher Luxon

Gunawan Awan • Sabtu, 1 November 2025 | 02:20 WIB

 

Ada kesepakan kerjasama antara Presiden Prabowo Subianto usai melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Selandia Baru Christopher Luxon, Jumat (31/10/2025).
Ada kesepakan kerjasama antara Presiden Prabowo Subianto usai melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Selandia Baru Christopher Luxon, Jumat (31/10/2025).

KOREA — Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Selandia Baru Christopher Luxon di sela-sela rangkaian KTT APEC 2025, Jumat (31/10/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo dan Luxon sepakat untuk memperkuat kerja sama di berbagai bidang strategis mulai dari pendidikan, pertanian, hingga kesehatan.

Presiden Prabowo menyampaikan bahwa Indonesia dan Selandia Baru memiliki banyak kemajuan dalam hubungan bilateral sejak pertemuan sebelumnya di Peru.

“Ya, kita tukar-menukar pengalaman karena juga saya ketemu beliau satu tahun yang lalu, Uptech di Peru, dan banyak kemajuan di antara kita. Saya kira itu yang ingin saya sampaikan, ya,” kata Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo turut menekankan bahwa kerja sama pendidikan menjadi salah satu prioritas utama karena Indonesia berencana mengirim lebih banyak mahasiswa untuk menempuh pendidikan di Selandia Baru terutama di bidang kedokteran dan kedokteran gigi.

“Kita ingin juga kirim lebih banyak mahasiswa untuk belajar kedokteran dan kedokteran gigi. Kita sangat butuh dokter dan dokter gigi,” jelas Presiden Prabowo.

Selain pendidikan tinggi, Presiden Prabowo juga menyoroti pentingnya peningkatan kemampuan bahasa untuk itu Prabowo membuka peluang kerja sama pengiriman tenaga pengajar dari Selandia Baru.

“Saya juga minta kalau ada guru-guru dari Selandia Baru yang bisa bantu kita. Kita mau nambah sekolah atau kursus-kursus Bahasa Inggris untuk pekerja-pekerja kita yang mau ke luar negeri. Saya kira bahasa sangat penting, dan ini sedang kita bahas,” kata Presiden Prabowo.

Kerja sama di bidang pertanian juga menjadi agenda penting dalam pembahasan bilateral keduanya. Presiden Prabowo menilai Selandia Baru merupakan mitra potensial dalam pengembangan sektor agrikultur dan peningkatan kapasitas petani Indonesia.

Presiden Prabowo optimisme terhadap hasil pertemuan KTT APEC 2025 yang berjalan dengan suasana positif dan penuh semangat kerja sama antarnegara.

“Saya kira itu, ya. On the whole, suasananya bagus pertemuan APEC tadi,” tutupnya.

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#Christopher Luxon #selandia baru #KTT APEC Korea Selatan #Presiden Prabowo