Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Presiden Prabowo Minta Sekolah Waspadai Pengaruh Game dan Perundungan di Kalangan Pelajar

Gunawan Awan • Senin, 10 November 2025 | 19:37 WIB
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi kepada wartawan, yang menjelaskan jika Presiden Prabowo membahas peristiwa ledakan di SMA 72 Kelapa Gading hingga game online, usai ratas Minggu (9/11/2025).
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi kepada wartawan, yang menjelaskan jika Presiden Prabowo membahas peristiwa ledakan di SMA 72 Kelapa Gading hingga game online, usai ratas Minggu (9/11/2025).

JAKARTA - Preside Prabowo Subianto membahas insiden ledakan di SMA 72 Kelapa Gading Jakarta, Jumat (7/11/2025) lalu.

Presiden Prabowo juga meminta sekolah untuk mewaspadai pengaruh game online dan perundungan di kalangan siswa.

Hal tersebut disampaikan Presiden Prabowo dalam rapat terbatas bersama sejumlah menteri dan pejabat negara di kediamannya, Jalan Kertanegara IV, Jakarta Selatan, sore tadi. Hadir dalam rapat tersebut Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, serta pejabat lainnya.

“Beliau tadi menyampaikan bahwa kita harus berpikir untuk membatasi dan mencari jalan keluar terhadap pengaruh dari game online,” ujar Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi kepada wartawan, Minggu (9/11/2025).

Menurut Mensesneg, pengaruh game online tidak bisa diabaikan karena dapat berdampak pada perilaku siswa dan dalam jangka panjang memengaruhi masa depan mereka.

Prasetyo mencontohkan game bergenre perang seperti PUBG. Dalam permainan tersebut, kata dia, terdapat berbagai bentuk kekerasan dan penggunaan senjata api yang dapat dipelajari dengan mudah.

“Jadi perlu ada pembatasan. Di situ jenis-jenis senjata mudah sekali dipelajari, dan ini bisa lebih berbahaya. Secara psikologis, mereka yang terbiasa melakukan kekerasan (di dalam game) bisa menganggap hal itu sebagai sesuatu yang biasa,” sambung Prasetyo.

Selain pengaruh game, perundungan di kalangan siswa juga menjadi perhatian Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo meminta pihak sekolah mewaspadai fenomena tersebut, terutama setelah muncul informasi dari kepolisian bahwa terduga pelaku ledakan di SMA 72 adalah korban bullying.

“Kita sampaikan sekali lagi, kalau berkenaan dengan masalah bullying, kita sebagai sesama anak bangsa harus menghindari hal-hal yang tidak baik atau berimplikasi buruk seperti aksi-aksi perundungan,” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, ledakan terjadi di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara pada Jumat siang, (7/11/2025).

Petugas Command Center Damkar menyatakan menerima laporan adanya ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading dari seorang warga bernama Zulfikar sekitar pukul 12.09 WIB.

Penyebab ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, menurut Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) berasal dari speaker.

Sterilisasi di lingkungan sekolah dilakukan oleh Brimob mulai pukul 13.45 WIB dengan dua mobil Gegana Brimob Polda Metro Jaya sudah berada di sekitar SMAN 72.

Kejadian ledakan tersebut membuat sekitar 54 orang menjadi korban dengan luka akibat pecahan kaca. (*)

 

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#ledakan #SMAN 72 Kelapa Gading #game online #Presiden Prabowo