Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Presiden Prabowo dan Paul Keating Bahas Stabilitas Kawasan serta Dinamika Geopolitik dan Ekonomi Global

Gunawan Awan • Kamis, 13 November 2025 | 04:50 WIB
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan mantan Perdana Menteri Australia dan tokoh dunia Paul Keating, pada Rabu (12/11/2025).
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan mantan Perdana Menteri Australia dan tokoh dunia Paul Keating, pada Rabu (12/11/2025).

SYDNEY — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan mantan Perdana Menteri Australia dan tokoh dunia Paul Keating, untuk saling bertukar pandangan dan memperkokoh stabilitas kedua negara. Pertemuan tersebut berlangsung di sela kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo ke Australia pada Rabu (12/11/2025).

Dalam kesempatan itu, suasana pertemuan berlangsung sangat hangat dan penuh pertukaran gagasan antara Indonesia dan Australia. Presiden Prabowo menyampaikan kekagumannya atas pandangan dan pengalaman Keating dalam bidang geopolitik serta ekonomi internasional.

“Saya kira sangat bagus. Beliau sangat berpengalaman, pemikirannya sangat jernih. Pengalaman beliau sangat banyak. Jadi saya merasa banyak sekali yang saya dapat dari pemikiran-pemikiran beliau,” ujar Presiden Prabowo usai pertemuannya dengan Keating.

Presiden Prabowo menambahkan bahwa diskusi dengan Keating mencakup berbagai isu krusial, mulai dari hubungan internasional, ekonomi global, hingga dinamika geoekonomi dan geopolitik di kawasan.

“Pemikiran-pemikiran beliau sangat jernih dan luas. Ya, di bidang hubungan internasional, di bidang ekonomi, geoekonomi, dan geopolitik,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo Prabowo juga menegaskan komitmen Indonesia untuk terus memperkuat hubungan bilateral dengan Australia sebagai negara tetangga yang memiliki kepentingan bersama dalam menjaga keamanan dan kemakmuran kawasan.

“Kita harus tahu bahwa kita bertetangga, dan Indonesia berkepentingan punya hubungan baik dengan Australia. Demikian sebaliknya, kalau kita bekerja sama dengan baik di semua di semua bidang, ini akan membawa manfaat yang sangat besar untuk kedua negara dan untuk kawasan,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, kedatangan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Sydney, Australia disambut riuh semarak antusias oleh mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan doktoral di Negeri Kanguru itu.

Salah satunya datang dari Sultan, perwakilan mahasiswa doktoral di Australia yang menyampaikan apresiasi dan harapan besar terhadap upaya penguatan hubungan bilateral antara Indonesia dan Australia.

“Saya sendiri merasa sangat senang karena dengan kedatangan Pak Prabowo ini bisa bantu mempererat hubungan bilateral antara Indonesia–Australia,” ujar Sultan di Sydney, Selasa (11/11) waktu setempat.

Sultan berharap di pemerintahan Prabowo hubungan bilateral antara Indonesia dan Australia bakal semakin erat dan berpengaruh terhadap kebijakan pendidikan.

“Harapan saya supaya hubungan Indonesia Australia semakin erat sehingga banyak kesempatan bagi teman-teman kita di Indonesia untuk dapat melakukan kuliah di luar negeri,” lanjut Sultan.

Selain itu, Sultan juga menitip harapan agar perhatian Prabowo terhadap dunia pendidikan juga menyentuh pendidikan dasar dan menengah di Tanah Air.

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#Paul Keating #Presiden Prabowo