Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Presiden Prabowo: Tak Boleh Ada Bagian dari Indonesia yang Tertinggal Kualitas Pendidikannya

Didin Cahya Firmansyah • Selasa, 18 November 2025 | 02:54 WIB

 

Presiden Prabowo dalam sesi interaktif via Zoom bersama 1.337 sekolah dari 38 provinsi di SMPN 4 Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (17/11/2025).
Presiden Prabowo dalam sesi interaktif via Zoom bersama 1.337 sekolah dari 38 provinsi di SMPN 4 Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (17/11/2025).

BEKASI  — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan kualitas pendidikan merata di seluruh wilayah Indonesia.

Pernyataan itu disampaikan Presiden Prabowo saat meluncurkan program Digitalisasi Pembelajaran untuk Indonesia Cerdas.

“Tidak boleh ada bagian dari Indonesia yang tertinggal kualitas pendidikannya,” ujar Presiden Prabowo dalam sesi interaktif via Zoom bersama 1.337 sekolah dari 38 provinsi di SMPN 4 Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (17/11/2025).

Peluncuran program tersebut menjadi tonggak baru digitalisasi pendidikan nasional.

Hingga saat ini, 75% sekolah di Indonesia telah menerima panel interaktif sebagai alat pembelajaran.

Presiden Prabowo menyebut capaian ini sebagai awal yang baik karena memberikan akses materi belajar yang lebih cepat, menarik, dan setara bagi seluruh siswa.

“Alhamdulillah panel ini bisa membantu semua siswa untuk belajar lebih baik, lebih cepat, dan punya akses kepada semua ilmu yang diperlukan,” katanya.

Dalam dialog dengan perwakilan Guru SDN 50 Banda Aceh, Prabowo mendapatkan laporan bahwa papan interaktif digital membuat kelas menjadi lebih menyenangkan.

“Terima kasih Bapak Presiden atas bantuan papan interaktif ini. Anak-anak sangat antusias dan pembelajaran jadi jauh lebih menarik,” ujar seorang guru dari Banda Aceh saat dimintai pendapat oleh Presiden Prabowo.

Dia menekankan target pemerintah ialah 288.865 sekolah di Indonesia menerima perangkat digital pembelajaran tahun ini, sambil mengingatkan bahwa pengiriman alat ke wilayah sulit tidak boleh dipaksakan.

"Kita gunakan lompatan teknologi. Program ini salah satu yang terbesar di dunia, luar biasa," ungkapnya.

Presiden Prabowo mengenang, kadang pengiriman panel interaktif ini harus melalui perahu motor sampai ke desa-desa.

Baca Juga: Presiden Prabowo Ceritakan Persahabatan dengan Yordania yang Lampaui Diplomasi Formal: Ada Ikatan Emosional

"Terpenting kualitas pendidikan dari TK sampai SMA tidak boleh kalah dari pendidikan mana pun di dunia,” lanjutnya.

Usai jeda adzan zuhur, Prabowo kembali melanjutkan interaksi dengan sekolah-sekolah di berbagai daerah.

Presiden Prabowo menyapa para siswa dan guru dari Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Madura, Bali, Kalimantan Selatan, hingga Papua.

Prabowo menutup sesi interaktif dengan pesan tegas mengenai prioritas pemerintah dalam memberantas korupsi untuk mendukung masa depan pendidikan.

"Pemerintah yang saya pimpin akan memperbaiki semua sekolah di Indonesia. Masalah pendidikan adalah investasi masa depan bangsa," tutupnya.

Bank Ekadharma gelar Program BAGUS untuk memperkuat UMKM Magetan lewat pelatihan manajemen usaha, branding, digitalisasi, dan sinergi.
Bank Ekadharma gelar Program BAGUS untuk memperkuat UMKM Magetan lewat pelatihan manajemen usaha, branding, digitalisasi, dan sinergi.
Editor : Didin Cahya Firmansyah
#Indonesia Cerdas #Presiden Prabowo