Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Presiden Prabowo Tegaskan Pemerintah Tanggung Jawab Penuh Atas MBG, Perketat Pengawasan untuk 0 Penyimpangan hingga Singgung Presiden Brazil

Gunawan Awan • Rabu, 19 November 2025 | 03:32 WIB

 

Presiden  Prabowo Subianto klaim  bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menjadi penggerak ekonomi rakyat
Presiden Prabowo Subianto klaim bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menjadi penggerak ekonomi rakyat

BEKASI— Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah bertanggung jawab penuh atas kejadian yang muncul terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Presiden Prabowo menekankan bahwa negara tidak akan menghindari tanggung jawab.

Presiden Prabowo menjelaskan bahwa dari puluhan juta makanan yang disalurkan setiap hari, tetap ada potensi gangguan pencernaan.

Namun, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pemerintah tetap bertindak dan memperketat pengawasan agar kejadian serupa tidak terulang.

"Karena sekarang persiapannya lebih ketat, pemantauannya lebih keras. Kita minta semua prosedur yang perlu diambil, harus diambil," kata Prabowo saat berkunjung ke Bekasi, Senin (17/11/2025).

Presiden Prabowo bersyukur MBG berjalan jauh lebih cepat dari ekspektasi.

Baca Juga: Presiden Prabowo Lantang Tegaskan Lagi soal MBG, Tidak Boleh Ada Sedikit pun Penyimpangan karena Uang Rakyat

"Alhamdulillah makan bergizi gratis hari ini sudah mencapai 44 juta, salah satu prestasi tercepat di dunia," kata Presiden Prabowo.

"Presiden Brazil menyampaikan kepada saya, Brazil memerlukan 11 tahun untuk mencapai 40 juta. Kita belum sampai 12 bulan, sudah mencapai 44 juta," imbuh Presiden Prabowo. 

Namun Presiden Prabowo menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh berpuas diri karena target akhir adalah 82,9 juta penerima manfaat, termasuk anak sekolah dan ibu hamil.

Saat berbincang dengan warga, Presiden Prabowo menceritakan banyak anak yang menyampaikan bahwa mereka belum menerima MBG.

“Saya jawab, sabar, sabar… Ini adalah yang paling cepat yang kita mampu. Karena ini uang rakyat, harus disiapkan dengan baik. Persiapannya harus matang, supaya tidak terjadi penyimpangan,” ujar Presiden Prabowo. 

Baca Juga: Duduk di Samping Presiden Prabowo, Pengalaman Tak Terlupakan 2 Siswa SMP di Bekasi

Presiden Prabowo menyampaikan bahwa sebagian besar masyarakat merasakan manfaat langsung dari MBG.

"Tapi apa pun, ternyata rakyat merasakan manfaatnya. Kalaupun ada beberapa orang yang tidak setuju, itu saya kira wajar. Tapi secara garis besar, sebagian besar setuju. Tanya guru-guru, anak-anak itu merasa manfaat atau tidak dapat makanan sekali makan di sekolah," ujar Presiden Prabowo. 

Presiden Prabowo menambahkan bahwa MBG bukan sekadar program makan, tetapi investasi jangka panjang bagi generasi muda.

Baca Juga: 10 Bulan Berjalan, Bos BGN Akui MBG Sumbang 48 Persen Kasus Keracunan Pangan di Indonesia

"Saya hakul yakin mereka merasakan manfaatnya. Mereka akan jadi lebih kuat. Dia akan makan protein, dia akan jadi lebih tinggi, ototnya lebih baik, tulangnya lebih kuat, sel otaknya lebih cerdas," ujar Presiden Prabowo.

Persiapan yang baik adalah kunci agar tidak terjadi lagi kelalaian prosedur. Dengan begitu, Presiden Prabowo yakin kejadian MBG bisa terus ditekan bahkan bisa sampai 0 persen.

Pemerintah serius mengatasi masalah keracunan ini. Semenjak kasus keracunan terjadi, pemerintah langsung bergerak memitigasi. Sejumlah dapur bermasalah langsung ditutup.

Langkah evaluasi pun langsung dijalankan, kewajiban meliputi sertifikasi laik higienis bagi satuan pelayanan penyediaan gizi (SPPG) atau dapur MBG, evaluasi juru masak, penyederhanaan menu, pemantauan oleh puskesmas, hingga pembentukan satgas penanganan di tingkat daerah untuk memastikan keamanan dan kualitas makanan.

Sejalan dengan itu, pemerintah juga memperkuat kerangka regulasi untuk optimalisasi program MBG.

Pemerintah menerbitkan Keputusan Presiden (Keppres) terkait Tim Koordinasi dan Peraturan Presiden (Perpres) terkait Tata Kelola Penyelenggaraan MBG.

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#Mbg #Presiden Prabowo