Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Anggaran Besar untuk Revolusi Pelayanan Kesehatan

Gunawan Awan • Kamis, 20 November 2025 | 17:45 WIB
Dokter spesialis Anak RSUD dr Soedomo Trenggalek, dr Riza Maulina memeriksa pasien yang saat ini proses pemilihan akibat penyakitnya.
Dokter spesialis Anak RSUD dr Soedomo Trenggalek, dr Riza Maulina memeriksa pasien yang saat ini proses pemilihan akibat penyakitnya.

SOLO - Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan pelayanan kesehatan yang layak untuk masyarakat merupakan kewajiban negara.

Karena itu, Presiden Prabowo berkomitmen menyediakan anggaran besar untuk memperbaiki layanan kesehatan dari tingkat pusat hingga ke daerah.

Presiden Prabowo telah meminta Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk membangun rumah sakit canggih di seluruh kabupaten/kota dengan standar seperti Rumah Sakit Kardiologi Emirates-Indonesia (RS KEI) di Solo. 

Presiden Prabowo menargetkan hal ini bisa terwujud pada 2029.

“Saya juga memberitahukan ke Menteri Kesehatan bahwa saya menghendaki tiap kabupaten/kota memiliki rumah sakit yang canggih seperti ini," kata Presiden Prabowo.

"Dalam empat tahun yang akan datang, kita akan berusaha mencapai itu. Kita berusaha, tapi yang jelas saya akan alokasikan biaya yang cukup besar untuk pelayanan kesehatan,” imbuh Prabowo dalam pidato peresmian RS KEI, Solo, Jawa Tengah, Rabu (19/11/2025).

Selain pembangunan secara fisik, pemerintah juga menyiapkan tambahan dokter serta tenaga medis.

Pemerintah pun akan menambahkan sekolah hingga fakultas kedokteran di berbagai universitas.

“Dokter gigi, perawat, paramedis, dan itu kita juga akan melakukan perluasan, penambahan fasilitas pendidikan dokter, perawat, paramedis secara besar-besaran,” ujar Presiden Prabowo.

“Menteri Kesehatan menyarankan kepada saya, kita perlu tambah 30 fakultas kedokteran baru. Dan yang lama pun saya minta ditambah alokasi mahasiswanya," ungkap Presiden Prabowo.

"Khusus untuk dokter, saya upayakan bahwa sebagian besar, kalau bisa semuanya, insya Allah bisa, itu beasiswa penuh. Beasiswa penuh. Jadi, pendidikan kita akan tambah beasiswa penuh untuk kedokteran, perawat, dan paramedis,” tambah Presiden Prabowo.

Saat ini, lanjut Presiden Prabowo, pemerintah telah mengalokasikan anggaran untuk pembangunan 66 rumah sakit baru di berbagai daerah. 

Presiden Prabowo meminta rumah sakit yang dibangun punya sarana dan prasarana yang memadai, sehingga rakyat bisa menikmati layanan kesehatan yang baik.

"Saya sebetulnya sudah alokasi dan sudah instruksikan Menteri Kesehatan untuk segera membangun 66 rumah sakit baru. Dan sudah mulai dibangun. Tapi saya minta bahwa 66 (RS) ini diupayakan tidak kalah dengan standar rumah sakit ini (RS KEI),” ujar Presiden Prabowo.

RS KEI merupakan fasilitas kesehatan hasil kolaborasi strategis antara Indonesia dan Uni Emirat Arab dalam pengembangan layanan jantung berstandar internasional.

Peresmian RS ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas akses layanan kesehatan spesialis bagi masyarakat.

Fasilitas ini diharapkan mampu meningkatkan penanganan penyakit jantung secara lebih cepat, modern, terjangkau, dan berstandar klinis internasional. (*)

Dara Ayu Suharto.
Dara Ayu Suharto.
Editor : Didin Cahya Firmansyah
#layanan kesehatan #menteri kesehatan #budi gunadi sadikin #Presiden Prabowo