Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Harumkan Nama Kabupaten Trenggalek, Desa Karanganyar, Pule, Raih Penghargaan Sertifikat dan Tropi Proklim Kategori Utama Tingkat Nasional

Gunawan Awan • Kamis, 4 Desember 2025 | 23:04 WIB
Kepala Desa Karanganyar, Kuslan, mengharumkan nama Kabupaten Trenggalek dengan meraih Penghargaan Proklim Kategori Utama tingkat nasional dari KLHK, Senin (1/12/2025). 
Kepala Desa Karanganyar, Kuslan, mengharumkan nama Kabupaten Trenggalek dengan meraih Penghargaan Proklim Kategori Utama tingkat nasional dari KLHK, Senin (1/12/2025). 

TRENGGALEK - Desa Karanganyar, Kecamatan Pule, kembali mengharumkan nama Kabupaten Trenggalek dengan meraih Penghargaan Program Kampung Iklim (Proklim) Kategori Utama tingkat nasional dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Prestasi ini diberikan atas konsistensi dan komitmen desa dalam mengembangkan program-program pelestarian lingkungan, mitigasi perubahan iklim, serta pemberdayaan masyarakat berbasis alam.

Kepala Desa Karanganyar, Kuslan, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya setelah Desa Karanganyar, khususnya Dusun Ponggok, berhasil masuk jajaran penerima Proklim Utama tahun ini.

Menurut dia, pencapaian tersebut tidak terlepas dari peran aktif masyarakat, kelompok tani, serta dukungan pemerintah desa yang terus mendorong upaya pelestarian lingkungan. “Kampung Proklim merupakan langkah desa dalam melaksanakan kegiatan pelestarian alam," terangnya.

Program ini adalah program nasional dari KLHK untuk meningkatkan peran aktif masyarakat dalam adaptasi dan mitigasi perubahan iklim di tingkat lokal.

Tujuannya adalah menciptakan kampung yang tangguh iklim, rendah emisi gas rumah kaca (GRK), sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui aksi nyata.

Dia menjelaskan bahwa aksi nyata tersebut mencakup pengelolaan sampah, penghijauan dan penanaman pohon, hingga upaya penghematan energi yang telah dilakukan secara berkelanjutan.

Desa Karanganyar juga dinilai berhasil menerapkan pola pembangunan berwawasan lingkungan secara konsisten selama beberapa tahun terakhir.

Sementara itu, Dusun Ponggok sebagai lokus utama pelaksanaan Proklim telah menunjukkan sejumlah inovasi yang menjadi nilai tambah dalam penilaian nasional.

Kelompok tani setempat telah bertahun-tahun menerapkan program penanaman pohon sebagai upaya mengurangi emisi dan menjaga kualitas lingkungan.

Selain itu, berbagai inovasi berbasis alam juga terus dikembangkan.
“Alhamdulillah tahun ini Dusun Ponggok mendapat penghargaan tropi Proklim Kategori Utama tingkat nasional, karena menerapkan pola pelestarian lingkungan secara konsisten," katanya.

"Kami melakukan inovasi seperti pembuatan herbisida nabati dan organik, pemanfaatan pupuk kompos, serta penguatan kegiatan penghijauan,” imbuh Kuslan.

Tidak berhenti pada penghargaan, Pemerintah Desa Karanganyar juga telah menyiapkan langkah tindak lanjut untuk memperluas dampak positif program Proklim.

Mulai tahun ini, desa akan memperkuat pembinaan dan meningkatkan peran aktif masyarakat melalui pengembangan beberapa titik atau lokus lingkungan baru.

“Kami akan terus membina masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan. Selanjutnya kita akan membuat lokus-lokus lingkungan yang benar-benar fokus melestarikan alam, sehingga mampu menekan emisi gas rumah kaca secara lebih signifikan," ujarnya.

Harapannya, lanjut dia, dalam dua tahun ke depan, Desa Karanganyar dapat mencapai predikat Proklim Lestari tingkat nasional sebagai langkah lanjutan menuju kampung yang benar-benar tangguh iklim.

Dengan prestasi ini di harapkan menjadi inspirasi seluruh warga masyarakat dalam pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan serta pembangunan desa berbasis adaptasi dan mitigasi perubahan iklim.(gun)

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#pule #klhk #trenggalek #Desa Karanganyar #proklim