Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Banjir Terjang Kabupaten Bandung, Ratusan Rumah Terendam dan Warga Mulai Mengungsi

Khoinatul fitriyah • Sabtu, 6 Desember 2025 | 03:30 WIB
Petugas gabungan membantu warga mengevakuasi barang saat banjir melanda Kabupaten Bandung, Kamis (4/11/2025).
Petugas gabungan membantu warga mengevakuasi barang saat banjir melanda Kabupaten Bandung, Kamis (4/11/2025).

BANDUNG – Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Bandung pada Kamis (4/12/2025) malam mengakibatkan sejumlah kawasan pemukiman terendam banjir.

Curah hujan tinggi yang datang tiba-tiba membuat debit air naik dengan cepat dan meluas ke beberapa kecamatan.

Data yang dihimpun dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat menyebutkan, lima desa menjadi lokasi terdampak.

Di antaranya Desa Cingcin (Kecamatan Soreang), Kelurahan Bojongsoang (Kecamatan Bojongsoang), Desa Kamasan dan Desa Margahurip (Kecamatan Banjaran), serta Desa Cangkuang Wetan (Kecamatan Dayeuhkolot).

Baca Juga: Eks Ketua DPRD Pasaman Syah Rizal Yusuf Meninggal Dunia Tertimpa Alat Berat

Bojongsoang Jadi Titik Terparah

Wilayah paling parah berada di Kecamatan Bojongsoang.

Lebih dari enam ratus rumah warga terendam banjir dengan ketinggian air bervariasi hingga puluhan sentimeter.

Sementara genangan di titik lain tercatat menenggelamkan puluhan rumah hingga menyebabkan kerusakan satu bangunan di Margahurip karena kuatnya arus.

Baca Juga: Polres Bulukumba Gelar Salat Gaib untuk Korban Bencana Alam di Sejumlah Daerah

Ratusan KK Ikut Terdampak

Jumlah warga terdampak diperkirakan mencapai ratusan kepala keluarga (KK).

Bojongsoang menampung jumlah terbesar dengan lebih dari 600 KK terdampak. Kemudian disusul Kamasan sebanyak 80 KK, Cangkuang Wetan 47 KK, enam KK di Cingcin, serta satu KK di Margahurip.

Di Cangkuang Wetan, seluruh warga terdampak terpaksa mengungsi untuk menyelamatkan diri. Beruntung, sejauh ini tidak ditemukan laporan korban jiwa.

Baca Juga: Gus Yahya Tegaskan Aturan: Tuduhan Pelanggaran Berat Harus Dibuktikan Lewat Muktamar

Ketinggian Air Capai 70 Sentimeter

Pranata Humas BPBD Jawa Barat, Hadi Rahmat, menyampaikan bahwa banjir terjadi sangat cepat akibat derasnya hujan dan kawasan permukiman berada pada dataran rendah yang rawan terendam.

Menurutnya, ketinggian air di lapangan berada pada kisaran 0 sampai 70 sentimeter dan masih berpotensi meningkat apabila hujan susulan terjadi.

Petugas dan aparat gabungan kini bersiaga di lokasi untuk membantu evakuasi warga serta melakukan pendataan dampak kerusakan.

Baca Juga: 7 Jam Terjebak Banjir Aceh Tamiang, Pemuda Selamat Dramatis Berpegangan pada Tiang Penyangga

BPBD Lakukan Koordinasi Lapangan

BPBD Provinsi Jawa Barat bersama BPBD Kabupaten Bandung sedang melakukan penilaian langsung di area terdampak untuk mempersiapkan kebutuhan bantuan seperti logistik, perlengkapan darurat, dan fasilitas pengungsian.

Selain mengawal evakuasi, pihaknya juga memberi imbauan agar warga tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang diprediksi masih berlangsung beberapa hari ke depan.

“Fokus saat ini adalah penanganan warga terdampak dan pencegahan risiko banjir tambahan,” ujar Hadi melalui keterangan resmi, Jumat (5/12/2025).

Baca Juga: 7 Jam Terjebak Banjir Aceh Tamiang, Pemuda Selamat Dramatis Berpegangan pada Tiang Penyangga

Imbauan Kewaspadaan

Masyarakat yang tinggal dekat aliran sungai diminta tidak menunggu hingga air kembali meninggi.

Pemerintah daerah juga mengingatkan pentingnya menyimpan dokumen penting dan barang berharga di tempat aman serta mengutamakan keselamatan bila kondisi memburuk. (*)

 

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#banjir jabar #radar trenggalek #bpbd jabar #trenggalek #banjir bandung #Info Bencana