Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Data Terkini Korban Bencana Sumatera: 836 Meninggal, 518 Hilang, Sebanyak 2,7 Ribu Jiwa Dilaporkan Luka-Luka

Gunawan Awan • Sabtu, 6 Desember 2025 | 02:52 WIB
Dampak bencana banjir dan longsor yang terjadi di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh, menimbulkan korban jiwa tidak sedikit.
Dampak bencana banjir dan longsor yang terjadi di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh, menimbulkan korban jiwa tidak sedikit.

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperbarui jumlah korban terdampak banjir bandang hingga tanah longsor di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

Data terbaru sore ini, sebanyak 836 orang dilaporkan meninggal dunia.

"Cut off per pukul 16.00 WIB saya laporkan bahwa hingga sore ini untuk jumlah korban meninggal dunia bertambah menjadi 836 jiwa," ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi (Kapusdatinkom) Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam konferensi pers, Kamis (4/12/2025).

Berikut data terbarunya:

Jumlah korban meninggal 836 orang

Jumlah korban hilang 518 orang

Jumlah korban terluka 2.700 orang.

Jika dirincikan per provinsi, sebanyak 325 orang meninggal di Aceh dan dilaporkan 170 orang masih hilang.

Kemudian jumlah korban jiwa di Sumut saat ini menjadi 311 orang dan korban meninggal di Sumbar sebanyak 200 orang.

Sementara itu, berdasarkan data situs Pusdatin BNPB, per pukul 17.33 WIB. Total rumah rusak akibat bencana di 3 provinsi ini sebanyak 10.500.

BNPB juga melaporkan 536 fasilitas umum rusak, 25 fasilitas kesehatan rusak, 326 fasilitas pendidikan rusak.

Kemudian 185 rumah ibadah rusak dan 295 jembatan rusak.

Diberitakan sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto kini memfokuskan pemerintahannya untuk mengatasi dampak bencana banjir dan longsor yang terjadi di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh.

Seluruh instrumen pemerintah diturunkan untuk memulihkan kondisi ketiga provinsi tersebut.

“Beliau (Presiden) hari-hari ini sedang mengerahkan kekuatan segalanya untuk memulihkan kondisi di tiga provinsi tersebut,” ujar Ketua MPR RI Ahmad Muzani usai pertemuan dengan Prabowo di Istana Negara, Jakarta, Selasa (2/12/2025).

Pada kesempatan itu, Muzani menyampaikan laporan tentang kondisi di tiga provinsi terdampak bencana.

Presiden juga sudah sempat meninjau langsung lokasi pada Senin (1/12/2025).

Menurut Muzani, Prabowo ikut merasakan beban berat yang dialami warga terdampak bencana.

Mulai dari kehilangan tempat tinggal hingga kehilangan anggota keluarga.

"Beliau melihat langsung kerugian yang didapatkan akibat dari bencana tersebut. Beliau juga melihat langsung pengungsi serta masyarakat yang terdampak akibat dari musibah tersebut. Beliau merasakan bagaimana beban berat yang dirasakan oleh masyarakat, termasuk beliau merasakan bagaimana warga yang terkasih, yang tersayang hilang, yang sampai sekarang belum ditemukan jasad dan jenazahnya,” ucap dia.

Presiden, lanjut Muzani, menginstruksikan seluruh kementerian/lembaga terkait, pemerintah daerah, hingga BUMN strategis untuk mempercepat penanganan pascabencana.

Perbaikan jalan dan jalur komunikasi jadi prioritas pemerintah. (*)

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#bencana Sumatera #korban #bnpb #ahmad muzani