TRENGGALEK NJENGGELEK - Pencairan BLT Kesra tahap kedua resmi dimulai hari ini, Senin (29/12/2025). Bantuan sosial senilai Rp900.000 tersebut disalurkan melalui PT Pos Indonesia dan hanya berlangsung selama tiga hari, hingga Rabu (31/12/2025).
Informasi ini menjadi angin segar bagi masyarakat yang belum menerima BLT Kesra pada tahap pertama. Berdasarkan data yang beredar, penyaluran dilakukan secara serentak dan besar-besaran di berbagai daerah, dengan petugas kelurahan dan desa sejak malam sebelumnya mulai menyebarkan undangan kepada calon penerima.
Pencairan BLT Kesra tahap kedua ditandai dengan terbitnya BNBA (Berita Acara Nama dan Alamat) penerima. Sejumlah bukti menunjukkan daftar calon penerima sudah diterima petugas sejak Minggu malam. Bahkan, sebagian undangan dibagikan langsung ke rumah warga, sementara lainnya disampaikan melalui grup WhatsApp karena keterbatasan waktu.
Pada tahap ini, pencairan BLT Kesra tahap kedua sepenuhnya dilakukan melalui Kantor Pos. Masyarakat yang namanya masuk sebagai penerima diminta segera mendatangi Kantor Pos sesuai jadwal yang ditentukan tanpa menunda-nunda.
Kantor Pos Buka hingga Pukul 21.00 WIB
Demi mempercepat penyaluran, PT Pos Indonesia memperpanjang jam operasional. Kantor Pos dilaporkan tetap melayani pencairan hingga pukul 21.00 WIB setiap harinya selama masa penyaluran.
Petugas bekerja secara bergantian, bahkan tanpa menghentikan layanan saat jam istirahat. Langkah ini diambil mengingat waktu pencairan yang sangat terbatas, hanya tiga hari sejak 29 hingga 31 Desember 2025.
Masyarakat diimbau tidak menunggu hingga awal Januari. Jika dana tidak diambil sampai batas waktu, bantuan berpotensi hangus dan dikembalikan ke kas negara.
Nominal Rp900.000, Jangan Sampai Hangus
Setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) akan menerima bantuan sebesar Rp900.000. Nilai tersebut dinilai cukup besar, sehingga masyarakat diminta mempertimbangkan biaya perjalanan jika sedang berada di luar kota.
Apabila jarak tempuh masih memungkinkan dan biaya perjalanan tidak melebihi nilai bantuan, penerima disarankan segera pulang untuk mencairkan BLT Kesra.
Sasaran Penerima BLT Kesra Tahap Kedua
Berdasarkan data BNBA, penerima BLT Kesra tahap kedua mayoritas berasal dari kelompok desil 5, 6, hingga 10. Namun, tidak semua warga dalam kelompok tersebut otomatis menerima bantuan.
Bantuan ini diprioritaskan bagi masyarakat yang belum mendapatkan BLT Kesra pada tahap pertama. Warga yang sudah menerima pada tahap sebelumnya dipastikan tidak lagi mendapatkan bantuan pada tahap kedua.
Selain itu, proses verifikasi menjadi faktor penentu. Meski berada di desil yang sesuai, calon penerima tetap harus lolos verifikasi petugas setempat. Kuota penerima juga terbatas, diperkirakan hanya sekitar 3 juta lebih KPM secara nasional.
Tidak Lewat KKS, Semua Lewat PT Pos
Hal penting yang perlu diketahui, BLT Kesra tahap kedua tidak disalurkan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). Seluruh pencairan dilakukan melalui PT Pos Indonesia, termasuk bagi penerima BPNT murni yang biasanya menerima bantuan lewat KKS.
Meski demikian, masyarakat tetap disarankan mengecek saldo KKS, khususnya pada 31 Desember 2025, karena pencairan BPNT dan PKH tahap keempat masih berlangsung hingga akhir tahun.
Jika Bansos Tidak Cair, Ini yang Harus Dilakukan
Apabila hingga 31 Desember bantuan PKH atau BPNT tahap keempat belum juga cair, besar kemungkinan terdapat kendala data atau kuota sudah terpenuhi. Masyarakat dianjurkan segera mengonfirmasi ke operator desa, pendamping sosial, atau Dinas Sosial setempat untuk mengetahui penyebabnya.
Dengan waktu pencairan yang sangat terbatas, masyarakat diminta aktif mencari informasi dan tidak ragu bertanya kepada petugas agar hak bantuan tidak terlewat.
Editor : Axsha Zazhika