Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Wajib Sebelum Ambil Antrean, Begini Cara Screening BPJS Kesehatan di Mobile JKN yang Banyak Belum Tahu

Findika Pratama • Senin, 5 Januari 2026 | 17:00 WIB
Wajib Sebelum Ambil Antrean, Begini Cara Screening BPJS Kesehatan di Mobile JKN yang Banyak Belum Tahu
Wajib Sebelum Ambil Antrean, Begini Cara Screening BPJS Kesehatan di Mobile JKN yang Banyak Belum Tahu

TRENGGALEK NJENGGELEK - Peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini tak bisa lagi sembarangan mengambil antrean online untuk berobat. Mulai tahun ini, screening BPJS Kesehatan di Mobile JKN menjadi syarat wajib sebelum peserta mengambil nomor antrean layanan kesehatan di fasilitas kesehatan tingkat pertama maupun lanjutan.

Kebijakan ini masih belum dipahami banyak peserta. Tak sedikit yang terkejut saat hendak mengambil antrean online, namun sistem menolak dengan notifikasi bahwa peserta belum mengisi screening riwayat kesehatan. Padahal, tanpa menyelesaikan screening BPJS Kesehatan di Mobile JKN, proses pendaftaran antrean otomatis tidak bisa dilanjutkan.

Melalui sebuah video tutorial yang beredar di YouTube, dijelaskan secara rinci bahwa screening ini bersifat wajib namun tidak merepotkan. Pasalnya, pengisian screening riwayat kesehatan hanya perlu dilakukan satu kali dalam satu tahun, bukan setiap kali hendak berobat.

Screening Hanya Setahun Sekali, Bukan Setiap Berobat

Banyak peserta mengira screening harus diisi setiap kali berobat. Anggapan ini keliru. Screening riwayat kesehatan di aplikasi Mobile JKN cukup dilakukan setahun sekali. Tujuannya adalah merekam kondisi kesehatan dasar peserta agar dokter memiliki gambaran awal sebelum memberikan penanganan medis.

Dengan adanya data riwayat penyakit, tekanan darah, hingga faktor risiko tertentu, dokter diharapkan bisa memberikan terapi dan obat yang lebih tepat sasaran. Screening ini bukan untuk menilai benar atau salah kondisi peserta, melainkan murni demi akurasi pelayanan kesehatan.

Langkah Awal Mengisi Screening di Aplikasi Mobile JKN

Untuk memulai screening BPJS Kesehatan di Mobile JKN, peserta cukup membuka aplikasi Mobile JKN di ponsel masing-masing. Setelah masuk ke halaman utama, pilih menu “Lainnya”, lalu klik “Screening Riwayat Kesehatan”.

Bagi peserta yang terdaftar sebagai satu kartu keluarga, aplikasi akan menampilkan beberapa nama anggota keluarga. Peserta harus memilih siapa yang akan dilakukan screening, terutama yang akan berobat atau mengambil antrean online.

Setelah itu, peserta diminta menyetujui ketentuan yang muncul dan memastikan data identitas sudah benar. Beberapa kolom berwarna putih seperti tinggi badan dan berat badan wajib diisi atau diperbarui sesuai kondisi terkini.

Delapan Kelompok Pertanyaan Wajib Dijawab Jujur

Tahapan selanjutnya adalah menjawab delapan kelompok pertanyaan screening kesehatan. Pertanyaan disusun sederhana dan hanya membutuhkan jawaban “ya” atau “tidak”, sehingga mudah dipahami semua kalangan.

Beberapa jenis screening yang ditanyakan antara lain:

Screening hipertensi, stroke, dan penyakit jantung iskemik

Screening diabetes melitus

Screening kanker payudara

Screening kanker serviks

Untuk screening kanker serviks, peserta akan mendapat pertanyaan terkait riwayat kontak seksual, yang umumnya ditujukan bagi peserta yang sudah menikah. Peserta diimbau mengisi semua jawaban secara jujur, karena hasilnya akan memengaruhi ketepatan diagnosis dan tindakan medis ke depannya.

Konfirmasi dan Hasil Screening Muncul Otomatis

Setelah seluruh pertanyaan dijawab, peserta akan masuk ke tahap konfirmasi. Jika sudah yakin semua data benar, klik “Setuju” untuk menyimpan hasil screening. Sistem kemudian akan menampilkan ringkasan hasil pelaksanaan screening riwayat kesehatan.

Pada tahap ini, proses screening BPJS Kesehatan di Mobile JKN dinyatakan selesai. Peserta pun sudah bisa kembali ke menu utama dan langsung mengambil antrean online untuk berobat seperti biasa.

Bisa Dilakukan Saat Sehat, Tak Perlu Menunggu Sakit

Menariknya, screening ini tidak harus dilakukan saat peserta sedang sakit atau hendak berobat. Screening bisa diisi kapan saja, bahkan saat kondisi tubuh sedang sehat. Justru, dengan mengisi lebih awal, peserta tidak akan terkendala saat membutuhkan layanan kesehatan mendadak.

Dengan kemudahan ini, peserta diimbau segera melakukan screening riwayat kesehatan agar proses pelayanan BPJS Kesehatan berjalan lancar. Pemeriksaan sederhana ini menjadi langkah kecil yang berdampak besar bagi kualitas layanan medis yang diterima peserta.

 

Editor : Findika Pratama
#Mobile JKN #bpjs kesehatan #antrean online bpjs kesehatan #aplikasi jkn #Screening BPJS Kesehatan