TRENGGALEK NJENGGELEK-Kabar baik bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pinjaman KUR 2026 disebut sudah bisa diajukan meski proses pencairannya belum resmi dibuka. Informasi ini disampaikan melalui kanal YouTube Evan Alzaid yang membahas update terbaru seputar kebijakan Kredit Usaha Rakyat (KUR) tahun 2026.
Dalam penjelasannya, disebutkan bahwa bank sudah mulai menerima berkas pengajuan Pinjaman KUR 2026, meskipun kuota nasional KUR masih menunggu dibuka secara resmi. Artinya, masyarakat yang ingin mengajukan pinjaman sudah bisa menyiapkan dan menyerahkan dokumen dari sekarang agar tidak tertinggal saat kuota tersedia.
Aturan KUR 2026 Resmi Ditetapkan Pemerintah
Pemerintah telah menetapkan bahwa skema Pinjaman KUR 2026 tidak mengalami perubahan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Salah satu poin pentingnya adalah suku bunga KUR tetap dipatok 6 persen per tahun dan bersifat flat atau tidak berjenjang.
Kebijakan ini menjadi angin segar bagi UMKM. Sebab, pada tahun-tahun sebelumnya, bunga KUR akan naik jika debitur kembali mengajukan pinjaman setelah melunasi pinjaman pertama. Namun, di tahun 2026, bunga tetap 6 persen meskipun pengajuan dilakukan lebih dari satu kali.
Pinjaman KUR 2026 Bisa Diajukan Berkali-kali
Hal menarik lainnya, Pinjaman KUR 2026 kini bisa diajukan berkali-kali. Pada tahun 2025, pengajuan KUR umumnya dibatasi satu hingga dua kali. Tahun ini, debitur diperbolehkan mengajukan kembali selama usaha yang dijalankan masih aktif, produktif, dan dinilai layak oleh pihak bank.
Dengan kebijakan ini, pelaku UMKM yang ingin mengembangkan usaha, menambah modal, atau memperluas jaringan bisnis memiliki peluang pembiayaan yang lebih besar tanpa harus khawatir bunga meningkat.
Berkas Lama 2025 Belum Tentu Berlaku
Meski pengajuan sudah bisa dilakukan, masyarakat diminta untuk memperhatikan aturan administrasi. Tidak semua bank masih memberlakukan berkas pengajuan dari tahun 2025. Beberapa bank mensyaratkan pemberkasan ulang jika pengajuan dilakukan di tahun 2026.
Bagi pemohon yang sudah pernah menyerahkan dokumen di akhir 2025, disarankan untuk kembali mengonfirmasi ke pihak bank atau marketing KUR. Jika diminta berkas baru, maka pengajuan wajib menggunakan dokumen terbaru sesuai ketentuan 2026.
Perkiraan Waktu Pembukaan Kuota KUR
Menurut informasi yang disampaikan, bank-bank saat ini hanya menunggu kuota resmi dari pemerintah. Diperkirakan, kuota Pinjaman KUR 2026 akan mulai dibuka pada minggu kedua Januari. Karena itu, masyarakat disarankan segera menyiapkan dokumen agar bisa langsung diproses saat kuota tersedia.
Syarat Umum Pengajuan Pinjaman KUR 2026
Untuk bisa mengajukan Pinjaman KUR 2026, terdapat beberapa syarat utama yang perlu dipenuhi, antara lain:
- Memiliki usaha yang sudah berjalan minimal 3 bulan
- Usaha bersifat produktif dan layak dibiayai
- Memiliki identitas diri seperti KTP dan Kartu Keluarga (KK)
- Memiliki surat izin usaha atau legalitas usaha yang bisa dibuat secara online
- NPWP diperlukan jika pengajuan pinjaman di atas nominal tertentu
Cara Mengajukan KUR 2026: Online dan Offline
Pengajuan Pinjaman KUR 2026 dapat dilakukan dengan dua cara. Pertama, secara offline dengan datang langsung ke kantor bank penyalur KUR. Cara ini dinilai lebih aman karena pemohon bisa langsung berkonsultasi dengan petugas bank.
Kedua, secara online melalui website resmi bank. Pemohon cukup mengisi data, kemudian pihak bank akan menghubungi untuk proses lanjutan, termasuk survei usaha.
Dengan skema bunga tetap 6 persen dan peluang pengajuan berulang, Pinjaman KUR 2026 diprediksi tetap menjadi andalan UMKM untuk menopang permodalan usaha di tengah fokus pemerintah pada pertumbuhan sektor produktif.
Editor : Ichaa Melinda Putri