Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Kisah Aureli Moeremans Pada Buku Broken Strings: Dari Pernikahan Paksa, KDRT, hingga Suaranya Menyelamatkan Ribuan Nyawa!

Adinda Putri Sefiana • Selasa, 13 Januari 2026 | 10:50 WIB

Aureli Moeremans memperlihatkan buku Broken Strings, karya autobiografis yang mengungkap perjalanan hidup, luka masa lalu, dan pesan penguatan bagi para penyintas kekerasan.
Aureli Moeremans memperlihatkan buku Broken Strings, karya autobiografis yang mengungkap perjalanan hidup, luka masa lalu, dan pesan penguatan bagi para penyintas kekerasan.

JAKARTA – Nama Aureli Moeremans kini tak lagi hanya dikenal sebagai aktris cantik dan penyanyi berbakat. Lewat buku Broken Strings, Aureli menjelma menjadi suara bagi para penyintas kekerasan yang selama ini bungkam oleh rasa takut dan trauma.

Kisah hidupnya yang penuh luka kini justru menjadi lentera harapan bagi ribuan orang.Buku Broken Strings karya Aureli Moeremans mendadak viral sejak dirilis pada 27 Oktober 2025.

Banyak pembaca buku Broken Strings yang mengaku menemukan kekuatan baru setelah membaca pengakuan jujur sang aktris tentang masa lalu kelam yang selama ini tersembunyi di balik gemerlap dunia hiburan.

Aureli Moeremans, yang memiliki nama lengkap Aureli Alida Mary Moeremans, lahir pada 8 Agustus 1993 di Brussels, Belgia.

Baca Juga: Rapel Gaji Pensiunan 2026 Ramai Dipertanyakan hingga Awal Tahun, PT Taspen Kediri Tegaskan Fakta: Belum Ada Keputusan Pemerintah

Ia merupakan anak pertama dari pasangan John Markeremans dan Sri Sunarti. Bersama adiknya, Jeremy Moeremans, Aureli menghabiskan masa kecilnya di Eropa sebelum akhirnya mengikuti panggilan hatinya ke Indonesia.

Awal Karier Aureli Moeremans di Dunia Hiburan

Keputusan besar diambil Aureli saat usianya baru menginjak 14 tahun. Ia meninggalkan kenyamanan hidup di Belgia dan pindah ke Indonesia demi mengejar mimpi menjadi aktris.

Sebuah langkah berani, mengingat saat itu ia belum sepenuhnya menguasai bahasa Indonesia.

Titik balik karier Aureli Moeremans terjadi pada 2007 ketika ia menjuarai sebuah ajang modeling di Bandung.

Baca Juga: 5 Nama Asing Menguat! Transfer Arema FC BRI Super League 2025-2026 Putaran Kedua, Ada Jepang hingga Portugal

Setahun berselang, ia mendapat peran dalam sinetron Hitam Putih sebagai adik dari aktor Ricky Harun.

Meski harus beradaptasi dengan bahasa dan budaya baru, Aureli mampu membuktikan kualitas aktingnya.

Kariernya terus menanjak. Ia merambah dunia iklan pada 2009, bermain dalam sejumlah film layar lebar, termasuk LDR yang turut melambungkan namanya di industri perfilman nasional.

Baca Juga: Pidato Prabowo Soal Anggaran Pendidikan Viral, TASPEN Tegaskan Belum Ada Kenaikan atau Rapel Gaji Pensiunan 2026

Pernikahan Paksa dan Luka Kekerasan Rumah Tangga

Namun di balik kesuksesan tersebut, Aureli Moeremans menyimpan luka mendalam.Pada usia 18 tahun, ia menikah dengan aktor Robi Tremonti.

Fakta mengejutkan terungkap pada akhir 2013, ketika Aureli mengungkap melalui media sosial bahwa pernikahan tersebut berlangsung secara terpaksa, tidak tercatat secara negara, dan tanpa restu orang tua.

Lebih menyakitkan, Aureli mengaku menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Baca Juga: IHSG Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah, Tembus Level 8.900 Didorong Saham Komoditas dan Energi!

Ia mengalami pemukulan, jambakan rambut, hingga perlakuan tidak manusiawi lainnya. Trauma itu akhirnya membawanya pada perceraian pada 2014.

Bangkit Dan Menemukan Harapan Baru

Pasca perceraian, Aureli Moeremans perlahan bangkit. Ia sempat dikabarkan dekat dengan sejumlah figur publik, hingga akhirnya menemukan kebahagiaan bersama Tyler Bigenho.

Pernikahan mereka yang diumumkan awal 2025 menjadi simbol babak baru dalam hidup Aureli.

Baca Juga: Isu Rapel dan Kenaikan Gaji Pensiunan ASN Viral, TASPEN Tegaskan Hingga Januari 2026 Belum Ada Aturan Resmi Pemerintah

Tak hanya di dunia akting, Aureli juga menyalurkan kecintaannya pada musik. Setelah rencana album yang tertunda sejak 2009, ia akhirnya merilis album Here We Are pada 2019, dengan lagu ciptaannya sendiri yang bernuansa akustik dan personal.

Broken Strings, Suara untuk Para Penyintas

Puncak perjalanan hidup Aureli Moeremans terangkum dalam buku Broken Strings.

Buku ini bukan sekadar autobiografi, melainkan pengakuan jujur tentang luka masa lalu yang selama ini dipendam.

Banyak pembaca mengaku buku tersebut membantu mereka keluar dari jurang keputusasaan.

“Banyak orang bilang buku Broken Strings menyelamatkan hidup mereka,” ungkap Aureli. Pernyataan ini menjadi bukti betapa kuatnya dampak kisah tersebut.

Baca Juga: Viral Klaim Rapel dan Kenaikan Gaji Pensiunan 2026 Cair Januari, TASPEN Tegaskan Belum Ada Keputusan Pemerintah

Namun keberanian itu harus dibayar mahal. Sejak buku tersebut terbit, Aureli menghadapi tekanan, ancaman, hingga fitnah dari sosok yang diduga menjadi latar belakang kisah kelam dalam bukunya.

Meski begitu, Aureli memilih untuk tetap berdiri tegak.

Ia menegaskan bahwa luka masa lalu bukanlah aib, melainkan sumber kekuatan yang bisa menerangi jalan orang lain.

Baca Juga: Saham Goto Naik Tajam di Awal 2026, Investor Asing Serbu Bursa Indonesia: Analisis IHSG, Bumi, dan Dewa

Kini, Aureli Moeremans berkomitmen untuk terus bersuara demi para korban kekerasan, khususnya anak dan remaja.

Perjalanan Aureli adalah bukti bahwa Broken Strings bukan akhir dari segalanya. Justru dari senar yang patah, lahir melodi baru yang lebih kuat dan bermakna.

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#Broken Strings #KDRT artis #Buku Broken Strings #Aureli Moeremans #Kisah Aureli Moeremans