TRENGGALEK NJENGGELEK -Kabar gembira kembali datang bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Memasuki Januari 2026, PKH dan BPNT tahap 4 susulan dilaporkan mulai kembali cair di sejumlah daerah. Saldo bantuan terpantau masuk ke kartu Keluarga Sejahtera (KKS) melalui beberapa bank penyalur, salah satunya Bank BRI.
Berdasarkan update terbaru, pencairan bantuan sosial ini menyasar KPM yang sebelumnya belum menerima bantuan tahap keempat pada akhir 2025. Pemerintah menegaskan bahwa penyaluran bansos dilakukan secara bertahap, sehingga waktu cair antarwilayah dan antarbank bisa berbeda.
Pada pencairan terbaru ini, salah satu KPM dilaporkan menerima saldo Rp875.000 di kartu KKS Bank BRI lama. Bantuan tersebut merupakan bagian dari PKH tahap 4 susulan, yang disesuaikan dengan komponen penerima dalam satu keluarga.
PKH Tahap 4 Susulan Cair Lewat KKS Bank BRI
Masuknya saldo Rp875.000 di KKS Bank BRI menjadi sinyal bahwa proses distribusi PKH tahap 4 susulan masih terus berjalan hingga akhir Januari 2026. Nominal bantuan PKH sendiri memang bervariasi, tergantung kategori penerima seperti ibu hamil, balita, anak sekolah, lansia, hingga penyandang disabilitas.
Pemerintah kembali mengingatkan bahwa tidak semua KPM akan menerima nominal yang sama, karena besaran bantuan PKH ditentukan oleh komponen yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
PIP Anak SD dan SMA Ikut Cair di Aceh dan Medan
Selain PKH dan BPNT, bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) juga dilaporkan ikut cair di beberapa daerah. Untuk wilayah Aceh, bantuan PIP anak SD dilaporkan telah masuk melalui Bank Syariah Indonesia (BSI) dengan nominal Rp225.000.
Sementara itu, bantuan PIP untuk anak SMA juga terpantau cair di wilayah Medan, Sumatera Utara. Pencairan ini menjadi kabar baik bagi keluarga penerima manfaat yang memiliki anak usia sekolah, terutama untuk membantu kebutuhan pendidikan di awal tahun.
BPNT Tahap 4 dan BLT Kesra Masih Berlanjut
Selain PKH, pemerintah juga melanjutkan penyaluran BPNT tahap 4 dengan nominal Rp600.000. Bantuan ini diperuntukkan bagi KPM untuk memenuhi kebutuhan pangan pokok, khususnya bahan makanan bergizi.
Tak hanya itu, BLT Kesra sebesar Rp900.000 juga masuk dalam daftar bantuan yang dilanjutkan pencairannya hingga akhir Januari 2026. Bantuan tambahan ini diharapkan mampu meringankan beban ekonomi masyarakat di tengah kebutuhan rumah tangga yang terus meningkat.
Pemerintah juga memastikan bahwa bantuan pangan non-tunai lainnya seperti beras 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter tetap disalurkan sesuai jadwal kepada KPM yang berhak.
Pencairan Bertahap, KPM Diminta Tidak Panik
Bagi KPM yang hingga kini belum menerima bantuan, pemerintah menegaskan agar masyarakat tidak panik. Belum cairnya bantuan bukan berarti dana hangus atau kembali ke kas negara, melainkan masih dalam proses penyaluran.
Sistem pencairan bansos mengacu pada status transaksi di SIKS-NG, mulai dari SPM hingga SI. Jika status sudah SI, maka bantuan akan segera ditransfer ke kartu KKS masing-masing KPM.
Karena itu, KPM diimbau untuk rutin mengecek saldo KKS melalui ATM, agen bank, atau pendamping sosial di wilayah masing-masing.
Harapan Bansos Cair Merata Hingga Akhir Januari
Dengan terus bergulirnya pencairan PKH dan BPNT tahap 4 susulan, pemerintah berharap seluruh KPM yang berhak dapat segera menerima bantuan secara merata. Bantuan sosial ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di awal tahun 2026.
Bagi KPM yang sudah menerima bantuan, pemerintah mengimbau agar dana digunakan secara bijak sesuai peruntukan.
Editor : Ichaa Melinda Putri