TRENGGALEK NJENGGELEK -Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) resmi memulai pencairan bantuan sosial Program Keluarga Harapan atau PKH 2026 sejak awal Januari. Penyaluran dilakukan secara bertahap melalui bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), dengan skema dan jadwal yang berbeda di setiap bank penyalur.
Informasi pencairan PKH 2026 ini menjadi perhatian jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia. Namun, Kemensos menegaskan agar masyarakat tidak terburu-buru mendatangi mesin ATM atau kantor bank hanya untuk memastikan dana bantuan sudah masuk. Langkah tersebut justru berpotensi menimbulkan antrean panjang, terutama pada masa awal pencairan bansos.
Sebagai solusi yang lebih aman, efisien, dan hemat biaya, KPM disarankan melakukan pengecekan saldo secara mandiri melalui aplikasi mobile banking resmi di ponsel masing-masing. Cara ini dinilai efektif untuk memantau dana PKH tanpa harus keluar rumah.
Pencairan PKH 2026 Dilakukan Bertahap
Berdasarkan jadwal yang dirilis Kemensos, pencairan PKH tahap awal 2026 telah bergulir sejak pekan pertama Januari. Meski demikian, tidak semua KPM menerima bantuan secara bersamaan. Proses distribusi disesuaikan dengan mekanisme masing-masing bank penyalur serta kesiapan data penerima.
Kemensos juga mengingatkan bahwa keterlambatan dana masuk bukan berarti hak KPM hangus. Penyaluran dilakukan bertahap dan berurutan, sehingga masyarakat diminta tetap tenang dan rutin memantau saldo rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
Imbauan Kemensos: Jangan Panik dan Hindari Antrean
Setiap awal pencairan bansos, antrean panjang di ATM kerap tak terhindarkan. Kondisi ini bukan hanya menyita waktu, tetapi juga berisiko bagi kelompok rentan, seperti lansia dan ibu hamil yang termasuk dalam kategori penerima PKH.
Karena itu, Kemensos menekankan pentingnya pemanfaatan layanan digital perbankan. Dengan mobile banking, KPM dapat memastikan apakah dana PKH 2026 sudah masuk tanpa harus datang langsung ke bank.
Cara Cek Saldo PKH 2026 via BRIMO BRI
Bagi KPM yang menerima bantuan melalui Bank Rakyat Indonesia (BRI), pengecekan saldo dapat dilakukan menggunakan aplikasi BRIMO. Aplikasi ini dikenal stabil dan mudah digunakan.
Langkah-langkahnya sebagai berikut:
- Buka aplikasi BRIMO di ponsel dan login menggunakan username serta PIN, atau fitur sidik jari dan Face ID.
- Pilih menu rekening, pastikan rekening KKS sudah terhubung.
- Klik ikon mata untuk menampilkan nominal saldo.
- Masuk ke menu mutasi rekening untuk melihat detail transaksi.
- Pastikan terdapat keterangan atau kode transaksi bansos PKH.
Jika dana sudah masuk, KPM dapat menentukan waktu penarikan yang lebih aman tanpa harus berdesakan.
Cara Cek Saldo PKH 2026 via Livin’ by Mandiri
Sementara itu, KPM yang menggunakan Bank Mandiri dapat memanfaatkan aplikasi Livin’ by Mandiri. Aplikasi ini menampilkan detail transaksi secara rinci, termasuk identitas pengirim dana.
Berikut langkah-langkahnya:
- Login ke aplikasi Livin’ by Mandiri.
- Pada halaman utama, pilih menu tabungan atau deposito.
- Klik rekening KKS yang terdaftar.
- Periksa saldo aktif yang tersedia.
- Buka riwayat transaksi untuk melihat detail dana masuk PKH 2026.
Dengan fitur ini, KPM bisa memastikan status pencairan tanpa perlu mendatangi ATM.
Tips Aman Setelah Dana PKH 2026 Cair
Kemensos juga mengingatkan KPM agar tetap waspada terhadap potensi penipuan. Jangan mudah percaya pada pesan atau telepon yang mengatasnamakan petugas bansos dan meminta data pribadi. Seluruh informasi resmi terkait PKH hanya disampaikan melalui kanal pemerintah dan bank penyalur.
Dengan memanfaatkan mobile banking, pencairan PKH 2026 diharapkan berjalan lebih tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh KPM.
Editor : Ichaa Melinda Putri