TRENGGALEK NJENGGELEK-Isu pencairan bantuan sosial kembali ramai diperbincangkan di media sosial. Kali ini, beredar kabar adanya bantuan sembako senilai Rp600 ribu yang disebut-sebut telah cair di Kartu KKS Bank BSI, khususnya di wilayah Aceh. Namun setelah ditelusuri, informasi tersebut dipastikan tidak valid.
Kabar tersebut mencuat dari sejumlah unggahan di grup media sosial yang menampilkan foto bukti saldo KKS dengan nominal Rp600 ribu. Unggahan itu kemudian diklaim sebagai pencairan bantuan sembako terbaru. Padahal, hingga 22 Januari 2026, pemerintah belum melakukan pencairan PKH maupun BPNT tahap 1 tahun 2026.
Cek Saldo Masih Stagnan
Berdasarkan pantauan dan laporan sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM), hasil cek saldo KKS per 22 Januari 2026 masih menunjukkan kondisi yang sama, yakni saldo mengendap sekitar Rp6.000. Tidak ada pergerakan signifikan baik untuk PKH maupun BPNT tahap 1.
Hal ini menandakan bahwa proses pencairan bantuan sosial tahun 2026 masih berada pada tahap masa peralihan dan persiapan, termasuk verifikasi dan pemutakhiran data penerima.
“Belum ada perubahan di sistem, baik di cek KKS maupun di aplikasi resmi bansos. Artinya, pencairan PKH BPNT tahap 1 2026 memang belum dimulai,” disampaikan dalam update kanal informasi bansos.
Indikasi Hoaks Bantuan Rp600 Ribu
Terkait klaim bantuan sembako Rp600 ribu yang disebut cair di Aceh, terdapat sejumlah kejanggalan yang mengindikasikan informasi tersebut tidak benar. Salah satunya adalah foto bukti saldo yang sama namun disebarkan oleh akun dan grup yang berbeda.
Jika pencairan benar-benar terjadi, seharusnya muncul banyak bukti transaksi dengan tampilan dan nominal yang beragam. Fakta bahwa hanya satu bukti saldo yang berulang kali dibagikan justru memperkuat dugaan bahwa informasi tersebut adalah bukti lama atau hasil manipulasi.
Masyarakat, khususnya pemegang KKS Bank BSI di wilayah Aceh, diimbau agar tidak mudah percaya dan tidak bolak-balik mengecek saldo karena dapat menimbulkan kebingungan dan risiko kerusakan kartu.
PKH BPNT Tahap 1 2026 Masih Menunggu
Hingga saat ini, sistem masih menampilkan alokasi bantuan sebelumnya, yakni PKH dan BPNT tahap 4 tahun 2025 dengan alokasi Oktober–Desember. Belum ada tanda-tanda atau “hilal” pencairan untuk PKH BPNT tahap 1 2026.
Pemerintah memang telah menyampaikan bahwa pencairan bansos awal tahun akan dilakukan setelah seluruh proses persiapan dan verifikasi rampung. Karena itu, KPM diminta bersabar dan menunggu informasi resmi.
Bantuan Non Tunai Berpotensi Menyusul
Meski PKH dan BPNT tahap 1 belum cair, terdapat peluang bahwa bantuan non tunai akan mulai diproses lebih dulu. Di antaranya adalah bantuan beras 10 kilogram yang direncanakan untuk alokasi beberapa bulan di tahun 2026.
Selain itu, terdapat pula bantuan susulan, seperti bantuan beras 20 kilogram dan minyak goreng yang belum sempat tersalurkan di tahun sebelumnya. Bantuan ini akan diberikan kepada KPM yang masih dinyatakan layak berdasarkan data terbaru.
Imbauan untuk KPM
Pemerintah dan pendamping sosial mengimbau masyarakat agar rutin mengecek status kepesertaan melalui aplikasi Cek Bansos atau bertanya langsung kepada pendamping di wilayah masing-masing, bukan berdasarkan informasi viral yang belum jelas sumbernya.
Dengan demikian, KPM diharapkan tidak terjebak kabar keliru terkait pencairan PKH BPNT tahap 1 2026 dan tetap menunggu pengumuman resmi dari pemerintah.
Editor : Ichaa Melinda Putri