PURWOKERTO - Kawasan wisata Baturaden di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, kembali menjadi pilihan favorit wisatawan untuk menikmati udara sejuk pegunungan sekaligus berburu pemandangan Gunung Slamet. Pada pagi hari, suasana Baturaden terasa lebih syahdu karena cuaca masih cerah dan udara dingin, sehingga panorama gunung tampak lebih jelas dengan warna cahaya matahari yang keemasan.
Dalam video perjalanan wisata, kreator konten mengajak penonton jalan-jalan sejak pukul 06.00 pagi menuju salah satu spot terbaik untuk melihat kemegahan Gunung Slamet di kawasan Baturaden. Lokasinya berada di jalur Jalan Raya Purwokerto–Baturaden, dengan waktu tempuh dari pusat Kota Purwokerto sekitar 20 menit.
Menurutnya, jarak Purwokerto ke Baturaden tergolong dekat dan akses jalannya juga nyaman. Meski rute menanjak, namun tidak ekstrem sehingga masih aman dilalui mobil, sepeda motor, hingga bus besar.
Baturaden Punya Banyak Wisata Alam, Dijuluki “Seribu Air Terjun”
Selain panorama gunung, kawasan Baturaden dikenal memiliki banyak pilihan tempat wisata alam. Kreator menyebut, daerah ini bahkan kerap dijuluki sebagai kawasan dengan “seribu air terjun” karena banyaknya curug yang bisa ditemukan.
Air terjun di Baturaden dinilai menarik karena sumber airnya berasal langsung dari pegunungan, sehingga airnya cenderung jernih, dingin, dan menyegarkan. Bahkan, ada air terjun yang lokasinya tidak jauh dari Terminal Baturaden sehingga wisatawan tidak perlu menempuh perjalanan jauh untuk menikmatinya.
Di sepanjang perjalanan, beberapa titik wisata juga terlihat seperti Alas Pitu dan Curug Pinang yang berada di pinggir jalan. Meski debit air Curug Pinang tidak terlalu besar saat direkam, namun airnya tampak jernih dan cocok untuk wisata singkat.
Akses Transportasi Umum: Bisa Naik Trans Banyumas
Bagi wisatawan yang tidak membawa kendaraan pribadi, akses menuju Baturaden juga terbilang mudah. Kreator menjelaskan bahwa pengunjung dapat menggunakan Trans Banyumas hingga turun di Terminal Baturaden.
Di kawasan ini juga tersedia banyak penginapan dan hotel, sehingga cocok untuk wisata keluarga maupun pelancong yang ingin menginap dan menikmati suasana pagi yang sejuk.
Menuju Spot View Gunung Slamet: Bukit Tritung
Setelah melewati Terminal Baturaden, perjalanan dilanjutkan ke arah kanan dari perempatan, karena jalur lurus mengarah ke Lokawisata Baturaden. Di jalur kanan tersebut terdapat beberapa destinasi lain seperti taman botani, hutan pinus Limpakuwus, serta Pancuran Pitu atau Pancuran Tujuh.
Kreator kemudian tiba di lokasi tujuan utama, yaitu Bukit Tritung, yang disebut sebagai spot terbaik untuk melihat view Gunung Slamet dari arah Purwokerto.
Di pintu masuk Bukit Tritung, kreator sempat bertanya kepada petugas terkait harga tiket dan fasilitas yang tersedia. Petugas menyampaikan bahwa tiket masuk Bukit Tritung sebesar Rp10.000 per orang.
Bukit Tritung menyediakan area camping ground serta beberapa titik view yang bisa dinikmati wisatawan. Menurut petugas, pengunjung bisa memilih area untuk melihat pemandangan gunung maupun pemandangan kota.
Harga Camping di Bukit Tritung: Bisa Sewa Tenda atau Bawa Sendiri
Selain tiket masuk, Bukit Tritung juga menawarkan fasilitas camping dengan beberapa pilihan biaya. Petugas menjelaskan, jika wisatawan ingin camping dengan sewa tenda dari lokasi, tersedia paket sewa tenda dengan harga Rp180.000.
Sementara untuk area camping yang menghadap view kota, disebutkan biaya sewa tenda sekitar Rp110.000. Jika wisatawan membawa tenda sendiri, biaya sewa tempatnya lebih murah, yakni Rp80.000 untuk area view kota, dan sekitar Rp30.000 untuk area lainnya.
Petugas juga menyebut jarak dari pintu masuk menuju area parkir atas sekitar 200 meter, dan dari area parkir tersebut pengunjung bisa menikmati view Gunung Slamet.
Panorama Gunung Slamet dan Kota Purwokerto dari Ketinggian
Setibanya di camping ground, kreator memperlihatkan area parkir yang cukup luas dan memadai. Dari lokasi tersebut, wisatawan dapat menikmati pemandangan langsung ke arah vegetasi hutan, hamparan alam pegunungan, serta panorama Gunung Slamet yang terlihat megah.
Selain itu, dari beberapa titik, pengunjung juga dapat melihat view Kota Purwokerto dari ketinggian, sehingga tempat ini cocok untuk santai, olahraga pagi, hingga foto-foto.
Di akhir video, kreator mengajak wisatawan yang berkunjung ke Purwokerto untuk menyempatkan datang ke Bukit Tritung pada pagi hari agar pemandangannya lebih maksimal, dengan udara yang masih bersih dan sejuk.
Editor : Natasha Eka Safrina