Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Wisata Gunung Banyak Batu Malang Makin Viral! View 360 Derajat, Spot Paralayang hingga Taman Langit Bak Negeri Dongeng, Cuma Jalan 10 Menit

Natasha Eka Safrina • Senin, 2 Februari 2026 | 18:32 WIB

Wisata Gunung Banyak Batu Malang viral! Ada spot paralayang, view 360 derajat, Taman Langit bak negeri dongeng. Cek rutenya!
Wisata Gunung Banyak Batu Malang viral! Ada spot paralayang, view 360 derajat, Taman Langit bak negeri dongeng. Cek rutenya!

BATU - Wisata Gunung Banyak Batu Malang kembali jadi perbincangan warganet karena menawarkan pemandangan pegunungan yang luas, udara dingin khas dataran tinggi, hingga spot foto estetik yang cocok untuk semua kalangan. Kawasan wisata di perbatasan Pujon (Kabupaten Malang) dan Kota Batu ini dikenal sebagai salah satu lokasi terbaik untuk menikmati lanskap alam Jawa Timur dari ketinggian, tanpa harus mendaki gunung.

Dalam video virtual tour yang ramai ditonton, kreator memperlihatkan pengalaman blusukan di Wisata Gunung Banyak Batu Malang, mulai dari area take off paralayang hingga taman tematik yang sering disebut mirip “negeri dongeng”. Tak heran, tempat ini jadi favorit wisatawan yang ingin healing, ngonten, atau sekadar menikmati sunrise dan sunset dari atas bukit.

Menariknya, Wisata Gunung Banyak Batu Malang awalnya populer sebagai landasan take off paralayang (paragliding). Namun kini, banyak wisatawan datang bukan untuk terbang, melainkan untuk menikmati view kabut, hamparan pemukiman Kota Batu, hingga deretan pegunungan yang mengelilingi kawasan ini.

Baca Juga: Gunung di Jawa Timur Lengkap dengan Lokasi dan Ketinggian: Ada Semeru 3.676 Mdpl hingga Raung 3.204 Mdpl, Kamu Sudah Pernah Naik yang Mana?

Area Take Off Paralayang Masih Aktif, View-nya Bikin Betah

Kreator menyebut aktivitas paralayang di Gunung Banyak masih berjalan hingga sekarang. Hanya saja, karena datang terlalu pagi, belum terlihat ada atlet paralayang yang mulai take off. Meski begitu, suasana di area ini tetap ramai karena banyak pengunjung yang sedang membuat konten.

Dari titik take off, pengunjung bisa menikmati pemandangan 360 derajat. Di satu sisi terlihat lautan kabut, sementara sisi lainnya memperlihatkan pemukiman padat Kota Batu dan Kabupaten Malang dari kejauhan. Ada pula alat penunjuk arah angin yang biasa dipakai untuk memastikan kondisi terbang aman.

Pemandangan yang paling menarik disebut datang dari sisi tenggara. Dari arah ini, terlihat siluet deretan gunung, termasuk panorama yang mengarah ke kawasan Tengger dan Gunung Semeru. Saat cuaca cerah, lanskapnya terlihat lebih tegas, sedangkan saat berkabut justru terasa lebih dramatis dan sinematik.

Tak hanya itu, dari sisi selatan, pengunjung bisa melihat deretan Gunung Kawi, Panderman, dan Butak yang kerap menjadi background Kota Batu. Jalur menuju kawasan ini juga terkenal dengan tanjakan dan tikungan tajam, yang disebut kreator sebagai “jalan meliuk-liuk” khas daerah pegunungan.

Baca Juga: 8 Wisata Mojokerto Terbaru 2026 yang Lagi Hits: Ada Pantai di Atas Awan Aone Trawas, Tiket Masuk Mulai Rp5 Ribu!

Sunset dan Malam Hari Jadi Momen Favorit di Gunung Banyak

Selain pagi hari, waktu terbaik menikmati Gunung Banyak disebut saat sunset dan malam hari. Dari atas bukit, lampu-lampu pemukiman Kota Batu terlihat menyala seperti hamparan bintang, membuat suasana jadi romantis dan cocok untuk pasangan maupun keluarga.

Di area sekitar, terlihat pula beberapa titik terkenal seperti kawasan Songgoriti yang dikenal sebagai pusat vila di Batu. Pengunjung juga bisa melihat hamparan sawah sayuran khas dataran tinggi yang menambah kesan hijau dan sejuk.

Sementara itu, akses menuju paralayang melewati jalur yang dikenal sebagai Jalan Payung, dengan pemandangan hutan pinus yang masih rapat dan rimbun. Dari atas, hamparan pinus terlihat asri, memberi nuansa alam yang kuat.

Taman Langit Gunung Banyak, Cuma 10 Menit dari Paralayang

Setelah puas menikmati area paralayang, perjalanan dilanjutkan menuju Taman Langit. Lokasinya tidak jauh, hanya sekitar 10 menit berjalan kaki dari titik take off. Sepanjang jalan, pengunjung ditemani suasana bukit yang sejuk dan panorama alam yang menenangkan.

Di Taman Langit, suasana lebih tertata dengan jalur pedestrian dan deretan bunga yang rapi. Kreator menyebut tempat ini cocok untuk foto estetik, terutama saat bunga sedang mekar. Namun pengunjung diingatkan untuk tidak memetik bunga meski sudah membayar tiket masuk.

Taman Langit juga sering disebut terasa seperti negeri dongeng, apalagi saat kabut tipis turun. Kombinasi bunga warna-warni, pepohonan pinus, dan kabut membuat suasana terlihat seperti set film.

Baca Juga: On The Rock Jogja Viral di Gunung Kidul! Baru Soft Opening 19 Desember 2025, HTM Rp40 Ribu Tapi View-nya Disebut Mirip Bali

Ada Kafe, Tribun Mini, hingga Spot Bangunan di Puncak Bukit

Di dalam area wisata, tersedia kafe Taman Langit yang menjual makanan dan minuman halal dengan harga yang disebut cukup terjangkau. Ada pula tribun kecil yang biasa digunakan untuk menikmati live performance musik di panggung.

Kreator kemudian naik ke bagian atas menuju bangunan yang desainnya mirip rumah hutan ala film Amerika. Meski disebut tidak ada aktivitas khusus di dalamnya, bangunan tersebut diduga dimanfaatkan sebagai pos pantau kebakaran kawasan Gunung Banyak.

Di sekitar area itu, pengunjung juga bisa menemukan spot unik seperti patung singa bersayap dan papan nama bangunan “Padokan Lemah Citra”. Dari titik tertinggi, view kembali terbuka luas ke arah bukit-bukit dan bayangan pegunungan.

Bagi wisatawan yang ingin menikmati pemandangan pegunungan tanpa mendaki, Wisata Gunung Banyak Batu Malang bisa jadi pilihan tepat. Mulai paralayang, panorama kabut, hingga Taman Langit yang estetik, semuanya tersedia dalam satu kawasan.

Editor : Natasha Eka Safrina
#taman langit #kota batu #paralayang batu #Pujon Malang