Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

10 Tambang Emas Terbesar di Dunia Terungkap, Grasberg Papua Jadi Andalan Indonesia di Tengah Kontroversi Global

Ingge Nayla Ayu Karina • Selasa, 3 Februari 2026 | 18:35 WIB
10 tambang emas terbesar di dunia terungkap, Grasberg Papua jadi yang terbesar dengan kontribusi besar dan kontroversi global.
10 tambang emas terbesar di dunia terungkap, Grasberg Papua jadi yang terbesar dengan kontribusi besar dan kontroversi global.

 

TRENGGALEK - Sepuluh tambang emas terbesar di dunia menjadi sorotan karena perannya yang sangat besar dalam menopang perekonomian global.

Emas merupakan komoditas yang tak pernah kehilangan pesona dan selalu diburu sebagai aset lindung nilai.

Tak heran jika 10 tambang emas terbesar di dunia mampu menghasilkan pendapatan hingga miliaran dolar AS setiap tahun.

Baca Juga: IHSG Trading Halt Pagi Ini! Anjlok 8 Persen ke Level Psikologis, Kini Bursa Efek Indonesia Bekukan Perdagangan Saham

Permintaan emas dunia yang terus meningkat membuat aktivitas pertambangan emas semakin masif.

Di balik keuntungan ekonomi yang besar, tambang emas juga kerap memicu kontroversi lingkungan dan sosial.

Berikut daftar 10 tambang emas terbesar di dunia berdasarkan data industri pertambangan global.

 

Grasberg Papua, Tambang Emas Terbesar di Dunia

Tambang emas Grasberg yang berada di dataran tinggi Papua, Indonesia, menempati peringkat pertama.

Grasberg merupakan tambang emas terbesar di dunia sekaligus tambang tembaga terbesar ketiga di dunia.

Tambang ini dioperasikan oleh PT Freeport Indonesia, perusahaan patungan antara Freeport McMoRan dan pemerintah Indonesia.

 

Grasberg ditemukan pada 1930-an dan mulai beroperasi secara intensif pada 1960-an.

Tambang ini menghasilkan pendapatan sekitar 2 miliar dolar AS per tahun dan mempekerjakan sekitar 30 ribu pekerja.

Namun, Grasberg juga menuai kritik terkait isu lingkungan dan dugaan pelanggaran hak asasi manusia.

 

Muruntau Uzbekistan dan Carlin Trend Amerika Serikat

Tambang emas terbesar kedua di dunia adalah Muruntau yang terletak di Gurun Kyzylkum, Uzbekistan.

Tambang terbuka raksasa ini memiliki cadangan emas sekitar 2.020 ton dan menghasilkan lebih dari 56 ton emas per tahun.

Muruntau menjadi tulang punggung ekonomi Uzbekistan meski berdampak besar terhadap lingkungan.

 

Sementara itu, Carlin Trend di Nevada, Amerika Serikat, menempati posisi ketiga.

Tambang ini telah beroperasi sejak 1965 dan dikelola oleh Nevada Gold Mines.

Carlin Trend dikenal sebagai penghasil emas kadar rendah dengan cadangan sangat besar.

 

Olimpiada Rusia dan Boddington Australia

Tambang Olimpiada di Rusia menjadi salah satu tambang emas terbesar di dunia dengan cadangan sekitar 34 ribu ton bijih emas.

Tambang ini telah memproduksi ribuan ton emas sejak dibuka pada 1980.

Meski menguntungkan, Olimpiada juga kerap dikritik akibat kondisi kerja dan pencemaran lingkungan.

 

Di Australia Barat, tambang Boddington menjadi tambang emas dan tembaga terbesar di negara tersebut.

Tambang ini menghasilkan lebih dari 21 ton emas per tahun dan menjadi penyumbang royalti besar bagi pemerintah daerah.

 

Kibali, Detour Lake, dan Cortez

Tambang emas Kibali di Republik Demokratik Kongo masuk dalam daftar 10 tambang emas terbesar di dunia.

Tambang ini mulai berproduksi pada 2013 dan mempekerjakan lebih dari 10 ribu orang.

Meski berdampak positif bagi ekonomi lokal, isu pencemaran lingkungan masih menjadi perhatian.

 

Detour Lake di Kanada juga menjadi tambang emas raksasa dengan umur operasi panjang.

Tambang ini memproduksi emas sejak 2013 dan diperkirakan beroperasi hingga 20 tahun ke depan.

 

Cortez Gold Mine di Nevada, Amerika Serikat, telah beroperasi sejak 1968.

Tambang ini menjadi salah satu sumber pendapatan pajak utama bagi negara bagian Nevada.

 

Pueblo Viejo dan Lihir

Pueblo Viejo di Republik Dominika merupakan tambang emas terbesar di Amerika Latin.

Tambang ini beroperasi sejak 2012 dan menjadi sumber investasi asing terbesar di negara tersebut.

 

Sementara itu, tambang emas Lihir di Papua Nugini menutup daftar 10 tambang emas terbesar di dunia.

Tambang ini mulai beroperasi pada 1997 dan mempekerjakan lebih dari 4 ribu orang.

Meski memberikan kontribusi ekonomi besar, dampak lingkungan tetap menjadi tantangan utama.

Baca Juga: Kumpulan Bencana Alam Mengerikan Sepanjang Sejarah Dunia: Dari Letusan Tambora hingga Tsunami Aceh yang Menewaskan Ratusan Ribu Orang

Antara Keuntungan dan Tantangan

Keberadaan 10 tambang emas terbesar di dunia menunjukkan betapa strategisnya komoditas emas.

Namun, tantangan lingkungan dan sosial masih menjadi pekerjaan rumah besar.

Ke depan, keseimbangan antara keuntungan ekonomi dan keberlanjutan menjadi kunci masa depan industri emas global.

Editor : Ingge Nayla Ayu Karina
#10 Tambang Emas Terbesar di Dunia #Industri Pertambangan Emas #tambang emas Grasberg Papua #freeport indonesia #Cadangan Emas Dunia