TRENGGALEK - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika kembali merilis prakiraan cuaca BMKG 9 Februari 2026 yang menunjukkan potensi cuaca signifikan di berbagai wilayah Indonesia.
Meski siklon tropis Michel dilaporkan menjauh dari wilayah Indonesia, potensi hujan lebat hingga sangat lebat masih perlu diwaspadai masyarakat.
Dalam laporan cuaca terbarunya, prakiraan cuaca BMKG 9 Februari 2026 disusun berdasarkan pemantauan dinamika atmosfer terkini.
BMKG menegaskan bahwa sejumlah sistem atmosfer lain masih aktif dan berpengaruh terhadap pembentukan awan hujan di Indonesia.
BMKG menjelaskan bahwa siklon tropis Michel terpantau berada di perairan barat Australia bagian barat.
Sistem tersebut terus bergerak ke arah barat daya dan selatan sehingga tidak lagi memberikan dampak signifikan terhadap atmosfer Indonesia.
Pola Siklonik dan Konvergensi Masih Aktif
Meskipun siklon tropis menjauh, BMKG mencatat adanya pola siklonik yang diprediksi terbentuk di Laut Cina Selatan utara Pulau Kalimantan.
Selain itu, sistem serupa juga terpantau di perairan barat Aceh serta Samudra Hindia barat Lampung.
Pola siklonik tersebut memicu terbentuknya daerah konvergensi di sejumlah wilayah.
BMKG menyebut daerah konvergensi terpantau di Laut Natuna, pesisir barat Aceh, Samudra Hindia barat Bengkulu, dan Lampung.
Kondisi ini mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar siklon tropis, bibit siklon, serta daerah tekanan rendah.
Pertumbuhan awan hujan juga berpotensi terjadi di sepanjang jalur konvergensi dan konfluensi angin.
Wilayah Waspada Hujan Lebat hingga Sangat Lebat
BMKG mengingatkan bahwa kombinasi dinamika atmosfer tersebut menyebabkan potensi cuaca cukup signifikan di beberapa wilayah Indonesia.
Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat.
Wilayah yang perlu diwaspadai meliputi Banten dan Jawa Barat.
Selain itu, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur juga berpotensi mengalami hujan dengan intensitas tinggi.
BMKG juga menetapkan Kalimantan Selatan dan Papua Selatan sebagai wilayah yang berpotensi terdampak hujan lebat.
Sementara itu, wilayah lain masuk dalam kategori hujan sedang hingga lebat.
Prakiraan Cuaca Kota-Kota Besar Indonesia
Untuk wilayah barat Indonesia, BMKG memperkirakan potensi hujan petir di Padang, Bandar Lampung, Yogyakarta, Banjarmasin, dan Tanjung Selor.
Hujan dengan intensitas sedang diprakirakan terjadi di Serang, Bandung, dan Semarang.
BMKG juga memprakirakan hujan ringan di sejumlah kota besar.
Wilayah tersebut meliputi Medan, Pekanbaru, Bengkulu, Jambi, Palembang, Jakarta, Samarinda, Palangkaraya, dan Surabaya.
Selain hujan, kondisi berawan tebal berpotensi terjadi di Tanjung Pinang, Pangkal Pinang, dan Pontianak.
BMKG juga mencatat adanya potensi udara kabur di wilayah Banda Aceh.
Cuaca Wilayah Indonesia Timur
Untuk wilayah timur Indonesia, BMKG memperkirakan hujan dengan intensitas sedang di Nabire dan Merauke.
Sementara itu, hujan ringan diprakirakan terjadi di Denpasar, Mataram, dan Kupang.
BMKG juga menyebut seluruh wilayah Sulawesi berpotensi mengalami hujan ringan.
Kondisi serupa diperkirakan terjadi di Ambon, Ternate, Sorong, Manokwari, Jayapura, dan Jayawijaya.
Imbauan BMKG kepada Masyarakat
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan cuaca harian.
Informasi cuaca terbaru dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti dinamika atmosfer.
Masyarakat yang tinggal di wilayah rawan banjir dan longsor diminta meningkatkan kesiapsiagaan.
Langkah antisipasi dini diharapkan dapat mengurangi risiko bencana hidrometeorologi.
BMKG juga mengingatkan agar masyarakat hanya mengakses informasi cuaca dari sumber resmi.
Informasi terkini dapat diperoleh melalui situs bmkg.go.id dan media sosial resmi @infobmkg.
Editor : Ingge Nayla Ayu Karina