Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Kini Festival Imlek 2026 di Bundaran HI Diserbu Ribuan Warga, Barongsai hingga LED Show Bikin Jakarta Makin Inklusif

Adinda Putri Sefiana • Senin, 16 Februari 2026 | 11:00 WIB

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta, menyaksikan pertunjukan barongsai dan LED show dalam kemeriahan Festival Imlek 2026, Jumat (14/2) malam.
Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta, menyaksikan pertunjukan barongsai dan LED show dalam kemeriahan Festival Imlek 2026, Jumat (14/2) malam.

JAKARTA – Festival Imlek 2026 di Bundaran HI Jakarta berlangsung meriah dan menyedot perhatian ribuan warga. Sejak sore hari, masyarakat sudah memadati kawasan ikonik ibu kota tersebut untuk menyambut Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang digelar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Pagelaran Festival Imlek 2026 di Bundaran HI ini berlangsung selama lima hari, mulai 13 hingga 17 Februari 2026.

Antusiasme warga terlihat jelas bahkan dua jam sebelum acara dimulai. Sekitar pukul 17.00 WIB, jalur pedestrian dan sekeliling Bundaran Hotel Indonesia sudah dipenuhi pengunjung yang ingin mendapatkan posisi terbaik untuk menyaksikan pertunjukan.

Kemeriahan Festival Imlek 2026 di Bundaran HI semakin terasa ketika alunan lagu-lagu Mandarin mulai diputar sejak pukul 19.00 WIB.

Baca Juga: Datangkan 2 T50i dari Korea Selatan,Kini TNI AU Perkuat Pertahanan Udara Usai Terima 3 Rafale Prancis

Suasana malam di pusat Jakarta itu berubah menjadi panggung budaya yang memadukan tradisi Tionghoa dengan semangat keberagaman ibu kota.

Pantauan di lokasi menunjukkan warga dari berbagai kalangan hadir, mulai dari keluarga, anak muda, hingga wisatawan domestik. Mereka terlihat mengabadikan momen dengan ponsel, menikmati hiburan, dan berbaur tanpa sekat.

Bundaran HI yang selama ini identik dengan pusat bisnis dan kawasan perkantoran, malam itu disulap menjadi ruang publik yang hangat dan penuh warna.

Baca Juga: THR 2026 Pensiunan PNS Diperkirakan Cair 11 Maret, Taspen Tegaskan Kenaikan Gaji 16 Persen dan Isu Pesangon Tidak Benar

Lampu-lampu kota berpadu dengan dekorasi khas Imlek, menciptakan atmosfer perayaan yang kental namun tetap modern.

Tak sedikit warga yang datang lebih awal demi menghindari kepadatan dan memastikan bisa menyaksikan setiap rangkaian acara.

Kehadiran masyarakat dalam jumlah besar ini menjadi bukti bahwa perayaan Imlek kini menjadi bagian dari perayaan budaya bersama di Jakarta.

Baca Juga: Skandal Laut Cina Selatan: Kapal China Masuk Perairan Malaysia Sejak 2013, DPR Usul Pakai Kapal Rongsok Jadi “Orang-Orang Sawah” Lau

Barongsai dan Lion Dance jadi magnet utama ,salah satu penampilan yang paling dinantikan dalam Festival Imlek 2026 adalah pertunjukan barongsai dan lion dance.

Atraksi tersebut sukses memukau penonton dengan gerakan lincah, iringan musik tabuhan yang enerjik, serta kostum berwarna merah dan emas yang identik dengan simbol keberuntungan.

Sorak sorai penonton terdengar setiap kali barongsai melakukan atraksi akrobatik. Anak-anak terlihat paling antusias, menunjuk ke arah panggung dan bertepuk tangan mengikuti irama.

Selain itu, panitia juga menghadirkan pertunjukan LED show yang menambah kesan spektakuler. Permainan cahaya yang dipadukan dengan teknologi modern membuat perayaan Imlek tahun ini terasa berbeda dan lebih atraktif dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Kombinasi antara tradisi dan teknologi tersebut memperkuat citra Jakarta sebagai kota global yang tetap menghargai akar budaya.

Baca Juga: Hari Pers Nasional 2026 Dipusatkan di Banten, Usung Tema Pers Sehat Ekonomi Berdaulat Bangsa Kuat

Penyelenggaraan Festival Imlek 2026 di ruang publik seperti Bundaran HI menjadi simbol kuat keberagaman Jakarta. Perayaan ini bukan hanya milik satu komunitas, melainkan menjadi milik seluruh warga ibu kota.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menegaskan komitmennya untuk menjadikan Jakarta sebagai kota yang inklusif dan multikultural.

Melalui pagelaran seperti ini, ruang publik dimanfaatkan sebagai wadah ekspresi budaya sekaligus mempererat persatuan.

Momentum Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili ini juga menjadi refleksi tentang pentingnya toleransi dan kebersamaan.

Di tengah hiruk-pikuk kota metropolitan, masyarakat dapat berkumpul, merayakan, dan menikmati hiburan bersama tanpa memandang latar belakang.

Baca Juga: Presiden Prabowo Buka Sikap Soal BOP PBB, Diskusi Terbuka Ungkap Risiko Besar hingga Opsi Indonesia Keluar demi Palestina Merdeka

Perayaan ini sekaligus menunjukkan bahwa Jakarta tidak hanya menjadi pusat ekonomi dan pemerintahan, tetapi juga pusat kebudayaan yang dinamis.

Dengan antusiasme tinggi dari masyarakat, Festival Imlek 2026 di Bundaran HI diprediksi akan terus menjadi agenda tahunan yang dinanti.

Selain berdampak pada penguatan harmoni sosial, acara ini juga berpotensi meningkatkan daya tarik wisata kota.

Perpaduan tradisi, hiburan modern, dan semangat inklusivitas menjadikan perayaan Imlek tahun ini bukan sekadar festival, tetapi juga pernyataan bahwa Jakarta adalah rumah bagi semua. (*)

Editor : Adinda Putri Sefiana
#Pemprov DKI Jakarta #Barongsai Jakarta #mlek 2577 Kongzili #Festival Imlek 2026 #bundaran hi