TRENGGALEK NJENGGELEK - Kawasan Braga Bandung kembali dipadati wisatawan selama libur panjang 2026. Momen libur Imlek dan menjelang Ramadan dimanfaatkan ribuan pelancong untuk menikmati suasana klasik di jantung Kota Kembang tersebut.
Sejak pagi hingga malam hari, kawasan Braga Bandung tak pernah sepi pengunjung. Wisatawan dari berbagai daerah, khususnya Jabodetabek dan luar Kota Bandung, terlihat memadati Jalan Braga untuk berlibur bersama keluarga maupun teman.
Kawasan Braga Bandung memang selalu menjadi primadona setiap musim liburan. Deretan bangunan heritage yang ikonik, wisata kuliner, hingga wahana Bandung Tour on Bus (Bandros) menjadi daya tarik utama yang sulit dilewatkan.
Bangunan Heritage Jadi Spot Foto Favorit
Salah satu magnet utama kawasan Braga Bandung adalah arsitektur bangunan lawas peninggalan kolonial yang masih terawat. Bangunan-bangunan heritage ini menjadi latar favorit wisatawan untuk berswafoto.
Sepanjang Jalan Braga, pengunjung tampak antre untuk mengabadikan momen dengan latar gedung-gedung klasik. Tak hanya keluarga, kalangan anak muda juga mendominasi area tersebut untuk berburu konten media sosial.
Suasana malam hari pun tak kalah ramai. Lampu-lampu kota yang menyala menambah kesan estetik kawasan Braga, membuatnya semakin menarik untuk dijelajahi.
Menurut pantauan di lapangan, kepadatan wisatawan diperkirakan masih akan terus terjadi hingga Selasa mendatang, seiring berakhirnya masa libur panjang.
Baca Juga: Bolehkah Orang Kristen Merayakan Imlek? Ini Penjelasan Lengkap Makna Imlek dalam Perspektif Kristen
Bandros Jadi Primadona Wisata
Selain berburu foto, wisatawan juga memanfaatkan layanan Bandung Tour on Bus atau Bandros. Bus wisata berwarna mencolok ini menjadi pilihan favorit untuk berkeliling Kota Bandung dengan nyaman.
Bandros menawarkan pengalaman city tour melewati sejumlah titik ikonik, termasuk kawasan Asia Afrika dan pusat kota lainnya. Tak heran jika antrean penumpang terlihat di sejumlah titik pemberhentian.
Bagi wisatawan luar kota, Bandros menjadi solusi praktis untuk mengenal Bandung lebih dekat tanpa harus repot berkendara sendiri di tengah kepadatan lalu lintas.
Kehadiran Bandros turut mendongkrak daya tarik kawasan Braga Bandung sebagai pusat wisata terpadu, mulai dari sejarah, budaya, hingga rekreasi keluarga.
Wisata Kuliner Turut Diburu
Tak lengkap rasanya berkunjung ke Braga tanpa mencicipi aneka kuliner khas. Sepanjang Jalan Braga, berbagai gerai makanan berjajar menawarkan hidangan khas Jawa Barat hingga kuliner Nusantara.
Wisatawan terlihat menikmati santapan sambil bersantai di trotoar maupun kafe-kafe yang ada di sekitar kawasan. Momentum libur panjang dan libur Imlek membuat tingkat kunjungan meningkat signifikan.
Tak hanya di Braga, kepadatan wisatawan juga terlihat di kawasan Asia Afrika dan Lengkong Kecil yang dikenal sebagai pusat kuliner di Kota Bandung. Arus lalu lintas di sejumlah titik pun terpantau cukup padat akibat lonjakan pengunjung.
Pelaku usaha kuliner mengaku merasakan dampak positif dari meningkatnya jumlah wisatawan. Libur panjang menjadi berkah tersendiri bagi sektor pariwisata dan UMKM di Kota Bandung.
Braga Tetap Jadi Primadona Liburan
Kawasan Braga Bandung memang memiliki daya tarik yang konsisten setiap tahunnya. Kombinasi antara nuansa sejarah, hiburan modern, dan ragam kuliner menjadikannya destinasi favorit lintas generasi.
Momen libur Imlek 2026 dan jelang Ramadan semakin memperkuat posisi Braga sebagai salah satu ikon wisata unggulan Jawa Barat. Pemerintah daerah pun terus berupaya menjaga kenyamanan dan keamanan pengunjung.
Dengan arus wisatawan yang masih tinggi, pengunjung diimbau tetap berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas. Sejumlah petugas juga disiagakan untuk membantu kelancaran mobilitas di sekitar kawasan.
Libur panjang 2026 membuktikan bahwa kawasan Braga Bandung masih menjadi magnet wisata yang tak pernah kehilangan pesonanya. Dari pagi hingga malam, kawasan ini tetap hidup oleh aktivitas wisata, kuliner, dan swafoto yang mewarnai suasana Kota Kembang.
Editor : Axsha Zazhika