Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

PSBS Biak vs Persita: Pelatih Ungkap Kesalahan Fatal, Penalti Disebut Hancurkan Mental Pemain

Izahra Nurrafidah • Selasa, 17 Februari 2026 | 17:40 WIB

PSBS Biak vs Persita: Pelatih Ungkap Kesalahan Fatal, Penalti Disebut Hancurkan Mental Pemain
PSBS Biak vs Persita: Pelatih Ungkap Kesalahan Fatal, Penalti Disebut Hancurkan Mental Pemain

TRENGGALEK - Laga PSBS Biak vs Persita menyisakan kekecewaan mendalam bagi tim tamu. Usai pertandingan, pelatih PSBS Biak secara terbuka mengungkap sejumlah faktor krusial yang menjadi penyebab kegagalan timnya meraih hasil maksimal. Mulai dari absennya beberapa pemain inti, lemahnya konsistensi permainan, hingga keputusan penalti yang dinilai sangat memengaruhi mental bertanding para pemain.

Dalam konferensi pers pascalaga PSBS Biak vs Persita, sang pelatih menegaskan bahwa kondisi skuad yang tidak lengkap menjadi masalah awal. Kehilangan beberapa pemain penting membuat rencana permainan tidak berjalan ideal. Meski demikian, ia menolak menjadikan hal tersebut sebagai satu-satunya alasan kekalahan.

“Yang paling penting adalah konsistensi pemain di lapangan. Dalam situasi apa pun, pemain seharusnya tidak terlalu terbebani masalah di luar permainan,” ujarnya. Ia menekankan bahwa mentalitas bertanding menjadi aspek utama yang harus segera dibenahi oleh PSBS Biak.

Selain mental, masalah penyelesaian akhir kembali menjadi sorotan. Menurutnya, peluang yang tercipta tidak mampu dikonversi menjadi gol tambahan. Koordinasi lini belakang saat menghadapi transisi negatif juga dinilai kurang solid, sehingga memberi celah bagi lawan untuk menekan balik dengan cepat.

Awal Laga Berjalan Sesuai Rencana

Pelatih PSBS Biak mengakui bahwa pada awal pertandingan PSBS Biak vs Persita, rencana tim berjalan cukup baik. Permainan relatif lancar dan timnya bahkan mampu mencetak gol lebih dahulu. Namun keunggulan tersebut tidak bertahan lama karena Persita dengan cepat melakukan penyesuaian taktik.

“Setiap pelatih pasti punya rencana. Kami mencetak gol lebih dulu, lalu Persita melakukan counter taktik. Itu hal yang normal dalam sepak bola,” jelasnya. Ia juga menegaskan bahwa timnya sudah menyiapkan rencana lanjutan untuk babak kedua, termasuk antisipasi perubahan strategi dari lawan.

Namun situasi berubah drastis setelah keputusan penalti yang kontroversial. Meski enggan berkomentar panjang soal keputusan wasit, pelatih PSBS Biak mengakui bahwa momen tersebut sangat memengaruhi psikologis pemainnya.

Penalti Dinilai Mengganggu Fokus Pemain

Dalam laga PSBS Biak vs Persita, penalti tersebut menjadi titik balik pertandingan. Pelatih menyebut keputusan itu “sangat mengganggu pikiran pemain”, sehingga rencana permainan yang sudah disiapkan tidak bisa dijalankan dengan baik di lapangan.

“Ketika mindset pemain sudah terganggu, akan sulit menjalankan rencana sebaik apa pun,” katanya. Ia menambahkan bahwa dalam kondisi tersebut, timnya tetap berusaha bangkit dengan meningkatkan intensitas serangan.

PSBS Biak bahkan memasukkan hingga empat pemain depan demi mengejar gol tambahan. Namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Lini pertahanan Persita tampil disiplin dan mampu mematahkan berbagai serangan yang dilancarkan hingga peluit akhir dibunyikan.

Evaluasi dan Harapan ke Depan

Meski kecewa dengan hasil PSBS Biak vs Persita, sang pelatih tetap mengajak semua pihak untuk bersyukur karena pertandingan berlangsung tanpa insiden berarti. Ia menegaskan bahwa evaluasi akan dilakukan secara menyeluruh, terutama pada aspek mentalitas, finishing, dan koordinasi tim saat kehilangan bola.

Ia juga menyampaikan pesan agar rencana yang disusun oleh pelatih tidak terganggu oleh faktor-faktor di luar teknis permainan. “Silakan dinilai sendiri,” ucapnya singkat, merujuk pada keputusan-keputusan krusial yang terjadi di lapangan.

Kekalahan ini menjadi bahan pembelajaran penting bagi PSBS Biak untuk menatap laga berikutnya. Sementara itu, Persita Tangerang kembali menunjukkan kematangan dalam mengelola momentum pertandingan dan memanfaatkan situasi krusial.

Dengan jadwal kompetisi yang masih panjang, duel PSBS Biak vs Persita menjadi pengingat bahwa sepak bola tidak hanya soal taktik, tetapi juga kekuatan mental dan kemampuan menjaga fokus sepanjang 90 menit.

Editor : Izahra Nurrafidah
#psbs biak vs persita tangerang #psbs biak #persita tangerang #liga indonesia #Penalti kontroversial