Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

12 Hal yang Membatalkan Puasa Ramadan, Nomor 7 dan 8 Sering Tak Disadari!

Novica Satya Nadianti • Kamis, 19 Februari 2026 | 12:20 WIB

Ini 12 hal yang membatalkan puasa Ramadan, dari makan sengaja hingga suntikan. Jangan sampai ibadah jadi sia-sia!
Ini 12 hal yang membatalkan puasa Ramadan, dari makan sengaja hingga suntikan. Jangan sampai ibadah jadi sia-sia!

JAKARTA - Mengetahui hal yang membatalkan puasa menjadi bekal penting bagi umat Islam saat menjalankan ibadah Ramadan. Puasa bukan sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga menjaga diri dari berbagai perbuatan yang bisa membuat ibadah menjadi tidak sah atau berkurang pahalanya.

Banyak orang hanya memahami bahwa makan dan minum adalah pembatal puasa. Padahal, ada sejumlah hal yang membatalkan puasa lain yang kerap luput dari perhatian. Karena itu, pemahaman menyeluruh sangat diperlukan agar ibadah tetap sah sesuai tuntunan syariat.

Berikut 12 hal yang membatalkan puasa sebagaimana dijelaskan dalam kajian seputar Ramadan.

1. Makan dan Minum dengan Sengaja

Ini adalah pembatal puasa yang paling mendasar. Jika seseorang dengan sengaja makan atau minum saat waktu puasa masih berlangsung, maka puasanya batal.

Namun, jika hal itu terjadi karena lupa, puasa tetap sah. Syaratnya, sisa makanan atau minuman yang ada di mulut harus segera dikeluarkan dan puasa dilanjutkan hingga waktu berbuka.

2. Muntah

Muntah termasuk hal yang perlu diperhatikan. Dalam penjelasan tersebut, muntah baik disengaja maupun tidak disebut dapat membatalkan puasa. Karena itu, seseorang tidak diperkenankan dengan sengaja memicu muntah atau mengeluarkan sesuatu dari dalam tubuh saat berpuasa.

3. Merokok

Meski bukan makanan atau minuman, merokok tetap termasuk pembatal puasa. Asap rokok yang dihisap masuk ke dalam tubuh dan menimbulkan rasa di lidah, sehingga dianggap memasukkan sesuatu ke dalam tubuh saat berpuasa.

4. Haid dan Nifas

Perempuan yang mengalami haid atau nifas tidak diwajibkan berpuasa. Jika kondisi tersebut terjadi saat sedang berpuasa, maka puasanya batal dan wajib diganti di hari lain setelah Ramadan.

Tubuh dalam kondisi suci menjadi salah satu syarat sah puasa, sehingga haid dan nifas termasuk penghalang ibadah ini.

5. Gila atau Hilang Akal

Orang yang kehilangan akal atau mengalami gangguan mental tidak diwajibkan berpuasa. Jika seseorang tiba-tiba hilang kesadaran atau akalnya saat berpuasa, maka puasanya dinyatakan batal.

Akal sehat merupakan syarat sah ibadah, termasuk dalam menjalankan puasa Ramadan.

6. Bekam

Bekam adalah metode pengobatan dengan mengeluarkan darah yang mengandung toksin dari tubuh. Dalam penjelasan tersebut, mengeluarkan darah saat berpuasa termasuk yang membatalkan puasa.

Karena itu, tindakan medis seperti bekam sebaiknya dilakukan setelah waktu berbuka untuk menghindari batalnya puasa.

7. Suntikan

Suntikan juga disebut sebagai salah satu hal yang membatalkan puasa. Alasannya, cairan atau obat yang disuntikkan masuk ke dalam tubuh dan dapat menghilangkan rasa lapar serta haus.

Hal ini perlu menjadi perhatian bagi mereka yang menjalani terapi medis saat Ramadan.

8. Menelan Dahak

Menelan dahak yang sudah sampai di rongga mulut lalu ditelan kembali dengan sengaja disebut dapat membatalkan puasa menurut sebagian pendapat ulama.

Karena itu, jika dahak sudah keluar ke mulut, sebaiknya dibuang dan tidak ditelan kembali agar puasa tetap sah.

9. Berenang

Pada dasarnya, berenang diperbolehkan saat berpuasa. Namun, risiko air masuk ke dalam tubuh cukup besar. Jika air tertelan dengan sengaja atau karena kelalaian, maka bisa membatalkan puasa.

Untuk menghindari hal tersebut, disarankan berenang setelah waktu berbuka.

10. Murtad

Keluar dari agama Islam atau murtad secara otomatis membatalkan puasa. Keimanan menjadi syarat utama sahnya ibadah.

Karena itu, menjaga akidah dan keyakinan menjadi bagian penting dalam menjalankan ibadah Ramadan.

11. Emosi Berlebihan

Emosi atau marah tidak secara langsung membatalkan puasa. Namun, sikap tersebut dapat mengurangi pahala puasa.

Puasa mengajarkan pengendalian diri. Jika emosi berujung pada tindakan buruk, maka nilai ibadah bisa berkurang bahkan menjadi sia-sia.

12. Memakan Selain Makanan Umum

Segala sesuatu yang masuk ke dalam mulut dan tertelan dengan sengaja dapat membatalkan puasa. Misalnya batu kecil, serpihan makanan, atau obat-obatan.

Intinya, selama berpuasa seseorang tidak diperbolehkan menelan apa pun secara sengaja.

Jaga Puasa dengan Ilmu

Memahami berbagai hal yang membatalkan puasa membantu umat Islam menjalankan ibadah Ramadan dengan lebih hati-hati. Tidak hanya soal lapar dan haus, tetapi juga menjaga tubuh, akal, dan perilaku.

Dengan bekal pengetahuan yang benar, puasa bisa dijalankan secara maksimal dan penuh kesadaran. Ramadan pun menjadi momen memperkuat ketakwaan sekaligus memperbaiki diri.

Editor : Novica Satya Nadianti
#hukum puasa #Hal yang Membatalkan Puasa