Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Pidato Prabowo di AS Soal Investasi dan Gaza: Teken Perjanjian Dagang, Janji Good Governance hingga Program Makan Gratis

Novica Satya Nadianti • Jumat, 20 Februari 2026 | 13:25 WIB

Pidato Prabowo di AS soal investasi dan Gaza, bahas dagang, makan gratis, dan ajak AS jadi mitra strategis.
Pidato Prabowo di AS soal investasi dan Gaza, bahas dagang, makan gratis, dan ajak AS jadi mitra strategis.

JAKARTA - Pidato Prabowo di AS soal investasi dan Gaza menjadi sorotan setelah Presiden RI itu menegaskan komitmen memperkuat kerja sama ekonomi dengan Amerika Serikat sekaligus mendorong solusi damai untuk Palestina. Dalam forum bersama para pemimpin bisnis Indonesia dan AS, Prabowo menyampaikan agenda besar mulai dari perjanjian dagang, efisiensi anggaran, hingga program makan gratis nasional.

Pidato Prabowo di AS soal investasi dan Gaza disampaikan dalam kunjungan resminya atas undangan Presiden Amerika Serikat. Ia menyebut pertemuan tersebut juga berkaitan dengan pembahasan implementasi gencatan senjata di Gaza dan upaya mencari solusi jangka panjang bagi isu Palestina.

Selain isu geopolitik, fokus utama pidato Prabowo di AS soal investasi dan Gaza adalah penyelesaian perjanjian dagang besar antara Indonesia dan Amerika Serikat. Menurutnya, kesepakatan tersebut akan memberi kepastian pasar, memperluas akses bisnis, serta memperdalam kerja sama ekonomi di kawasan Indo-Pasifik.

Tekankan Stabilitas dan Good Governance

Di hadapan pelaku usaha, Prabowo menegaskan bahwa stabilitas, kepastian hukum, dan tata kelola yang baik merupakan syarat utama menarik investasi asing. Ia menilai tidak ada investor yang mau masuk ke negara dengan situasi penuh ketidakpastian dan lemahnya penegakan hukum.

Prabowo mengakui Indonesia masih menghadapi persoalan korupsi, penyelundupan, hingga aktivitas ekonomi ilegal seperti tambang dan perikanan ilegal. Namun ia menegaskan memilih menghadapi masalah tersebut secara langsung.

Sebagai bagian dari reformasi tata kelola, pemerintah melakukan efisiensi besar-besaran. Dalam beberapa bulan pertama pemerintahannya, Prabowo mengklaim berhasil menghemat sekitar 18 miliar dolar AS dari anggaran negara melalui pemangkasan proyek tidak produktif dan pengeluaran seremonial yang dinilai tidak efisien.

Ia menyoroti kebiasaan belanja besar untuk perayaan dan perjalanan dinas luar negeri yang tidak relevan. Anggaran tersebut kemudian dialihkan untuk program-program yang lebih berdampak langsung kepada rakyat.

Program Makan Gratis dan Dampak Ekonomi

Salah satu kebijakan unggulan yang dipaparkan adalah program makan gratis bagi anak sekolah. Prabowo menyebut kebijakan ini terinspirasi dari praktik di Amerika Serikat dan Eropa, yang telah lama menyediakan program makanan di sekolah sebagai bagian dari sistem kesejahteraan.

Program tersebut digulirkan untuk mengatasi persoalan stunting yang masih dialami sekitar 25 persen anak Indonesia. Prabowo mengaku terkejut saat kampanye menemukan banyak anak usia 10–12 tahun dengan tinggi badan seperti anak usia lima tahun akibat kekurangan gizi.

Menurutnya, anggaran program makan gratis berasal dari realokasi dana hasil efisiensi, bukan dari pemborosan baru. Bahkan, ia mengungkap perwakilan dari Rockefeller Institute datang ke Jakarta untuk mempelajari program tersebut dan menilai setiap 1 dolar yang diinvestasikan berpotensi menghasilkan pengembalian hingga 7 kali lipat, bahkan lebih dalam jangka panjang.

Saat ini, pemerintah telah membangun sekitar 23.000 dapur umum di berbagai desa. Setiap dapur mempekerjakan sekitar 50 orang, mayoritas ibu rumah tangga yang sebelumnya tidak memiliki penghasilan tetap. Dampaknya, terjadi peningkatan permintaan bahan pangan seperti telur, ayam, dan sayuran yang memicu efek pengganda ekonomi di tingkat desa.

Prabowo mengklaim konsumsi domestik pada Januari menjadi yang tertinggi dalam satu dekade terakhir, salah satunya didorong oleh program ini.

Dorong Investasi dan Hilirisasi Mineral

Dalam pidatonya, Prabowo juga menegaskan Indonesia terbuka terhadap investasi Amerika, terutama di sektor mineral kritis, energi terbarukan, kendaraan listrik, dan industri hijau. Ia menyebut Indonesia memiliki cadangan rare earth yang besar dan potensi menjadi basis produksi strategis di kawasan.

Pemerintah juga membentuk sovereign wealth fund nasional yang dipimpin Menteri Investasi untuk mempercepat pembiayaan proyek strategis. Selain itu, proyek waste-to-energy senilai miliaran dolar juga menjadi bagian dari agenda transisi energi.

Prabowo memastikan Indonesia berkomitmen menjaga disiplin fiskal, inflasi rendah, serta memperbaiki infrastruktur seperti pelabuhan, bandara, jalan raya, dan konektivitas digital guna menekan biaya logistik.

Hubungan Historis Indonesia–AS

Di akhir pidato, Prabowo mengingatkan bahwa Amerika Serikat memiliki peran historis dalam mendukung kemerdekaan Indonesia dan membantu pada masa-masa krisis, termasuk melalui program bantuan pangan PL480 pada dekade 1960-an.

Ia berharap hubungan bilateral terus diperkuat dengan prinsip saling menguntungkan. “Win-win,” tegasnya di hadapan para pengusaha, seraya mengajak perusahaan Amerika menjadikan Indonesia bukan hanya pasar, tetapi juga mitra strategis jangka panjang.

Prabowo menutup pidatonya dengan penegasan bahwa kemakmuran hanya bisa dicapai melalui pemerintahan bersih, stabilitas politik, dan kepercayaan rakyat. Ia optimistis Indonesia dan Amerika Serikat dapat tumbuh bersama dalam kerja sama yang lebih erat di masa depan.

 

Editor : Novica Satya Nadianti
#program makan gratis #good governance #investasi AS Indonesia