JAKARTA - Komparasi Tailing GF80L vs Opero Star R3 Lit menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta kendaraan listrik, khususnya segmen sepeda listrik atau moped motor pedal harga Rp9 jutaan. Dua model ini sama-sama menawarkan desain modern, fitur kekinian, serta spesifikasi yang nyaris identik.
Dalam komparasi Tailing GF80L vs Opero Star R3 Lit, perbedaan paling terasa justru ada pada detail desain, fitur tambahan, dan karakter handling. Secara harga pun keduanya terpaut tipis, hanya sekitar Rp400–500 ribu, sehingga pilihan benar-benar kembali ke selera dan kebutuhan pengguna.
Kedua unit yang dibandingkan menggunakan baterai bawaan berjenis lithium 48V 24Ah dengan dinamo 1.000 watt. Artinya, dari sisi tenaga dan performa dasar, keduanya berada di level yang sama. Namun, saat diuji langsung, ada sejumlah perbedaan menarik yang layak disimak.
Desain dan Dimensi: Tailing Lebih Gambot
Tailing GF80L tampil dengan bodi yang lebih besar dan lebar. Jika diukur, lebarnya bahkan selisih sekitar 3 cm dibanding rivalnya. Mengusung konsep adventure, motor ini dilengkapi visor (windscreen) besar serta crash bar yang memberi kesan kokoh.
Velg depan Tailing menggunakan ring 11 dengan ban 90/90, sehingga tampak lebih tinggi dan berisi. Sementara bagian belakang tetap ring 10. Shockbreaker belakang juga sudah adjustable, memungkinkan pengaturan tingkat kekerasan sesuai kebutuhan.
Di sisi lain, Opero Star R3 Lit tampil lebih ringkas dan simpel. Tidak ada visor maupun crash bar bawaan, sehingga tampilannya lebih clean. Velg depan dan belakang sama-sama ring 10 dengan ukuran ban 300/10 yang relatif lebih mudah ditemukan di pasaran.
Untuk penggunaan selap-selip di kemacetan, bodi Opero yang lebih ramping dinilai lebih unggul. Namun bagi penyuka tampilan gagah dan futuristik, Tailing lebih mencuri perhatian.
Fitur dan Teknologi: Selisih Tipis
Dari sisi fitur, keduanya sudah mengusung rem cakram depan-belakang, lampu LED, serta panel instrumen digital. Namun ada satu pembeda yang cukup mencolok: cruise control.
Tailing GF80L sudah dibekali fitur cruise control bawaan yang bisa diaktifkan melalui tombol khusus. Fitur ini berguna saat berkendara jarak menengah agar tangan tidak cepat pegal.
Sebaliknya, Opero Star R3 Lit memang memiliki tombol serupa, tetapi belum difungsikan pada versi standar. Meski demikian, Opero punya keunggulan pada sistem keyless penuh berbasis NFC dan remote tanpa lubang kunci utama di dashboard.
Tailing sendiri menawarkan kombinasi lebih lengkap: bisa menggunakan kunci manual, remote, maupun NFC. Fleksibilitas ini menjadi nilai tambah tersendiri bagi pengguna yang ingin opsi lebih banyak.
Kenyamanan dan Jok: Tailing Lebih Panjang
Bagian jok juga menjadi pembeda signifikan. Jok Tailing GF80L lebih panjang, sehingga relatif nyaman untuk membawa dua hingga tiga orang (dewasa dan anak kecil). Posisi duduknya sedikit lebih rendah.
Opero Star R3 Lit memiliki jok yang lebih pendek namun lebih tinggi. Dari sisi material, sebagian pengguna menilai jok Opero terasa lebih premium. Namun secara kapasitas ruang duduk, Tailing lebih unggul.
Untuk dek kaki, keduanya sama-sama luas dan bisa menempatkan baterai di area bawah dek. Bagasi di bawah jok pun nyaris identik dari segi kapasitas.
Handling dan Upgrade Baterai
Dalam pengujian, unit Opero yang dibandingkan sudah mendapat upgrade baterai 72V 24Ah serta controller aftermarket. Hasilnya, tarikan terasa lebih responsif dan ringan.
Namun saat keduanya sama-sama menggunakan baterai standar 48V 24Ah, karakter berkendara dinilai hampir identik. Posisi riding, kenyamanan handling, hingga respons gas tidak berbeda jauh.
Bobot Opero yang sedikit lebih ringan membuatnya terasa lebih lincah. Sedangkan Tailing memberi kesan stabil berkat bodi lebih besar dan ban depan ring 11.
Harga dan Kesimpulan
Saat ini, Tailing GF80L dipasarkan di kisaran Rp9,9 juta (bahkan ada yang sudah tembus Rp10 jutaan). Sementara Opero Star R3 Lit berada di kisaran Rp9,5 juta.
Dengan selisih harga tipis, perbedaan fitur pun tidak terlalu jauh. Tailing unggul di cruise control, ukuran bodi, visor, crash bar, dan jok lebih panjang. Opero unggul dalam desain ringkas, bobot lebih ringan, serta sistem keyless penuh tanpa kunci konvensional.
Kesimpulannya, komparasi Tailing GF80L vs Opero Star R3 Lit menunjukkan duel yang sangat ketat. Jika menginginkan tampilan gagah dan fitur lebih lengkap, Tailing bisa jadi pilihan. Namun bila mencari sepeda listrik ringkas untuk mobilitas perkotaan dan selap-selip, Opero layak dipertimbangkan.
Pilihan akhirnya kembali ke preferensi masing-masing pengguna.
Editor : Novica Satya Nadianti