JAKARTA - Motor listrik Simple One bikin heboh setelah diklaim mampu menempuh jarak hingga 300 km dalam satu kali pengisian daya. Motor listrik buatan India ini disebut-sebut menjadi salah satu yang terjauh di kelasnya, bahkan mengungguli rata-rata jarak tempuh motor listrik yang beredar saat ini.
Motor listrik Simple One dikembangkan oleh perusahaan rintisan asal India, Simple Energy yang berbasis di Bengaluru. Startup ini memang fokus mengembangkan kendaraan roda dua listrik dengan jarak tempuh panjang dan harga kompetitif.
Dengan klaim jarak tempuh hingga 300 km, Simple One langsung menarik perhatian pasar otomotif. Apalagi, harga yang ditawarkan juga tergolong terjangkau untuk spesifikasi yang dibawa.
Jarak Tempuh Hingga 300 KM, Tergantung Mode Berkendara
Secara teknis, Simple One hadir dengan opsi dua baterai yang dapat dilepas (removable battery). Kedua baterai ini bisa disimpan di bagasi, memberikan fleksibilitas saat pengisian daya.
Dalam kondisi standar, skuter listrik ini mampu menempuh jarak sekitar 203 km. Jika menggunakan mode Eco, jaraknya meningkat menjadi 236 km. Sementara pada mode paling hemat, jarak tempuhnya bisa mencapai 300 km lebih dalam sekali pengisian.
CEO Simple Energy, Suhas Kumar, menyebut bahwa sejak awal pengembangan, pihaknya memang menargetkan jarak tempuh jauh agar pengguna tidak lagi khawatir soal daya jelajah maupun ketersediaan stasiun pengisian.
Dengan tambahan baterai ekstra, pengguna bisa menjangkau lokasi yang sebelumnya sulit dicapai oleh kendaraan listrik roda dua lain di India. Hal ini menjadi nilai jual utama Simple One di tengah persaingan pasar EV yang makin ketat.
Akselerasi Cepat, Top Speed 100 Km/Jam
Tak hanya unggul dalam jarak tempuh, performa Simple One juga cukup impresif. Skuter listrik ini mampu berakselerasi dari 0 hingga 40 km/jam dalam waktu kurang dari 2,95 detik.
Kecepatan maksimumnya diklaim mencapai 100 km/jam. Angka ini tergolong tinggi untuk ukuran skuter listrik, sehingga masih memadai untuk kebutuhan mobilitas dalam kota maupun perjalanan jarak menengah.
Menariknya, tidak disebutkan adanya pembatasan kecepatan ekstrem pada mode tertentu. Artinya, pengguna tetap bisa menikmati performa optimal tanpa harus terlalu khawatir kehilangan tenaga saat berpindah mode berkendara.
Desain Futuristik dan Fitur Modern
Dari sisi tampilan, Simple One mengusung desain futuristik dengan garis bodi tajam dan agresif. Siluetnya ramping serta sporty, menyesuaikan selera anak muda masa kini.
Skuter ini juga menawarkan kapasitas bagasi hingga 30 liter, cukup besar untuk ukuran motor listrik. Ruang penyimpanan ini memudahkan pengguna membawa barang bawaan harian seperti helm atau tas.
Panel instrumen sudah mengusung konsep full digital. Informasi kendaraan ditampilkan secara modern dan mudah dibaca, mulai dari kecepatan, sisa baterai, hingga mode berkendara yang digunakan.
Harga Rp20 Jutaan, Tergolong Kompetitif
Untuk pasar India, Simple One dibanderol sekitar 109.999 Rupee. Jika dikonversi ke rupiah, harganya berada di kisaran Rp20,8 juta.
Dengan jarak tempuh hingga 300 km dan kecepatan maksimal 100 km/jam, banderol tersebut terbilang kompetitif. Apalagi jika dibandingkan dengan motor listrik lain yang rata-rata hanya menawarkan jarak tempuh 60–80 km dalam sekali pengisian.
Kehadiran motor listrik dengan daya jelajah panjang seperti Simple One dinilai menjawab salah satu tantangan utama kendaraan listrik, yakni kekhawatiran soal jarak tempuh dan minimnya infrastruktur pengisian daya.
Jika suatu saat masuk pasar Indonesia, skuter listrik ini berpotensi menarik minat konsumen yang menginginkan kendaraan ramah lingkungan dengan jarak tempuh jauh tanpa harus sering mengisi ulang baterai.
Dengan inovasi berkelanjutan dari produsen India, Simple One menjadi bukti bahwa motor listrik kini tak lagi identik dengan jarak pendek. Daya tempuh 300 km dalam sekali charge bisa menjadi standar baru di segmen skuter listrik global.
Editor : Novica Satya Nadianti