JAKARTA – UN Fly D75 menjadi salah satu pilihan sepeda listrik entry level yang menyasar pengguna harian di area komplek dan pedesaan. Dalam ulasan terbaru dari kanal Motorlistrik.com, UN Fly D75 tampil dengan desain minimalis, fitur keamanan modern, serta performa yang cukup untuk kebutuhan jarak dekat.
Secara tampilan, UN Fly D75 mengusung desain simpel tanpa banyak lekukan agresif. Bentuk batok lampu depannya terlihat ringkas dengan lampu LED utama serta sein kanan-kiri. Karena berstatus sepeda listrik, model ini memang tidak dilengkapi dudukan plat nomor seperti sepeda motor konvensional.
Masuk ke sektor kaki-kaki, UN Fly D75 menggunakan pelek 10 inci dengan ban ukuran 2.75-10. Sistem pengereman depan dan belakang masih mengandalkan tromol. Suspensi belakang sudah menggunakan dual shockbreaker, sementara bagian depan memakai fork teleskopik standar untuk kelasnya.
Spesifikasi UN Fly D75
Dari sisi dapur pacu, UN Fly D75 dibekali dinamo 600 watt. Tenaganya disuplai baterai 48 volt 12 Ah. Kombinasi ini memungkinkan sepeda listrik ini menempuh jarak sekitar 40 kilometer dalam sekali pengisian penuh.
Kecepatan maksimalnya diklaim mencapai 45–46 km/jam. Saat diuji tanpa beban, mode 1 mencatat kecepatan sekitar 34 km/jam, mode 2 di 41 km/jam, dan mode 3 menyentuh 46 km/jam. Tersedia tiga mode berkendara yang bisa disesuaikan kebutuhan pengguna.
Waktu pengisian daya baterai dari 0 hingga 100 persen berkisar 5 sampai 7 jam. Karena durasinya cukup lama, disarankan pengisian dilakukan pada malam hari agar siap digunakan keesokan paginya.
Fitur Keamanan Sudah NFC
Menariknya, meski berada di segmen entry level, UN Fly D75 sudah dilengkapi sistem keamanan NFC selain kunci manual. Fitur ini membuat pengguna bisa mengaktifkan kendaraan menggunakan kartu khusus, meningkatkan aspek keamanan.
Panel speedometer digital menampilkan indikator baterai, trip meter, mode berkendara, serta informasi kecepatan. Tersedia juga tombol lampu jarak dekat dan jarak jauh.
Untuk kepraktisan, terdapat kompartemen kecil di bagian depan yang bisa digunakan menyimpan botol minum atau barang ringan. Di bagian dek tengah tersedia gantungan barang untuk tas belanja.
Ada Pedal Darurat
Sebagai sepeda listrik, UN Fly D75 tetap dilengkapi pedal kayuh yang disembunyikan dengan penutup khusus agar tampilan tetap rapi saat tidak digunakan. Fitur ini berguna jika baterai habis di tengah perjalanan.
Bobot angkut maksimalnya diklaim mencapai 150 kilogram, sehingga masih cukup aman digunakan berboncengan orang dewasa dan anak. Joknya memang tidak terlalu lebar, namun bantalan cukup tebal untuk penggunaan jarak dekat.
Bagasi bawah jok tergolong kecil, cukup untuk menyimpan jas hujan dan sandal jepit. Lampu belakang sudah menyatu dengan lampu rem serta sein kiri-kanan, dilengkapi behel belakang penuh untuk penumpang.
Cocok untuk Antar Jemput Sekolah
Dengan jarak tempuh sekitar 40 km dan kecepatan maksimal 45 km/jam, UN Fly D75 dinilai cocok digunakan untuk aktivitas ringan seperti antar jemput anak sekolah, belanja ke minimarket, atau mobilitas di dalam komplek perumahan.
Karena berstatus sepeda listrik, pengguna tidak perlu memikirkan pajak tahunan maupun pengurusan STNK seperti sepeda motor konvensional. Hal ini menjadi nilai tambah bagi masyarakat yang menginginkan kendaraan praktis tanpa biaya administrasi rutin.
Harga UN Fly D75
Di pasaran, UN Fly D75 dibanderol sekitar Rp3,9 juta. Dengan harga tersebut, konsumen mendapatkan sepeda listrik 600 watt dengan fitur NFC, tiga mode kecepatan, serta jarak tempuh hingga 40 km.
Untuk segmen entry level, harga tersebut tergolong kompetitif, terutama bagi pengguna yang mencari kendaraan listrik sederhana dengan fitur keamanan modern.
Bagi masyarakat yang membutuhkan kendaraan ramah lingkungan untuk jarak dekat tanpa ribet pajak dan surat-surat, UN Fly D75 bisa menjadi salah satu opsi menarik di kelasnya.
Editor : Novica Satya Nadianti