JAKARTA - Review sepeda listrik Goda D140 menjadi perbincangan setelah banyak warganet penasaran dengan performa dan harganya. Sepeda listrik Goda D140 ini dibanderol Rp5,6 juta di Batam, meski di marketplace nasional harganya bisa lebih murah.
Dalam review sepeda listrik Goda D140 tersebut, disebutkan bahwa unit ini masuk kategori sepeda listrik, bukan sepeda motor listrik. Artinya, pengguna tidak memerlukan STNK maupun kewajiban pajak tahunan seperti kendaraan bermotor listrik pada umumnya.
Secara tampilan, sepeda listrik Goda D140 memang terlihat seperti sepeda dengan tambahan motor listrik. Ukuran rodanya kecil, suspensinya minimalis, dan bobotnya relatif ringan. Hal ini membuatnya lebih mendekati sepeda gowes ketimbang motor listrik full bodi.
Harga dan Perbedaan Pasar Online
Unit yang direview dibeli seharga Rp5.600.000 di Batam. Harga tersebut lebih mahal dibandingkan harga di toko online yang berkisar Rp3.700.000. Jika ditambah ongkos kirim sekitar Rp1 juta, totalnya masih di kisaran Rp4,7 jutaan.
Perbedaan harga ini disebut karena faktor distribusi dan pengiriman dari Jakarta ke Batam. Konsumen yang sabar membeli secara online bisa mendapatkan harga lebih kompetitif.
Desain dan Fitur Dasar
Sepeda listrik Goda D140 menggunakan baterai yang terpasang di bagian tengah bodi. Pengisian daya memakai listrik rumah tangga 220 volt dengan waktu sekitar 6 jam dari kosong hingga penuh.
Pada dashboard terdapat indikator baterai empat bar dan huruf “P” sebagai mode parkir. Jika masih dalam posisi “P”, motor tidak akan bergerak meski tuas gas diputar. Untuk mengaktifkannya, cukup tekan tuas rem hingga indikator berubah ke angka nol.
Tersedia tiga mode kecepatan, bukan persneling. Mode 1 dibatasi hingga 20 km/jam, mode 2 maksimal 30 km/jam, dan mode 3 dapat mencapai 40 km/jam.
Lampu depan dan belakang sudah tersedia, termasuk lampu sein. Rem yang digunakan adalah rem tromol, bukan cakram. Untuk bobot pengguna sekitar 70 kilogram, sistem pengereman dinilai masih cukup memadai.
Performa dan Jarak Tempuh
Dalam pengujian di jalan raya, sepeda listrik Goda D140 mampu mencapai kecepatan 40 km/jam. Untuk kebutuhan harian seperti ke minimarket atau pasar, performanya dinilai cukup.
Klaim jarak tempuh disebut bisa mencapai 40 hingga 50 kilometer dalam kondisi baterai penuh. Namun, penggunaan sekitar 15 kilometer sudah mengurangi kapasitas baterai hingga separuh.
Saat menanjak dengan kemiringan ringan 10–15 derajat, sepeda masih mampu melaju sekitar 20 km/jam. Namun pada tanjakan 20 derajat tanpa awalan kecepatan, motor mulai kewalahan dan perlu dibantu kayuhan pedal.
Karena motor listrik berada di bagian roda belakang, disarankan tidak digunakan saat hujan deras untuk menghindari risiko kerusakan.
Kenyamanan dan Kestabilan
Dari sisi kenyamanan, jok tergolong empuk dan membantu mengompensasi suspensi yang terasa kurang lembut. Namun kestabilan setang dinilai kurang maksimal. Pengendara disarankan tetap memegang setang dengan dua tangan karena terasa agak goyang saat satu tangan dilepas.
Spion disebut kurang optimal karena tidak menggunakan cermin cembung, sehingga sudut pandang terbatas.
Isu Produksi dan TKDN
Dalam pembahasan lanjutan, muncul sorotan mengenai asal-usul produksi sepeda listrik ini. Secara desain, modelnya dinilai sangat mirip dengan produk yang beredar di pasar Tiongkok.
Isu ini kemudian dikaitkan dengan klaim kandungan dalam negeri pada sejumlah kendaraan listrik. Perdebatan soal TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) memang menjadi topik hangat dalam industri kendaraan listrik nasional.
Program subsidi kendaraan listrik dari pemerintah juga sempat menjadi pembahasan publik, terutama terkait skema diskon pembelian yang dinilai lebih menguntungkan produsen dibanding konsumen jika tidak diawasi secara transparan.
Cocok untuk Siapa?
Sepeda listrik Goda D140 cocok digunakan untuk kebutuhan jarak dekat seperti belanja, mengantar anak, atau aktivitas lingkungan perumahan. Dengan keranjang depan dan dudukan belakang, kendaraan ini cukup praktis untuk ibu rumah tangga atau pengguna lansia.
Namun bagi yang mengutamakan kestabilan tinggi dan kenyamanan maksimal, motor listrik full bodi mungkin menjadi pilihan lebih tepat.
Secara keseluruhan, sepeda listrik Goda D140 menawarkan solusi mobilitas hemat dan simpel. Dengan harga yang kompetitif di pasar online serta kemampuan hingga 40 km/jam, unit ini bisa menjadi alternatif transportasi harian, selama pengguna memahami batas performa dan kenyamanannya.
Editor : Novica Satya Nadianti