Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Komparasi Toyota Agya vs Honda Brio, Duel LCGC Terlaris: Siapa Lebih Unggul untuk First Buyer?

Novica Satya Nadianti • Kamis, 26 Februari 2026 | 16:30 WIB

Komparasi Toyota Agya vs Honda Brio, duel LCGC 1.200 cc. Siapa lebih unggul dari desain, fitur, mesin, hingga harga?
Komparasi Toyota Agya vs Honda Brio, duel LCGC 1.200 cc. Siapa lebih unggul dari desain, fitur, mesin, hingga harga?

SURABAYA - Duel Toyota Agya vs Honda Brio kembali memanaskan segmen LCGC di Indonesia. Kali ini, generasi kedua Toyota Agya menantang sang raja penjualan, Honda Brio. Komparasi Toyota Agya vs Honda Brio ini menarik, terutama bagi pembeli mobil pertama atau first buyer yang mencari kendaraan kompak, irit, dan terjangkau.

Dalam komparasi Toyota Agya vs Honda Brio, kedua mobil sama-sama bermain di kelas 1.200 cc dengan karakter berbeda. Agya hadir dengan ubahan total dari generasi sebelumnya, sementara Brio mempertahankan formula yang sudah terbukti laris di pasar.

Lantas, dalam duel Toyota Agya vs Honda Brio, mana yang lebih layak dipilih?

Desain Eksterior: Agya Lebih Fresh, Brio Tetap Familiar

Toyota Agya generasi kedua tampil dengan perubahan signifikan. Desain depan kini lebih agresif dengan grille dan bumper baru. Lampu utama sudah full LED, memberi kesan modern di kelas LCGC. Pelek 14 inci dengan profil ban 175/65 R14 terlihat proporsional untuk mobil perkotaan.

Bagian belakang juga mengalami revisi besar. Stoplamp tampil tegas, sudah dilengkapi kamera parkir dan sensor parkir pada tipe G. Bahkan, bukaan bagasi kini sudah menggunakan tombol elektrik.

Sementara Honda Brio tetap mempertahankan desain yang familiar dan mudah dikenali. Bahasa desain solid wing face masih dipertahankan. Lampu depan masih halogen, namun tetap fungsional terutama saat hujan atau berkabut karena didukung fog lamp.

Dari sisi tampilan, Agya terasa lebih baru dan segar. Namun Brio tetap punya daya tarik karena desainnya sudah teruji disukai banyak konsumen.

Interior dan Fitur: Agya Lebih Modern

Masuk ke kabin, Agya terasa lebih update. Dashboard bergaya horizontal dengan AC digital, head unit layar sentuh, serta tombol start-stop engine sudah tersedia. Meski belum mendukung Apple CarPlay atau Android Auto secara native, sistemnya sudah bisa mirroring smartphone.

Setir dilengkapi tombol pengaturan multimedia dan mode berkendara (Normal dan Power). Bahkan sudah tersedia paddle shift pada transmisi CVT, fitur yang tidak dimiliki Brio.

Di sisi lain, interior Brio masih mengandalkan desain turunan Honda Jazz GK5. Panel instrumen dominan analog dengan MID kecil. AC sudah digital, tetapi head unit masih aftermarket pada varian tertentu. Brio juga belum memiliki push start button dan masih menggunakan kunci konvensional.

Dari sisi fitur, Agya jelas lebih unggul dan terasa lebih modern.

Kabin dan Bagasi: Siapa Lebih Lega?

Dalam pengujian kapasitas bagasi, Agya unggul dalam hal kedalaman. Koper besar bisa dimasukkan dalam posisi berdiri. Sementara di Brio, koper harus direbahkan.

Namun untuk ruang baris kedua, Brio terasa sedikit lebih lega, terutama untuk ruang kepala dan kaki. Tiga penumpang dewasa masih cukup nyaman untuk perjalanan jarak dekat.

Artinya, Agya unggul di bagasi, Brio sedikit lebih baik di kenyamanan bangku belakang.

Mesin dan Performa: 3 Silinder vs 4 Silinder

Toyota Agya menggunakan mesin 1.200 cc 3 silinder berkode WA-VE dengan tenaga 88 PS dan torsi 113 Nm. Karakter torsinya terasa lebih responsif di putaran bawah hingga menengah, cocok untuk lalu lintas perkotaan.

Namun getaran mesin 3 silinder masih terasa, terutama saat awal berjalan.

Honda Brio mengandalkan mesin 1.200 cc i-VTEC 4 silinder dengan tenaga 90 PS dan torsi 110 Nm. Tenaganya sedikit lebih besar, dan getaran mesin terasa lebih halus dibanding Agya.

Dalam hal akselerasi, Brio terasa lebih fun to drive dengan karakter setir ringan dan respons pedal gas agresif. Sementara Agya terasa lebih stabil dibanding generasi sebelumnya berkat platform DNGA terbaru.

Konsumsi BBM dan Fitur Tambahan

Pengujian konsumsi bahan bakar menunjukkan Agya mencatat sekitar 13,5 km/liter, sementara Brio 12,5 km/liter dalam kondisi penggunaan normal tanpa eco driving.

Agya juga memiliki Hill Start Assist (HSA), yang memudahkan saat tanjakan. Fitur ini tidak tersedia di Brio.

Harga Jadi Penentu

Untuk harga, Toyota Agya CVT dibanderol sekitar Rp191 jutaan (tergantung wilayah dan tambahan aksesori). Sedangkan Honda Brio Satya CVT berada di kisaran Rp189 jutaan.

Perbedaannya tipis. Namun dengan fitur lebih lengkap, Agya menawarkan value yang menarik. Sementara Brio tetap unggul di hal handling dan karakter berkendara sporty.

Kesimpulan

Dalam komparasi Toyota Agya vs Honda Brio, pilihan kembali ke kebutuhan masing-masing.

Pilih Agya jika menginginkan fitur lebih modern, bagasi lebih lega, dan efisiensi bahan bakar lebih baik.

Pilih Brio jika mencari mobil yang lebih fun to drive, mesin lebih halus, dan ruang belakang sedikit lebih lega.

Keduanya sama-sama kompetitif. Tinggal tentukan, Anda tim Agya atau tim Brio?

 

Editor : Novica Satya Nadianti
#toyota agya #Agya vs brio #honda brio