Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Tahap Kedua Penukaran Uang Baru Lebaran 2026 Resmi Dibuka, Ini Cara War di Pintar.bi.go.id untuk Luar Jawa

Adinda Putri Sefiana • Jumat, 27 Februari 2026 | 11:22 WIB

Warga luar Pulau Jawa antre secara online melalui pintar.bi.go.id untuk mendapatkan penukaran uang baru Lebaran 2026 tahap kedua dari Bank Indonesia.
Warga luar Pulau Jawa antre secara online melalui pintar.bi.go.id untuk mendapatkan penukaran uang baru Lebaran 2026 tahap kedua dari Bank Indonesia.

JAKARTA - Tahap kedua penukaran uang baru Lebaran 2026 resmi dibuka oleh Bank Indonesia (BI) khusus untuk masyarakat di luar Pulau Jawa. Momentum ini langsung diserbu warga yang ingin mendapatkan pecahan uang baru melalui situs resmi pintar.bi.go.id.

Penukaran uang baru Lebaran 2026 tahap kedua ini menjadi kesempatan terakhir bagi masyarakat luar Jawa setelah sebelumnya tahap pertama lebih dulu digelar.

Bank Indonesia hanya menyediakan dua tahap penukaran, sehingga masyarakat diimbau tidak melewatkan kesempatan ini.

Melalui situs pintar.bi.go.id, masyarakat dapat melakukan pemesanan penukaran uang baru Lebaran 2026 secara online sebelum datang ke lokasi kas keliling yang telah dipilih. Sistem ini diberlakukan untuk menghindari antrean panjang seperti tahun-tahun sebelumnya.

Baca Juga: Prabowo Subianto Temui Pengusaha Amerika di Washington DC, Targetkan Perdagangan RI–AS Tembus Dua Kali Lipat

Dibuka Pukul 00.00, Warga Diminta Siap War

Tahap kedua penukaran uang baru Lebaran 2026 dibuka tepat pukul 00.00 WIB. Sejak detik pertama, antrean virtual langsung membludak.

Pengguna yang mengakses situs akan masuk ke sistem antrean otomatis dengan estimasi waktu tunggu yang terus berubah.

Dalam praktiknya, waktu antrean bisa mencapai hitungan jam, tergantung jumlah pengakses. Karena itu, masyarakat diimbau tidak menutup atau meninggalkan halaman selama proses antrean berlangsung.

Baca Juga: IHSG Terkoreksi ke 8.370, Analis Yakin Lanjut Menguat Ditopang Kapital Asing dan Reformasi Pasar Modal

Sistem akan melakukan refresh otomatis hingga pengguna berhasil masuk ke halaman pemesanan.

Menariknya, kuota tahap kedua untuk luar Pulau Jawa diperkirakan lebih longgar dibandingkan wilayah Jawa. Hal ini mempertimbangkan jumlah populasi yang lebih sedikit sehingga persaingan tidak seketat sebelumnya.

Cara Daftar Penukaran Uang Baru Lewat Pintar.bi.go.id

Setelah berhasil lolos antrean, pengguna dapat langsung memilih menu “Penukaran Uang Rupiah melalui Kas Keliling”. Berikut tahapan lengkapnya:

  1. Pilih provinsi sesuai domisili.

  2. Klik “Lihat Lokasi” untuk melihat daftar bank atau titik kas keliling yang tersedia.

  3. Tentukan lokasi dan jadwal penukaran yang diinginkan.

  4. Isi data diri lengkap, mulai dari nama, NIK, nomor telepon, hingga email aktif.

  5. Tentukan jumlah pecahan uang yang ingin ditukar.

Bank Indonesia menyediakan beberapa pilihan pecahan, mulai dari Rp1.000, Rp2.000, Rp5.000, Rp10.000, Rp20.000, hingga Rp50.000. Namun, ada ketentuan minimal pemesanan per bendel serta batas maksimal penukaran.

Maksimal Rp5,3 Juta per NIK

Dalam penukaran uang baru Lebaran 2026, setiap NIK dibatasi maksimal Rp5.300.000. Rinciannya sudah ditentukan sesuai paket bendel yang disediakan BI.

Contohnya:

Masyarakat bisa mengurangi jumlah nominal sesuai kebutuhan, tetapi tidak bisa menambah melebihi batas yang telah ditentukan sistem. Setelah nominal dipilih, pengguna tinggal klik “Pesan”.

Baca Juga: THR 2026 Pensiunan PNS Diperkirakan Cair 11 Maret, Taspen Tegaskan Kenaikan Gaji 16 Persen dan Isu Pesangon Tidak Benar

Jika pendaftaran berhasil, sistem akan menampilkan bukti pemesanan lengkap berisi nomor identitas, nama penukar, lokasi penukaran, jadwal, dan total nominal yang ditukar.

Bukti Wajib Dibawa Saat Penukaran

Setelah proses selesai, bukti pemesanan akan otomatis terkirim ke email yang didaftarkan. Pengguna juga disarankan mengunduh atau melakukan screenshot bukti tersebut sebagai cadangan.

Saat hari penukaran tiba, masyarakat wajib membawa:

Tanpa bukti dan identitas yang sesuai, petugas berhak menolak proses penukaran.

Baca Juga: Transformasi PKH 2026: Lansia dan Disabilitas Dicoret dari PKH, Digitalisasi Bansos Siap Pangkas Error hingga di Bawah 10 Persen

Antusiasme Tinggi Jelang Lebaran

Tradisi berbagi uang baru saat Lebaran memang sudah menjadi budaya tahunan masyarakat Indonesia. Karena itu, setiap pembukaan penukaran uang baru Lebaran 2026 selalu disambut antusias.

Bank Indonesia terus mengoptimalkan sistem digital melalui pintar.bi.go.id agar proses lebih tertib, transparan, dan mengurangi potensi praktik percaloan.

Bagi masyarakat luar Pulau Jawa yang belum mendapatkan kuota pada tahap pertama, kesempatan tahap kedua ini menjadi momentum terakhir.

Pastikan koneksi internet stabil, siapkan data diri, dan login tepat waktu agar peluang mendapatkan uang baru semakin besar. (*)

Editor : Adinda Putri Sefiana
#bank indonesia #penukaran uang baru lebaran 2026 #Tukar uang baru luar Jawa #Kas keliling BI #pintar bi go id