JAKARTA - Review Indomobil EMotor Tirano langsung menarik perhatian pecinta motor listrik yang bosan dengan desain skuter “itu-itu saja”. Motor listrik adventure ini tampil beda dengan gaya gagah, rangka besi terbuka, dan fitur modern yang jarang ditemui di kelasnya.
Dalam review Indomobil EMotor Tirano selama pemakaian satu minggu, motor ini disebut menawarkan kombinasi desain unik, tenaga besar 3.000 watt, serta fitur canggih seperti cruise control dan traction control. Dengan harga Rp25,9 juta on the road Jakarta, Tirano menyasar konsumen yang ingin tampil beda di jalan.
Motor listrik ini menjadi salah satu produk unggulan dari Indomobil EMotor yang mencoba menghadirkan konsep adventure dalam format kendaraan listrik harian.
Desain Adventure yang Beda Sendiri
Secara tampilan, Tirano tidak menyerupai skuter matik konvensional. Bagian depan dipenuhi rangka besi tambahan yang mempertegas aura adventure. Terdapat visor kecil, DRL unik yang bisa bergantian fungsi dengan lampu sein, serta lampu utama LED ganda yang diklaim sangat terang.
Velg berukuran 12 inci dibalut ban 110/70 ring 12. Suspensi depan teleskopik dilengkapi pelindung debu, sementara belakang menggunakan dual shock. Sistem pengereman sudah cakram depan-belakang.
Bagian buritan juga tampak box-ready. Pengguna tinggal menambahkan base plate untuk memasang boks tambahan, cocok untuk kebutuhan touring ringan atau operasional harian.
Fitur Canggih di Panel Digital
Salah satu daya tarik utama dalam review Indomobil EMotor Tirano adalah panel instrumen digitalnya. Layar ini menampilkan indikator Bluetooth, regenerative braking, hill assist, traction control (TCS), hingga cruise control.
Tersedia tiga mode berkendara: Eco, Comfort, dan Sport. Masing-masing memengaruhi karakter akselerasi dan kecepatan maksimum. Uniknya, terdapat fitur inklinometer untuk membaca sudut kemiringan motor saat menanjak atau menikung, meski dinilai lebih sebagai fitur tambahan ketimbang kebutuhan utama harian.
Motor ini juga dibekali speaker, konektivitas aplikasi, serta port USB Type-A dan Type-C untuk pengisian daya gawai.
Spesifikasi Baterai dan Pengisian Daya
Tirano menggunakan baterai lithium tipe LFP berkapasitas 76,8 volt 32 Ah atau 2,45 kWh. Jarak tempuh diklaim mencapai 110 km dalam kondisi ideal.
Pengisian daya standar menggunakan charger 430 watt dengan waktu 6–7 jam dari 0 hingga 100 persen. Motor ini juga mendukung fast charging 35 amp, namun membutuhkan daya listrik rumah sekitar 3.000 watt.
Baterai ditempatkan di bawah bagasi dengan sistem separator. Bagasinya cukup luas untuk menyimpan jas hujan, kabel ekstensi, hingga perlengkapan kecil lainnya.
Performa Lebih Kencang dari Klaim
Dari sisi performa, Tirano dibekali dinamo 3.000 watt dengan klaim top speed 80 km/jam. Namun dalam pengujian di jalan datar, motor ini mampu menembus 85–86 km/jam, lebih tinggi dari klaim pabrikan.
Beban maksimum yang dapat ditopang mencapai 220 kg, sehingga masih aman untuk berboncengan. Akselerasinya terasa padat dan responsif, meski konsumsi baterai menjadi lebih boros jika sering dipacu agresif.
Untuk perjalanan sekitar 39–41 km, sisa baterai tercatat tinggal sekitar 32 persen. Angka ini menunjukkan karakter tenaga Tirano yang lebih bertenaga dibanding beberapa model skuter listrik biasa.
Kenyamanan dan Catatan
Posisi duduk cukup nyaman untuk tinggi pengendara 171 cm, meski posisi setang dinilai agak rendah. Saat bermanuver di ruang sempit, setang berpotensi menyentuh lutut.
Suspensi belakang tergolong empuk, sementara suspensi depan terasa sedikit keras saat melewati jalan tidak rata.
Dari sisi keamanan, Tirano dilengkapi remote key system, alarm anti-maling, serta fitur park assist dan push assist untuk membantu manuver pelan.
Harga dan Garansi
Harga resmi Indomobil EMotor Tirano dibanderol Rp25,9 juta on the road Jakarta. Untuk garansi, baterai dilindungi selama 3 tahun atau 30.000 km. Sementara komponen seperti controller, dinamo, dan speedometer mendapat garansi 1 tahun.
Dengan desain adventure, fitur lengkap, serta performa yang melampaui klaim, Tirano menjadi opsi menarik bagi konsumen yang ingin motor listrik tampil beda tanpa mengorbankan teknologi.
Apakah motor listrik adventure ini akan menjadi tren baru di segmen kendaraan listrik roda dua? Pasar yang akan menjawabnya.
Editor : Novica Satya Nadianti