PEKALONGAN - Polytron Fox 350 resmi mencuri perhatian di ajang Pekalongan Government Auto Show 2025. Motor listrik terbaru dari Polytron ini hadir sebagai penerus Fox Air dengan sejumlah pembaruan signifikan, mulai dari desain, fitur, hingga opsi pembelian yang lebih fleksibel.
Kehadiran Polytron Fox 350 langsung dibandingkan dengan sang kakak, Fox Air. Namun dari tampilan luar saja, sudah terlihat perbedaan yang cukup mencolok. Lekukan bodi tampak lebih tegas dan modern. Visor depan berwarna gelap namun tetap transparan, memberikan kesan sporty sekaligus elegan.
Tak hanya kosmetik, Polytron Fox 350 juga membawa sejumlah upgrade teknis yang membuatnya semakin kompetitif di segmen motor listrik jarak menengah.
Desain Lebih Premium, Posisi Riding Lebih Nyaman
Dari sektor kaki-kaki, Fox 350 masih menggunakan shock depan teleskopik dengan ring 13 inci. Namun desain pelek sekilas mengingatkan pada skutik premium seperti Honda PCX 150. Perubahan juga terlihat pada posisi klakson yang kini ditempatkan lebih terbuka sehingga suara terdengar lebih lantang dibanding model sebelumnya.
Bagian dek kaki kini dibuat lebih lega. Pengendara dengan tinggi 150 cm hingga 180 cm tetap nyaman, baik dalam posisi santai maupun selonjoran. Ini menjadi salah satu peningkatan penting karena Fox Air sebelumnya dinilai memiliki posisi duduk agak jongkok.
Speedometer digital masih mengusung konsep serupa generasi terdahulu, namun kini tampil lebih menonjol sehingga mudah dibaca saat berkendara. Sistem smart key tetap dipertahankan, lengkap dengan tombol mode berkendara D dan S, cruise control, hingga tombol hazard.
Menariknya, Fox 350 sudah dibekali fitur HSA (Hill Start Assist) yang membantu motor tidak mundur saat berhenti di tanjakan. Fitur ini jelas menjadi nilai tambah untuk penggunaan harian di wilayah berbukit.
Baterai 130 Km, Top Speed 96 Km/Jam
Soal performa, motor ini dibekali baterai 72V 52Ah dengan estimasi jarak tempuh hingga 130 kilometer dalam sekali pengisian penuh. Pada panel instrumen, estimasi jarak tersisa akan muncul secara real time sesuai kapasitas baterai.
Motor listrik ini tetap menggunakan dinamo BLDC 3.000 watt. Dalam mode D, kecepatan maksimal tercatat di 62 km/jam. Sementara pada mode S, top speed mampu menyentuh 96 km/jam. Angka ini cukup impresif untuk kebutuhan komuter maupun perjalanan antarkota jarak menengah.
Sistem pendinginan juga ditingkatkan. Kini terdapat jalur udara tambahan untuk membantu mendinginkan baterai dan controller. Bagian bawah motor pun sudah tertutup lebih rapat sehingga aman dari cipratan air.
Bagasi Luas dan Fitur Praktis
Bagasi di bawah jok tergolong lega. Helm full face masih dapat masuk, bahkan masih tersedia ruang untuk jas hujan dan charger. Di bagian depan terdapat kompartemen tambahan lengkap dengan port charger Type-C.
Behel belakang kini menggunakan material CNC yang lebih kokoh dan fungsional untuk membawa barang tambahan. Footstep penumpang juga diposisikan lebih ergonomis sehingga lebih nyaman saat boncengan.
Salah satu perbedaan penting ada pada controller. Jika Fox Air menggunakan controller merek Fotol, Fox 350 memakai controller Gobao. Perbedaan ini ramai diperbincangkan di komunitas pengguna karena masing-masing memiliki karakter dan keunggulan tersendiri.
Harga dan Skema Pembelian
Untuk wilayah Jawa Tengah, harga OTR Fox 350 dipatok Rp15,3 juta dengan skema sewa baterai. Biaya langganan baterai sebesar Rp200 ribu per bulan.
Sementara bagi konsumen yang ingin memiliki baterai secara penuh (tanpa sewa), harga menjadi Rp27,3 juta dengan garansi baterai 3 tahun.
Skema ini sama seperti model sebelumnya, memberi fleksibilitas bagi calon pembeli sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial.
Dengan desain lebih premium, fitur modern seperti cruise control dan HSA, serta jarak tempuh hingga 130 km, Fox 350 layak menjadi alternatif motor listrik harian yang kompetitif.
Bagi warga Pekalongan dan sekitarnya, unit sudah tersedia di showroom Polytron Pekalongan di Jalan Jenderal Sudirman, Pekalongan Barat.
Editor : Novica Satya Nadianti