JAKARTA - Infinix Note 60 Pro kembali jadi sorotan setelah diuji memainkan delapan game populer dengan setting tinggi. Hasilnya cukup mengejutkan. Di kelas harga menengah, performa Infinix Note 60 Pro mampu menjalankan PUBG Mobile 90 FPS hingga Mobile Legends 120 FPS dengan suhu yang relatif stabil.
Dalam pengujian tersebut, Infinix Note 60 Pro menggunakan sistem operasi Android 16 dengan security patch Desember 2025. Perangkat ini ditenagai chipset Snapdragon yang diklaim mampu meredam panas dengan baik. Selama sesi gaming panjang, suhu rata-rata hanya berada di kisaran 45–46 derajat Celsius.
Performa Infinix Note 60 Pro semakin menarik karena mayoritas game bisa dijalankan di grafis tinggi tanpa penurunan frame rate signifikan. Bahkan beberapa judul mampu tembus 120 FPS dengan mode performa aktif.
Enfield hingga FC Mobile, Stabil di Setting Tinggi
Game pertama yang diuji adalah Enfield dengan setting medium. Pada mode ini, frame rate berkisar 40–50 FPS saat eksplorasi, dan turun ke 20–30 FPS saat battle melawan boss. Setelah dimainkan sekitar 17 menit, suhu perangkat berada di kisaran 47 derajat dengan baterai masih tersisa 95 persen.
Masuk ke FC Mobile, performanya lebih mengejutkan. Setting grafis bisa dibuka hingga Ultra Very High dengan 90 FPS. Saat pertandingan berlangsung, frame rate stabil di kisaran 60–70 FPS. Setelah 14 menit bermain, suhu menyentuh 45–46 derajat dan baterai tersisa 90 persen.
Honor of Kings dan Delta Force Tembus 120 FPS
Game Honor of Kings (HOK) menjadi salah satu sorotan. Dengan grafis rata kanan dan mode Ultra Max, game ini bisa berjalan di 120 FPS. Meski sempat turun ke 100-an FPS saat gaming mode belum aktif, performa kembali stabil di angka maksimal setelah diaktifkan. Suhu bahkan relatif adem di angka 40–41 derajat dengan baterai tersisa 86 persen.
Pada Delta Force, opsi 90 FPS bisa dipilih di setting standar. Selama 20 menit permainan, suhu berkisar 45 derajat dan tidak menunjukkan gejala overheat. Baterai turun ke 80 persen, tergolong efisien untuk game kompetitif dengan frame rate tinggi.
PUBG Mobile 90 FPS, Tetap Adem
Pengujian berlanjut ke PUBG Mobile. Setting grafis bisa dibuka hingga Smooth Extreme Plus, memungkinkan 90 FPS aktif. Setelah 28 menit bermain, suhu bertahan di angka 45–46 derajat. Baterai tersisa 60 persen, menunjukkan konsumsi daya yang masih wajar untuk sesi panjang.
Stabilitas frame rate menjadi nilai plus. Tidak ada penurunan drastis meski dimainkan hampir setengah jam. Hal ini menunjukkan optimalisasi Snapdragon pada Infinix Note 60 Pro cukup matang untuk game battle royale.
Mobile Legends Rata Kanan 120 FPS
Untuk Mobile Legends, grafis rata kanan dengan 120 FPS berhasil dijalankan. Selama 23 menit permainan ranked, suhu berada di kisaran 45–46 derajat. Baterai tersisa 53 persen.
Frame rate cenderung stabil, membuat pengalaman bermain terasa mulus. Tidak ada gejala throttling signifikan meski dimainkan dalam durasi panjang.
Game Lain dan Efisiensi Termal
Game seperti KX Street dan EFB juga diuji. Di KX Street, frame rate berada di kisaran 30–40 FPS dengan suhu sekitar 45 derajat setelah 10 menit. EFB dengan setting high 60 FPS sempat membuat suhu menyentuh 47 derajat setelah 21 menit, namun masih dalam batas wajar.
Secara keseluruhan, rata-rata suhu perangkat berada di angka 45 derajat. Sistem pendinginan tergolong efektif menjaga performa tanpa membuat bodi terasa terlalu panas di tangan.
Kesimpulan: Snapdragon di Infinix Note 60 Pro Cukup Sukses
Dari delapan game yang diuji, Infinix Note 60 Pro menunjukkan performa gaming yang solid di kelasnya. PUBG Mobile 90 FPS, Honor of Kings 120 FPS, dan Mobile Legends 120 FPS bisa dijalankan dengan stabil.
Manajemen suhu menjadi salah satu kekuatan utama. Meski dimainkan lebih dari 20 menit per game, suhu jarang menembus 47 derajat. Efisiensi daya juga cukup baik, dengan sisa baterai masih aman setelah sesi panjang.
Bagi pengguna yang mencari HP gaming kelas menengah dengan performa stabil dan suhu terkendali, Infinix Note 60 Pro layak dipertimbangkan. Snapdragon yang dibawanya terbukti mampu memberikan pengalaman bermain yang konsisten tanpa overheat berlebihan.
Editor : Novica Satya Nadianti