JAKARTA - Infinix GT20 Pro 5G sudah dua bulan dipakai sebagai daily driver dan telah menerima dua kali update software. Pertanyaannya, apakah performanya masih sesuai ekspektasi sebagai HP gaming midrange di harga Rp3–4 jutaan?
Sejak awal, Infinix GT20 Pro 5G diposisikan sebagai ponsel gaming terjangkau dengan chipset MediaTek Dimensity 8200 Ultimate. Kini, setelah pembaruan sistem terbaru, performanya justru diklaim meningkat, terutama dalam kestabilan gaming dan efisiensi baterai.
Dengan harga yang kini bahkan di bawah Rp4 juta untuk varian tertentu, Infinix GT20 Pro 5G menjadi salah satu opsi paling agresif di kelasnya. Berikut ulasan lengkap dari sisi desain, performa, layar, baterai, UI, hingga hasil gaming test.
Desain Stand Out, Build Quality Lebih Rapi
Dari sisi desain, Infinix GT20 Pro 5G tampil mencolok dengan konsep gaming dan RGB lighting di bagian belakang. Bezel depan tergolong tipis, sementara frame dibuat kotak dengan finishing chrome glossy.
Material bodinya memang full plastik dengan sertifikasi IP53. Untuk kelas harga Rp4 jutaan, ini tergolong standar. Namun dibanding pendahulunya, build quality terasa lebih solid dan tombol lebih kliky.
Sayangnya, tidak ada lagi jack audio 3,5 mm dan slot microSD. Sebagai gantinya, tersedia infrared blaster. Backdoor glossy juga mudah meninggalkan sidik jari, sehingga disarankan memakai case tambahan.
Bobotnya hampir 200 gram dan terasa agak tebal, tetapi masih nyaman digunakan satu tangan karena dimensinya memanjang.
Performa Dimensity 8200 Ultimate, Stabil Tanpa Cooler
Infinix GT20 Pro 5G mengandalkan MediaTek Dimensity 8200 Ultimate dengan GPU Mali-G610 MC6 serta dedicated gaming display chip Pixelworks X5 Turbo. RAM 12GB LPDDR5X dan storage 256GB UFS 3.1 memperkuat performanya.
Skor AnTuTu v10 tembus di angka 940 ribuan. Geekbench mencatat single-core 1.107 dan multi-core 3.927 poin. Dalam CPU Throttling Test 30 menit tanpa cooler, performa bertahan di 82 persen—tergolong stabil untuk kelasnya.
Untuk penggunaan harian, performanya terasa cepat tanpa lag. Multitasking lancar, fingerprint responsif, NFC sensitif, dan GPS akurat. Suhu normal dalam pemakaian non-gaming.
Saat gaming intensif, suhu CPU dan GPU berkisar 55–75 derajat Celsius tergantung game. Suhu baterai rata-rata 41–46 derajat. Dengan vapor chamber 5.000 mm², penurunan suhu tergolong cepat setelah sesi bermain.
Layar AMOLED 144Hz Cerah 1.300 Nits
Panel AMOLED 6,78 inci Full HD+ dengan refresh rate 144Hz dan touch sampling rate 360Hz menjadi salah satu daya tarik utama.
Kecerahan maksimal 1.300 nits membuat layar tetap jelas di bawah terik matahari. Warna cenderung netral dan bisa diatur sesuai preferensi. Respons sentuhan cepat, didukung haptic feedback yang empuk.
Untuk streaming, sudah mendukung Widevine L1 dan HDR10. Proteksi Corning Gorilla Glass 5 juga menambah rasa aman.
Audio JBL dan Fitur Gaming Lengkap
Speaker stereo hasil tuning JBL terdengar biasa di pengaturan default, tetapi cukup bagus setelah disesuaikan. Namun di volume di atas 80 persen, bodi terasa sedikit bergetar.
Fitur X Arena kini lebih lengkap, termasuk pengaturan sensitivitas layar, interpolasi frame rate, hingga kontrol performa. Ada juga bypass charging untuk menjaga suhu tetap stabil saat bermain sambil mengisi daya.
Baterai 5.000 mAh, Drain Membaik Setelah Update
Kapasitas baterai 5.000 mAh memberikan screen-on-time sekitar 6 jam untuk penggunaan campuran media sosial, multimedia, dan gaming ringan. Jika full gaming grafis tinggi, daya tahan 3–4 jam.
Sebelum update, idle drain bisa 8–11 persen semalaman. Setelah update terbaru, turun menjadi 5–6 persen.
Pengisian daya 45W membutuhkan waktu sekitar 1 jam dari 0–100 persen. Tersedia pengaturan kecepatan charging dan fitur auto cut-off saat penuh.
Gaming Test: MLBB 120 FPS, PUBG Ultra Extreme
Mobile Legends di setting rata kanan stabil di 120 FPS. PUBG Mobile di Ultra Extreme berada di kisaran 110–120 FPS. Genshin Impact setting medium 60 FPS rata-rata di atas 50 FPS dengan drop sesekali ke 40 FPS.
Honkai Star Rail dan game lain juga berjalan stabil. Secara keseluruhan, performa gaming di kelas Rp4 juta tergolong sangat memuaskan.
Kamera 108MP OIS, Cukup untuk Sosial Media
Infinix GT20 Pro 5G membawa kamera utama 108MP OIS dengan sensor ISOCELL HM6. Video mendukung hingga 4K 60 FPS. Kamera depan 32MP bisa merekam 2K 30 FPS.
Hasil foto detail cukup baik dengan dynamic range lumayan. Namun konsistensi perlu beberapa kali pengambilan agar sesuai ekspektasi. Mode malam menghasilkan foto terang, meski noise cukup terlihat.
Kesimpulan
Setelah dua bulan pemakaian dan dua kali update software, Infinix GT20 Pro 5G tetap menjadi pilihan menarik untuk gamer dengan budget Rp3–4 jutaan.
Performa stabil, layar 144Hz cerah, fitur gaming lengkap, serta update Android yang konsisten menjadi nilai jual utama. Meski tanpa jack audio dan microSD, ponsel ini tetap layak direkomendasikan bagi yang mencari HP gaming midrange dengan performa maksimal.
Editor : Novica Satya Nadianti