Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Review 1 Tahun Infinix GT20 Pro: Baterai Makin Boros, Tapi Performa Gaming Tetap Gahar dan Harga Kini Turun ke Rp3 Jutaan!

Novica Satya Nadianti • Minggu, 1 Maret 2026 | 13:50 WIB

Review 1 tahun Infinix GT20 Pro: baterai boros tapi performa gaming tetap kencang, kini harga turun ke Rp3,8 jutaan.
Review 1 tahun Infinix GT20 Pro: baterai boros tapi performa gaming tetap kencang, kini harga turun ke Rp3,8 jutaan.

JAKARTA - Infinix GT20 Pro menjadi salah satu HP gaming paling menarik di kelas menengah saat pertama kali dirilis. Namun bagaimana rasanya setelah dipakai selama satu tahun? Apakah Infinix GT20 Pro masih layak dibeli sekarang, apalagi harganya sudah turun ke kisaran Rp3,8 jutaan untuk varian RAM 12GB?

Pengalaman pemakaian jangka panjang ini mengungkap dua sisi berbeda dari Infinix GT20 Pro. Di satu sisi, performanya tetap kencang untuk gaming berat seperti Mobile Legends dan Genshin Impact. Di sisi lain, ada beberapa catatan penting, terutama soal baterai yang terasa makin boros setelah pemakaian intensif.

Berikut ulasan lengkap plus minus Infinix GT20 Pro setelah satu tahun penggunaan.

Baterai 5.000 mAh Terasa Makin Boros

Keluhan paling terasa dari Infinix GT20 Pro ada pada daya tahan baterai. Dengan kapasitas 5.000 mAh, seharusnya ponsel ini bisa bertahan lama. Namun dalam penggunaan gaming performa tinggi, hasilnya kurang memuaskan.

Saat digunakan bermain Mobile Legends dengan grafis rata kanan, brightness 75 persen, WiFi aktif, dan performance mode menyala, baterai dari 100 persen hingga habis hanya bertahan sekitar 3,5 jam. Angka ini tergolong singkat untuk HP dengan baterai 5.000 mAh.

Lebih ekstrem lagi saat memainkan Genshin Impact di setting highest 60 fps. Dari penuh hingga 0 persen, daya tahannya hanya sekitar 2 jam 50 menit. Suhu perangkat pun terasa lebih hangat dibanding awal pemakaian.

Mode power saving di fitur XBoost memang tersedia, tetapi berdampak langsung pada penurunan performa. Karena itu, banyak pengguna tetap memilih performance mode demi menjaga frame rate tetap stabil.

Performa Masih Kencang Berkat Dimensity 8200

Di balik isu baterai, performa Infinix GT20 Pro tetap menjadi daya tarik utama. Ponsel ini ditenagai MediaTek Dimensity 8200 yang dipadukan dengan gaming display chip Pixelworks X5 Turbo.

Selama setahun penggunaan, performa gaming tetap konsisten. Mobile Legends berjalan mulus tanpa frame drop berarti. Genshin Impact pun tetap stabil di grafis tinggi. Fitur XBoost membantu mengoptimalkan kinerja, termasuk pengaturan HDR, stabilisasi jaringan, hingga voice changer untuk gamer.

Fitur bypass charging juga menjadi nilai tambah. Saat bermain sambil mengisi daya, arus listrik bisa langsung dialirkan ke motherboard tanpa membebani baterai. Ini membantu menjaga suhu tetap terkendali.

Menariknya, setelah mendapat pembaruan Android 15 pada April lalu, performa justru meningkat. Skor AnTuTu diklaim tembus di atas 1 juta poin. Update berukuran hampir 7GB ini juga membawa tampilan UI yang lebih segar dan navigasi lebih nyaman.

Layar 144Hz Masih Jadi Andalan

Pengalaman gaming semakin maksimal berkat layar AMOLED 6,78 inci dengan refresh rate 144Hz dan touch sampling rate 360Hz. Perbedaan 60Hz, 120Hz, dan 144Hz terasa signifikan saat bermain game kompetitif.

Tingkat kecerahan hingga 1.300 nits membuat layar tetap jelas meski digunakan di luar ruangan. Untuk ukuran HP gaming di kelas harga ini, kualitas layar masih tergolong unggul.

Kamera 108MP OIS, Layak untuk Media Sosial

Meski fokus sebagai HP gaming, Infinix GT20 Pro membawa kamera utama 108MP dengan OIS. Hasil foto siang maupun malam masih tergolong baik dan layak langsung diunggah ke media sosial.

Perekaman video sudah mendukung 4K 60 fps. Kamera depan 32MP juga cukup mumpuni untuk kebutuhan selfie dan video call.

Namun, ada kekurangan di sektor kamera karena tidak tersedia lensa ultrawide. Bagi pecinta fotografi landscape, ini bisa menjadi pertimbangan.

Fitur Lengkap, Tapi Tanpa Jack Audio dan microSD

Beberapa kekurangan lain yang cukup terasa adalah absennya jack audio 3,5mm dan slot microSD. Pengguna earphone kabel harus membeli adapter tambahan karena tidak tersedia dalam paket penjualan.

Desain 3D Mecha dengan Mecha Loop Lighting memang terlihat futuristik dan premium. Namun bodinya mudah meninggalkan bekas sidik jari sehingga disarankan menggunakan case bawaan.

Fitur tambahan seperti NFC, IR Blaster, gyroscope hardware, sertifikasi IP54, dan fingerprint in-display tetap menjadi nilai plus.

Harga Turun, Masih Layak Dibeli?

Dengan kehadiran seri terbaru, harga Infinix GT20 Pro kini turun signifikan. Varian RAM 12GB dibanderol sekitar Rp3,8 jutaan di marketplace online.

Dengan performa yang masih sangat kompetitif, layar 144Hz, kamera 108MP OIS, serta update Android 15, Infinix GT20 Pro masih tergolong worth it untuk gamer yang mengutamakan performa.

Namun, bagi yang mengincar daya tahan baterai panjang atau butuh ultrawide dan jack audio, mungkin perlu mempertimbangkan opsi lain.

Secara keseluruhan, setelah satu tahun penggunaan, Infinix GT20 Pro tetap menunjukkan taringnya sebagai HP gaming kencang dengan harga makin terjangkau.

 

Editor : Novica Satya Nadianti
#baterai 5000 mAh #dimensity 8200 #Infinix GT20 Pro