Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

BYD Seal Resmi Tantang Tesla Model 3 dan Hyundai Ioniq 6, Harga 700 Jutaan Punya Tenaga 523 HP!

Novica Satya Nadianti • Senin, 2 Maret 2026 | 18:25 WIB

BYD Seal hadir dengan tenaga 523 HP dan harga 700 jutaan. Siap saingi Tesla Model 3 dan Hyundai Ioniq 6?
BYD Seal hadir dengan tenaga 523 HP dan harga 700 jutaan. Siap saingi Tesla Model 3 dan Hyundai Ioniq 6?

JAKARTA - BYD Seal akhirnya muncul ke publik Indonesia lewat sesi first drive sebelum peluncuran resminya. Sedan listrik ini langsung mencuri perhatian karena disebut-sebut akan dijual di kisaran Rp600–800 jutaan, namun menawarkan spesifikasi yang biasa ditemui pada mobil listrik di atas Rp1 miliar.

Secara positioning, BYD Seal akan berhadapan langsung dengan Tesla Model 3 dan Hyundai Ioniq 6. Bedanya, dua rival tersebut bermain di rentang harga Rp1–1,5 miliar. Jika harga Seal benar berada di angka 700 jutaan, peta persaingan sedan listrik premium jelas berubah drastis.

Tiga Varian, Tenaga Tembus 523 HP

BYD Seal hadir dalam tiga varian: Dynamic, Premium, dan Performance.

Varian Dynamic menggunakan baterai 61,4 kWh dengan tenaga 201 hp dan torsi 310 Nm. Akselerasi 0–100 km/jam diklaim 7,5 detik dengan sistem penggerak rear wheel drive (RWD).

Naik ke varian Premium, kapasitas baterai meningkat menjadi 82,5 kWh. Tenaganya melonjak ke 308 hp dengan torsi 360 Nm. Akselerasi 0–100 km/jam diklaim 5,9 detik, tetap dengan penggerak belakang.

Varian tertinggi, Performance, menjadi yang paling mencolok. Baterai tetap 82,5 kWh, tetapi kini mengusung all wheel drive (AWD) dengan dua motor listrik. Tenaganya tembus 523 hp dan torsi 670 Nm. Akselerasi 0–100 km/jam hanya 3,8 detik. Jika harganya benar di bawah Rp900 juta, ini berpotensi menjadi mobil listrik tercepat paling terjangkau di Indonesia.

Desain Eropa, Rasa Premium

Secara desain, BYD Seal memang sekilas mengingatkan pada sedan listrik Eropa. Desainnya digarap oleh Wolfgang Egger, desainer asal Jerman yang pernah berkarya di Alfa Romeo, Audi, hingga Lamborghini.

Tampilan depan minim grille, khas mobil listrik, dengan DRL futuristis. Bagian belakang mengusung lampu LED menyambung dengan detail pixel modern. Secara keseluruhan, proporsinya terlihat matang dan elegan.

Dimensi sedan membuatnya tampil sporty, namun tetap proporsional. Bahkan banyak yang menilai desainnya lebih menarik dibanding Model 3 maupun Ioniq 6.

Interior Modern dengan Layar Bisa Diputar

Masuk ke kabin, nuansa premium langsung terasa. Material soft touch dan alcantara mendominasi. Sistem audio menggunakan 12 speaker dari Dynaudio.

Fitur paling unik adalah layar infotainment 15 inci yang bisa diputar dari posisi landscape ke portrait. Meski terkesan gimmick, fitur ini memberi kesan futuristis. Selain itu, tersedia layar instrumen digital terpisah sehingga lebih ergonomis dibanding Model 3 yang memusatkan semua informasi di tengah.

Wireless charging tersedia dua unit. Sistem sudah mendukung Apple CarPlay dan Android Auto. Pengaturan AC dilakukan melalui layar, lengkap dengan animasi arah hembusan udara.

Panoramic roof membentang penuh dari depan ke belakang, menambah kesan lega. Namun, penutupnya masih model manual berbentuk panel yang harus dipasang sendiri, bukan elektrik.

Fitur Lengkap dan ADAS Komprehensif

BYD Seal sudah dilengkapi paket ADAS lengkap: adaptive cruise control, lane keeping assist, blind spot monitoring, hingga peringatan saat membuka pintu jika ada kendaraan mendekat.

Mobil ini juga mendukung vehicle to load (V2L), memungkinkan suplai listrik keluar untuk perangkat eksternal. Untuk pengisian daya, standar yang digunakan adalah CCS2. Varian Dynamic mendukung DC fast charging hingga 110 kW, sementara Premium dan Performance hingga 150 kW.

Garansi baterai diberikan selama 8 tahun atau 160.000 km.

Impresi Berkendara: Solid dan Sporty

Dalam sesi first drive varian Premium 308 hp, karakter berkendaranya terasa solid dan dewasa. Suspensi cenderung sporty, bukan tipe empuk mengayun. Namun stabilitas di kecepatan tinggi terasa meyakinkan.

Akselerasinya tidak se-instan Tesla, melainkan lebih gradual dan halus. Untuk penggunaan harian maupun perjalanan jauh, karakter ini justru terasa nyaman.

Posisi duduk menjadi salah satu keunggulan. Pengaturan jok sangat fleksibel dan memungkinkan posisi rendah ala mobil sport. Ergonominya bahkan dinilai lebih baik dibanding Ioniq 5.

Soal Range dan Kompetitor

BYD mengklaim jarak tempuh 510 km untuk varian Dynamic, 650 km untuk Premium, dan 580 km untuk Performance. Angka ini cukup ambisius, mengingat konsumsi energi yang dibutuhkan berada di kisaran 7–8 km/kWh.

Jika harga benar di 700 jutaan, Seal akan menjadi ancaman serius bagi Hyundai Ioniq 5. Namun karakter keduanya berbeda. Ioniq 5 lebih unggul dalam kelegaan kabin dan fleksibilitas ruang, sementara Seal lebih sporty dan berorientasi performa.

Untuk rival sekelas seperti Ioniq 6 atau bahkan Model 3, Seal menawarkan performa setara dengan harga jauh lebih rendah.

Secara impresi awal, BYD Seal menunjukkan build quality solid, fitur lengkap, dan performa menjanjikan. Jika strategi harga agresif benar diterapkan, sedan listrik ini berpotensi mengguncang pasar otomotif listrik Indonesia.

 

Editor : Novica Satya Nadianti
#byd seal #mobillistrik #Spesifikasi BYD Seal Performance