JAKARTA - Harga BYD Seal akhirnya resmi diumumkan dan langsung mengejutkan pasar mobil listrik nasional. Varian tertinggi BYD Seal Performance dibanderol Rp 719 juta. Angka ini jauh di bawah prediksi yang sempat menyentuh Rp 1 miliar.
Dengan banderol tersebut, BYD Seal langsung masuk radar calon pembeli mobil listrik premium. Sebab, sedan listrik asal Tiongkok ini menawarkan performa setara mobil sport, namun dengan harga yang relatif lebih terjangkau dibanding rival sekelasnya.
BYD Seal pertama kali meluncur di Tiongkok pada Agustus 2022 dan resmi masuk Indonesia pada 2024 bersamaan dengan Dolphin dan Atto 3. Model yang hadir di Tanah Air adalah versi full listrik, bukan plug-in hybrid seperti salah satu varian yang dijual di negara asalnya.
Dua Varian, Harga Beda Signifikan
Di Indonesia, BYD Seal tersedia dalam dua pilihan. Pertama, Seal Premium seharga Rp 629 juta dengan penggerak roda belakang (single motor). Kedua, Seal Performance AWD seharga Rp 719 juta yang menjadi varian paling bertenaga.
Varian Performance inilah yang menyita perhatian. Di bagian belakang tertera emblem “3.8s”, menandakan akselerasi 0-100 km/jam hanya 3,8 detik. Dalam pengujian, angka tersebut benar-benar tercapai di mode Normal.
Tenaga maksimalnya mencapai 532 horsepower dengan torsi 670 Nm dari dual motor. Akselerasi instan khas mobil listrik terasa kuat sejak pedal ditekan, bahkan di kecepatan menengah seperti 80 km/jam.
Baterai 82,56 kWh, Klaim Range 580 Km
BYD Seal dibekali baterai berkapasitas 82,56 kWh menggunakan teknologi Blade Battery berbasis LFP (Lithium Iron Phosphate). BYD memang dikenal sebagai spesialis baterai sebelum menjadi produsen mobil.
Menurut klaim pabrikan, jarak tempuhnya mencapai 580 km dalam sekali pengisian daya. Pengisian cepat DC fast charging mendukung hingga 150 kW. Meski belum setinggi beberapa kompetitor yang sudah 350 kW, kapasitas tersebut masih tergolong kompetitif.
Namun ada kompromi pada ground clearance. Karena baterai ditempatkan di bawah lantai, jarak terendah ke tanah hanya 120 mm. Angka ini tergolong rendah untuk kondisi jalan Indonesia yang penuh polisi tidur tinggi.
Dimensi dan Kepraktisan
Sebagai sedan listrik medium, BYD Seal memiliki kabin yang cukup lega, meski secara visual terasa kompak. Ruang kaki belakang masih memadai, lengkap dengan AC belakang, dua USB port, cup holder, dan child lock elektrik yang bisa diatur individual.
Bagasi belakang cukup dalam dan dilengkapi subwoofer Dynaudio. Selain itu, tersedia frunk (bagasi depan) sekitar 50 liter untuk menyimpan barang kecil atau kabel charger.
Handle pintu model pop-up memberi kesan modern, sementara panoramic glass roof memperkuat nuansa premium.
Interior Modern, Serba Layar
Masuk ke dalam kabin, BYD Seal langsung menghadirkan layar sentuh 15,6 inci yang bisa diputar horizontal atau vertikal. Fitur Apple CarPlay dan Android Auto tersedia. Sistem audio Dynaudio memberikan kualitas suara yang memuaskan.
Namun hampir seluruh pengaturan kendaraan berbasis layar sentuh, termasuk arah hembusan AC. Bagi sebagian pengguna, ini terasa praktis dan modern. Tapi bagi yang tidak terbiasa, menu yang terlalu banyak bisa terasa rumit.
Fitur lain yang tersedia antara lain ventilated seat, heated seat, head-up display, ambient light dengan berbagai warna, adaptive cruise control, hingga sistem ADAS lengkap.
Sayangnya, regenerative braking hanya memiliki dua pilihan (standard dan high) dan belum mendukung one pedal driving.
Sensasi Berkendara: Kencang dan Stabil
Di jalan tol, BYD Seal Performance terasa sangat stabil. Suspensinya cenderung kaku ala mobil Eropa, berbeda dengan karakter Hyundai Ioniq 5 yang lebih empuk. Di kecepatan tinggi, mobil tetap tenang tanpa gejala limbung berlebihan.
Setirnya termasuk paling presisi di antara mobil listrik Tiongkok yang beredar saat ini, meski belum sepenuhnya setajam sedan Eropa premium seperti BMW Seri 3.
Dengan harga Rp 719 juta dan performa 3,8 detik, banyak yang menyebut BYD Seal sebagai salah satu mobil listrik paling value for money dari sisi tenaga. Bahkan secara performa, ia mendekati Kia EV6 GT yang harganya hampir dua kali lipat.
Worth It atau Tidak?
Dengan kombinasi tenaga 532 HP, range 580 km, fitur lengkap, serta harga di bawah Rp 750 juta, BYD Seal jelas menjadi ancaman serius bagi para kompetitor di segmen mobil listrik Rp 700 jutaan.
Apakah lebih baik dari Ioniq 5? Jawabannya tergantung kebutuhan. Jika mengutamakan performa dan sensasi sporty, BYD Seal Performance sulit ditandingi di kelas harga ini. Namun jika mengutamakan kenyamanan suspensi dan kepraktisan SUV, pilihan bisa berbeda.
Yang jelas, dengan harga BYD Seal Rp 719 juta, peta persaingan mobil listrik di Indonesia resmi berubah.
Editor : Novica Satya Nadianti